Subcribe RSS RSS SUARAMERDEKA.COM
 


ultah 60th suara merdeka
image

AKSI VANDALISME: Walaupun pengumuman kelulusan Ujian Nasional SMA/SMK belum disampaikan, puluhan siswa SMK Satya Praja Petarukan, Pemalang, sudah mencorat-coret rambut dan baju mereka serta pagar rumah orang di Pemalang, Senin (26/4) pagi. Dijadwalkan, hari ini pengumuman hasil UN akan disampaikan di sekolah masing-masing dan via internet. (SM CyberNews/Makhjudin Zein)

image

CEK PERSIAPAN KONGRES: Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono disertai putranya yang juga kader partai, Edhie Baskoro Yudhoyono menaiki golf car guna mengecek kesiapan tempat pelaksanaan Kongres Partai Demokrat 21-23 Mei mendatang di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/4). Kongres mengagendakan pemilihan ketua umum partai yang baru dengan diikuti tiga kandidat Andi Mallarangeng, Anas Urbaningrum, dan Marzuki Alie.     (SM CyberNews/Setiady Dwi)

image

SAMPAH PLASTIK: Ribuan sampah plastik mengotori keindahan pasir Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (25/4). Meski Hari Bumi baru beberapa hari diperingati tetapi realitasnya banyak orang tega mengotori laut dengan sampah non-organik yang berbahaya bagi makhluk hidup di dalamnya.      (SM CyberNews/Achmad Hussain)

image

BEREBUT FOTO: Hadirnya para artis seni Solo Batik Carnival (SBC), di Mall Paragon, Semarang Sabtu (24/4) malam membuat para pengunjung Mall terbesar dan terbaru di Semarang itu berebut untuk mengabadikannya. (SM/CyberNews/Wisanggeni).

image

KURSUS KOMPUTER: Siswa Sekolah Dasar (SD) Desa Gelang, Kecamatan Keling, Jepara yang menjadi peserta kursus komputer, menerima sertifikat dari Ketua Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) IKIP Veteran Semarang Dra Endang Wuryandini MPd, pada penarikan mahasiswa KKN di balai Desa Gelang, Sabtu (24/4).     (SM CyberNews/Sukardi)

image

AKSI MERANGKAK: Dua pendukung Soemarmo HS-Hendi Hendrar Prihadi melakukan aksi merangkak sebagai luapan merayakan kemenangan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang dalam Pilwalkot 2010, Sabtu (24/4). KPU menetapkan pasangan tersebut memperoleh suara terbanyak. (SM CyberNews/Moh Anhar)

image

TOLAK PLTN: Musisi Iwan Fals didampingi pengasuh Ponpes Hasyim Asyari Bangsri, KH Nuruddin Amin, menyampaikan dukungannya kepada warga Balong, Kecamatan Kembang, Jepara, untuk menolak rencana pembangunan PLTN, Jumat (23/4). Iwan Fals menyempatkan waktu sekitar 15 menit untuk berdialog dengan warga Balong. (SM CyberNews/Budi Cahyono)

           News Update

26 April 2010 | 16:06 wib

Jody Menang di TPS 7 Baluwarti

Solo, CyberNews. Pasangan Joko Widodo-FX Hadi Rudyatmo (Jody) menang di TPS 7 Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasarkliwon. Sementara kompetitornya, pasangan Eddy Wirabhumi-Supradi Kertamenawi (Widi) hanya meraup 43 suara, sedangkan 4 suara dinyatakan…

26 April 2010 | 16:04 wib

Tingkat Kelulusan UN Kota Pekalongan Turun

Pekalongan, CyberNews. Persentase kelulusan ujian nasional (UN) SMA, MA, SMK di Kota Pekalongan tahun ini mengalami penurunan 0,52 % dibandingkan tahun lalu. Tingkat kelulusan UN SMA/ MA tahun ini 98,69 persen, sementara tingkat kelulusan SMA/ MA tahun…

26 April 2010 | 16:00 wib

Rayakan Kelulusan dengan Aksi Simpatik Bersepeda

Magelang, CyberNews. Corat-coret baju, konvoi sepeda motor di jalanan dan kebut-kebutan sebagai ungkapan kegembiraan atas kelulusan yang diraih, itu dianggap tak mencerminkan kaum terdidik dan terpelajar. Karenanya, sebagiansiswa SMA/SMK di Kota Magelang…

26 April 2010 | 15:56 wib

Saat Coblosan, Kaos Jody Dibagikan di Karangasem

Solo, CyberNews. Warga Kelurahan Karangasem, Kecamatan Serengan yang hendak menyampaikan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS), Senin (26/4) pagi, dikejutkan adanya aksi bagi-bagi kaos bergambar pasangan Joko Widodo-FX Hadi Rudyatmo (Jody).Pada…

+ index    


           Suara Warga

Tentang Mirota yang Berjaya di Yogyakarta

Demikanlah sosok pria ‘muda’ berusia 66 tahun pada Oktober 2010 nanti. Semangat dan kewirausahaannya yang akan kita bahas tuntas pada tulisan saya kali ini. Sebuah warung kecil hingga berbagai…

Gouw Ivan Siswanto

           Suara Remaja

Namaku Nurani

Ketika tubuh tumpahkan darah aku menjerit ketika tangan mencuri harta aku menahan ketika mata menatap liar aku enggan ketika mulut bicara sampah aku menolak ketika seisi bumi berjalan kekiri aku bergeliat…

Dian Nur Hidayah

               
Pilkada Provinsi Jawa Tengah epaper suara merdeka

           Entertainmen

image
Jamie Ingin Britney Memperbaiki Citra
Ayah Britney Spears Risih Melihat Anaknya Tanpa Bra

Suara Merdeka CyberNews. Britney Spears dapat larangan keras dari orang tuanya terutama ayahnya, Jamie Spears,…

+ Index  

           Wanita

Putih, Tak Lagi Membosankan
image

KAOS warna putih polos (White Tee) adalah pilihan busana yang bisa diandalkan di segala macam suasana dan selalu…

+ Index  

           Gaya

Intel Atom Dual-Core Segera Hadir
image

INTEL kembali melakukan terobosan baru dengan meluncurkan prosesor Dual-Core bagi chip Atom mereka. Rencananya…

+ Index  

           Sehat

10 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
image

TAHUKAH Anda bahwa kardiovaskuler (penyakit jantung) bertanggung jawab terhadap hampir dua kali lebih banyak kematian…

+ Index  

           Kuliner

Guest Chef Gourmet House
Chef Made Ajarkan Masakan Khas Bali
image

CyberNews. Semua masakan yang berasal dari Bali, sangat menggoda selera. Hal itu terbukti banyaknya rumah makan…

+ Index  

           Serambi

Esai Prie GS
Kucing Kawin
image

Mantan kucing yang dipungut putri saya di jalanan itu sekarang memang telah menjadi kucing cantik. Bulunya  bersih…

Esai Prie GS
Bekerja itu Sakit
image

Bekerja itu menyakitkan.  Pertama karena kebosanan, kedua karena ia tak berkesudahan. Dua puluhan terakhir ini pekerjaan…

Lowongan Kerja

 

26 April 2010 | 11:30 wib

Stefan GP Masih Berusaha Masuk F1

Beograd, CyberNews. Setelah gagal masuk ke ajang balap Formula 1 musim ini. Stefan GP kembali akan mencoba untuk masuk pada musim…

26 April 2010 | 00:34 wib

Maulana Naabih Aldo Kurniawan
Kecewa Hanya Dapat Perunggu
image

KECEWA kata itulah yang terlontar dari bibir Maulana Naabih Aldo Kurniawan, pesenam yunior Kota Semarang. Maklum, baru-baru ini,…

26 April 2010 | 00:04 wib

PPSM Sakti Resmi Dibubarkan
image

Magelang, CyberNews. Setelah sempat tertunda, Tim PPSM Sakti secara resmi dibubarkan Minggu (25/4) di stadion Abu Bakrin Kota…

25 April 2010 | 23:46 wib

Sampoerna Hijau Voli Proliga
Sananta Rebut Tiket Terakhir Final Four
image

Bandung, CyberNews. Meski kalah dalam dua pertandingan di putaran pamungkas, tim putra Jakarta Sananta tetap mampu memegang tiket…

25 April 2010 | 23:36 wib

Liga Pendidikan Indonesia
SMPN 4 Tinggal Butuhkan Hasil Seri
image

Semarang, CyberNews. Setelah meraih dua kemenangan di tingkat Nasional wilayah IV, SMPN 4 Semarang tinggal membutuhkan hasil…

+ Index  


        Surat Pembaca

Mitos Seputar Seluler

Meski telekomunikasi seluler telah menjamah Indonesia selama 15 tahun, namun masih sering ditemukan pemahaman keliru tentang jaringan nirkabel ini. Bukan hanya masyarakat awam, bahkan para pemilik gerai…

        Tajuk Rencana

Warga Solo, Datanglah ke TPS

Hari ini, Senin Wage 26 April warga Solo akan menentukan pilihan siapa yang berhak untuk menjadi Wali Kota periode 2010-2015. Sudah ada dua pasangan calon, yakni Joko Widodo - FX Hadi Rudyatmo dan Eddy…

        Wacana

Otonomi Perguruan Tinggi

DIBATALKANNYA UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) oleh Mahkamah Konstitusi (MK) ditanggapi beragam. Bagi yang pro, pembatalan tersebut sangat disayangkan karena dengan UU BHP justru akuntabilitas perguruan…

IKLAN SMS
PULSA GROSIR
GRATIS DAFTAR, S/AS:5215,10115 IM/M:5175,10125 FLEXI:4950,9725 ALL OPERATOR-24JAM TRX-STOK LENGKAP hub:0247626521,70614802 www.javatro.com
PELUANG USAHA
DCR PARTNER DAERAH U/ PELATIHAN BISNIS ONLINE MODAL. 6,5 JT HASIL. S/D 5 JT/BL WAJIB IKUT TRAINING 2 HR HUB: 02476913518/081326991995 NO SMS
DIJUAL CEPAT RUMAH
Dijual murah rumah siap huni. HM. 72 meter2 ditambah dak 25 meter2. Fas: PDAM ,listr. Hubungi 02470380506. Alamat:Jl Dinar Mas VI/26

          Hiburan & Seni

Astrid Rilis Album Baru

PELANTUN ”Jadikan Aku yang Kedua”, Astrid, akan meliris album terbaru berjudul Tentang Rasa yang sekaligus dijadikan hit dalam album keduanya tersebut. Meski terbilang tidak terlalu produktif menggarap album sejak terjun di dunia tarik suara, sebenarnya sudah banyak hit singgel Astrid yang masuk dalam album kompilasi sejak 2003. Album pertamanya…


© 2009 SUARAMERDEKA.com. All rights reserved.



/* Variable definitions ==================== */ /* -- basic html elements -- */ body { padding: 0; margin: 0; font-size: small; color: #474B4E; background: #fff; text-align: center; } a { color: #DD6599; font-weight: bold; text-decoration: none; } a:visited { color: #D6A0B6; } a:hover { text-decoration: underline; color: #FD0570; } h1 { margin: 0; color: #7B8186; font-size: 1.5em; text-transform: lowercase; } h1 a, h1 a:link, h1 a:visited { color: #7B8186; } h2, #comments h4 { font-size: 1em; margin-top: 2em; margin-right: 0; margin-bottom: 0; margin-left: 0; color: #7B8186; background: transparent url(http://www.blogblog.com/snapshot/bg-header1_left.gif) bottom right no-repeat; padding-bottom: 2px; } h3 { font-size: 1em; margin-top: 2em; margin-right: 0; margin-bottom: 0; margin-left: 0; background: transparent url(http://www.blogblog.com/snapshot/bg-header1_left.gif) bottom right no-repeat; padding-bottom: 2px; } h4, h5 { font-size: 0.9em; text-transform: lowercase; letter-spacing: 2px; } h5 { color: #7B8186; } h6 { font-size: 0.8em; text-transform: uppercase; letter-spacing: 2px; } p { margin-top: 0; margin-right: 0; margin-bottom: 1em; margin-left: 0; } img, form { border: 0; margin: 0; } /* -- layout -- */ #outer-wrapper { width: 700px; margin: 0 auto; text-align: left; font: normal normal 100% Helvetica, Arial, sans-serif; background: #fff url(http://www.blogblog.com/snapshot/bg-body_left.gif) left top repeat-y; } #header-wrapper { background: #D8DADC url(http://www.blogblog.com/snapshot/bg-headerdiv_left.gif) left top repeat-y; position: relative; _height: 0; } .descriptionwrapper { background: #fff url(http://www.blogblog.com/snapshot/bg-sidebar.gif) 1px 0 no-repeat; width: 264px; padding-top: 0; padding-right: 0; padding-bottom: 0; padding-left: 8px; margin-top: 1px; margin-right: 0; margin-bottom: 2px; margin-left: 0; position: absolute; bottom: 0px; right: 0px; } .description { border: 1px solid #F3B89D; background: #FFD1BC url(http://www.blogblog.com/snapshot/bg-profile.gif); padding-top: 10px; padding-right: 0; padding-bottom: 10px; padding-left: 7px; margin-top: 4px; margin-right: 0; margin-bottom: 0; margin-left: -6px; color: #C4663B; font-weight: bold; } #header-inner { background: transparent url(http://www.blogblog.com/snapshot/header-01_left.gif) bottom left no-repeat; _height: 0; } #main-wrapper { line-height: 1.4; float: left; padding: 10px 12px; border-top: solid 1px #fff; width: 428px; word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */ overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */ /* Tantek hack - http://www.tantek.com/CSS/Examples/boxmodelhack.html */ voice-family: "\"}\""; voice-family: inherit; width: 404px; } /* IE5 hack */ #main {} #sidebar { float:right; border-top: solid 1px #fff; padding-top: 4px; padding-right: 0; padding-bottom: 0; padding-left: 7px; background: #fff; width: 264px; word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */ overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */ } #footer { clear: both; background: #E9EAEB url(http://www.blogblog.com/snapshot/bg-footer_left.gif) bottom left no-repeat; border-top: solid 1px #fff; min-height: 15px; } /* -- header style -- */ #header h1 { padding-top: 12px; padding-right: 0; padding-bottom: 92px; padding-left: 4px; width: 557px; line-height: 1; } /* -- content area style -- */ #main { line-height: 1.4; } .post h3 { font-size: 1.2em; margin-bottom: 0; color: #C4663B; } .post h3 a, .post h3 a:visited { color: #C4663B; } .post { clear: both; margin-bottom: 4em; } .post-footer .post-author, .post-footer .post-timestamp { color: #B4BABE; } .uncustomized-post-template .post-author, .uncustomized-post-template .post-timestamp { float: left; margin-right: 4px; } .uncustomized-post-template .post-footer .comment-link { float: right; margin-left: 4px; } .post img, table.tr-caption-container { border: 1px solid #E3E4E4; padding: 2px; background: #fff; } .tr-caption-container img { border: none; padding: 0; } .deleted-comment { font-style:italic; color:gray; } .feed-links { clear: both; line-height: 2.5em; } #blog-pager-newer-link { float: left; } #blog-pager-older-link { float: right; } #blog-pager { text-align: center; } .comment-footer { margin-bottom: 10px; } /* -- sidebar style -- */ .sidebar .widget { margin-top: 1.3em; margin-right: 0; margin-bottom: 0.5em; margin-left: 0; } .sidebar h2 { font-size: 1.3em; } .sidebar dl { margin-top: 0; margin-right: 0; margin-bottom: 10px; margin-left: 0; } .sidebar ul { list-style: none; margin: 0; padding: 0; } .sidebar li { padding-bottom: 5px; line-height: 1 } .main .widget .clear { clear: both; } /* -- sidebar style -- */ #footer p { margin: 0; padding: 12px 8px; font-size: 0.9em; } .profile-textblock { margin-left: 0; clear: both; } .profile-img { float: left; margin-top: 0; margin-right: 10px; margin-bottom: 5px; margin-left: 0; border: 1px solid #7C78B5; padding: 4px; } /** Page structure tweaks for layout editor wireframe */ body#layout #header-wrapper { margin-top: 0; } body#layout #main-wrapper { padding:0; } -->
"http://www.widgeo.net/effets/effets.php?id=2&adult=0&cat=economie&msg=Welcome n Enjoy my Blog&taille=400">
SUARA MERDEKA CYBERNEWS - Semata-mata Fakta




                    Subcribe RSS RSS SUARAMERDEKA.COM
 


ultah 60th suara merdeka
image

AKSI VANDALISME: Walaupun pengumuman kelulusan Ujian Nasional SMA/SMK belum disampaikan, puluhan siswa SMK Satya Praja Petarukan, Pemalang, sudah mencorat-coret rambut dan baju mereka serta pagar rumah orang di Pemalang, Senin (26/4) pagi. Dijadwalkan, hari ini pengumuman hasil UN akan disampaikan di sekolah masing-masing dan via internet. (SM CyberNews/Makhjudin Zein)

image

CEK PERSIAPAN KONGRES: Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono disertai putranya yang juga kader partai, Edhie Baskoro Yudhoyono menaiki golf car guna mengecek kesiapan tempat pelaksanaan Kongres Partai Demokrat 21-23 Mei mendatang di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/4). Kongres mengagendakan pemilihan ketua umum partai yang baru dengan diikuti tiga kandidat Andi Mallarangeng, Anas Urbaningrum, dan Marzuki Alie.     (SM CyberNews/Setiady Dwi)

image

SAMPAH PLASTIK: Ribuan sampah plastik mengotori keindahan pasir Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (25/4). Meski Hari Bumi baru beberapa hari diperingati tetapi realitasnya banyak orang tega mengotori laut dengan sampah non-organik yang berbahaya bagi makhluk hidup di dalamnya.      (SM CyberNews/Achmad Hussain)

image

BEREBUT FOTO: Hadirnya para artis seni Solo Batik Carnival (SBC), di Mall Paragon, Semarang Sabtu (24/4) malam membuat para pengunjung Mall terbesar dan terbaru di Semarang itu berebut untuk mengabadikannya. (SM/CyberNews/Wisanggeni).

image

KURSUS KOMPUTER: Siswa Sekolah Dasar (SD) Desa Gelang, Kecamatan Keling, Jepara yang menjadi peserta kursus komputer, menerima sertifikat dari Ketua Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) IKIP Veteran Semarang Dra Endang Wuryandini MPd, pada penarikan mahasiswa KKN di balai Desa Gelang, Sabtu (24/4).     (SM CyberNews/Sukardi)

image

AKSI MERANGKAK: Dua pendukung Soemarmo HS-Hendi Hendrar Prihadi melakukan aksi merangkak sebagai luapan merayakan kemenangan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang dalam Pilwalkot 2010, Sabtu (24/4). KPU menetapkan pasangan tersebut memperoleh suara terbanyak. (SM CyberNews/Moh Anhar)

image

TOLAK PLTN: Musisi Iwan Fals didampingi pengasuh Ponpes Hasyim Asyari Bangsri, KH Nuruddin Amin, menyampaikan dukungannya kepada warga Balong, Kecamatan Kembang, Jepara, untuk menolak rencana pembangunan PLTN, Jumat (23/4). Iwan Fals menyempatkan waktu sekitar 15 menit untuk berdialog dengan warga Balong. (SM CyberNews/Budi Cahyono)

           News Update

26 April 2010 | 16:06 wib

Jody Menang di TPS 7 Baluwarti

Solo, CyberNews. Pasangan Joko Widodo-FX Hadi Rudyatmo (Jody) menang di TPS 7 Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasarkliwon. Sementara kompetitornya, pasangan Eddy Wirabhumi-Supradi Kertamenawi (Widi) hanya meraup 43 suara, sedangkan 4 suara dinyatakan…

26 April 2010 | 16:04 wib

Tingkat Kelulusan UN Kota Pekalongan Turun

Pekalongan, CyberNews. Persentase kelulusan ujian nasional (UN) SMA, MA, SMK di Kota Pekalongan tahun ini mengalami penurunan 0,52 % dibandingkan tahun lalu. Tingkat kelulusan UN SMA/ MA tahun ini 98,69 persen, sementara tingkat kelulusan SMA/ MA tahun…

26 April 2010 | 16:00 wib

Rayakan Kelulusan dengan Aksi Simpatik Bersepeda

Magelang, CyberNews. Corat-coret baju, konvoi sepeda motor di jalanan dan kebut-kebutan sebagai ungkapan kegembiraan atas kelulusan yang diraih, itu dianggap tak mencerminkan kaum terdidik dan terpelajar. Karenanya, sebagiansiswa SMA/SMK di Kota Magelang…

26 April 2010 | 15:56 wib

Saat Coblosan, Kaos Jody Dibagikan di Karangasem

Solo, CyberNews. Warga Kelurahan Karangasem, Kecamatan Serengan yang hendak menyampaikan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS), Senin (26/4) pagi, dikejutkan adanya aksi bagi-bagi kaos bergambar pasangan Joko Widodo-FX Hadi Rudyatmo (Jody).Pada…

+ index    


           Suara Warga

Tentang Mirota yang Berjaya di Yogyakarta

Demikanlah sosok pria ‘muda’ berusia 66 tahun pada Oktober 2010 nanti. Semangat dan kewirausahaannya yang akan kita bahas tuntas pada tulisan saya kali ini. Sebuah warung kecil hingga berbagai…

Gouw Ivan Siswanto

           Suara Remaja

Namaku Nurani

Ketika tubuh tumpahkan darah aku menjerit ketika tangan mencuri harta aku menahan ketika mata menatap liar aku enggan ketika mulut bicara sampah aku menolak ketika seisi bumi berjalan kekiri aku bergeliat…

Dian Nur Hidayah

               
Pilkada Provinsi Jawa Tengah epaper suara merdeka

           Entertainmen

image
Jamie Ingin Britney Memperbaiki Citra
Ayah Britney Spears Risih Melihat Anaknya Tanpa Bra

Suara Merdeka CyberNews. Britney Spears dapat larangan keras dari orang tuanya terutama ayahnya, Jamie Spears,…

+ Index  

           Wanita

Putih, Tak Lagi Membosankan
image

KAOS warna putih polos (White Tee) adalah pilihan busana yang bisa diandalkan di segala macam suasana dan selalu…

+ Index  

           Gaya

Intel Atom Dual-Core Segera Hadir
image

INTEL kembali melakukan terobosan baru dengan meluncurkan prosesor Dual-Core bagi chip Atom mereka. Rencananya…

+ Index  

           Sehat

10 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
image

TAHUKAH Anda bahwa kardiovaskuler (penyakit jantung) bertanggung jawab terhadap hampir dua kali lebih banyak kematian…

+ Index  

           Kuliner

Guest Chef Gourmet House
Chef Made Ajarkan Masakan Khas Bali
image

CyberNews. Semua masakan yang berasal dari Bali, sangat menggoda selera. Hal itu terbukti banyaknya rumah makan…

+ Index  

           Serambi

Esai Prie GS
Kucing Kawin
image

Mantan kucing yang dipungut putri saya di jalanan itu sekarang memang telah menjadi kucing cantik. Bulunya  bersih…

Esai Prie GS
Bekerja itu Sakit
image

Bekerja itu menyakitkan.  Pertama karena kebosanan, kedua karena ia tak berkesudahan. Dua puluhan terakhir ini pekerjaan…

Lowongan Kerja

 

26 April 2010 | 11:30 wib

Stefan GP Masih Berusaha Masuk F1

Beograd, CyberNews. Setelah gagal masuk ke ajang balap Formula 1 musim ini. Stefan GP kembali akan mencoba untuk masuk pada musim…

26 April 2010 | 00:34 wib

Maulana Naabih Aldo Kurniawan
Kecewa Hanya Dapat Perunggu
image

KECEWA kata itulah yang terlontar dari bibir Maulana Naabih Aldo Kurniawan, pesenam yunior Kota Semarang. Maklum, baru-baru ini,…

26 April 2010 | 00:04 wib

PPSM Sakti Resmi Dibubarkan
image

Magelang, CyberNews. Setelah sempat tertunda, Tim PPSM Sakti secara resmi dibubarkan Minggu (25/4) di stadion Abu Bakrin Kota…

25 April 2010 | 23:46 wib

Sampoerna Hijau Voli Proliga
Sananta Rebut Tiket Terakhir Final Four
image

Bandung, CyberNews. Meski kalah dalam dua pertandingan di putaran pamungkas, tim putra Jakarta Sananta tetap mampu memegang tiket…

25 April 2010 | 23:36 wib

Liga Pendidikan Indonesia
SMPN 4 Tinggal Butuhkan Hasil Seri
image

Semarang, CyberNews. Setelah meraih dua kemenangan di tingkat Nasional wilayah IV, SMPN 4 Semarang tinggal membutuhkan hasil…

+ Index  


        Surat Pembaca

Mitos Seputar Seluler

Meski telekomunikasi seluler telah menjamah Indonesia selama 15 tahun, namun masih sering ditemukan pemahaman keliru tentang jaringan nirkabel ini. Bukan hanya masyarakat awam, bahkan para pemilik gerai…

        Tajuk Rencana

Warga Solo, Datanglah ke TPS

Hari ini, Senin Wage 26 April warga Solo akan menentukan pilihan siapa yang berhak untuk menjadi Wali Kota periode 2010-2015. Sudah ada dua pasangan calon, yakni Joko Widodo - FX Hadi Rudyatmo dan Eddy…

        Wacana

Otonomi Perguruan Tinggi

DIBATALKANNYA UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) oleh Mahkamah Konstitusi (MK) ditanggapi beragam. Bagi yang pro, pembatalan tersebut sangat disayangkan karena dengan UU BHP justru akuntabilitas perguruan…

IKLAN SMS
PULSA GROSIR
GRATIS DAFTAR, S/AS:5215,10115 IM/M:5175,10125 FLEXI:4950,9725 ALL OPERATOR-24JAM TRX-STOK LENGKAP hub:0247626521,70614802 www.javatro.com
PELUANG USAHA
DCR PARTNER DAERAH U/ PELATIHAN BISNIS ONLINE MODAL. 6,5 JT HASIL. S/D 5 JT/BL WAJIB IKUT TRAINING 2 HR HUB: 02476913518/081326991995 NO SMS
DIJUAL CEPAT RUMAH
Dijual murah rumah siap huni. HM. 72 meter2 ditambah dak 25 meter2. Fas: PDAM ,listr. Hubungi 02470380506. Alamat:Jl Dinar Mas VI/26

          Hiburan & Seni

Astrid Rilis Album Baru

PELANTUN ”Jadikan Aku yang Kedua”, Astrid, akan meliris album terbaru berjudul Tentang Rasa yang sekaligus dijadikan hit dalam album keduanya tersebut. Meski terbilang tidak terlalu produktif menggarap album sejak terjun di dunia tarik suara, sebenarnya sudah banyak hit singgel Astrid yang masuk dalam album kompilasi sejak 2003. Album pertamanya…


© 2009 SUARAMERDEKA.com. All rights reserved.



Ikhwan Abuya Asaari Muhammad Tamimi Penyebab Tsunami Aceh ?

April 26th, 2010 by : Raden Beletz

Ikhwan Abuya Asaari Muhammad Tamimi Penyebab Tsunami Aceh ?. Ketua Umum Forum Ulama Umat Islam (FUUI) KH Athian Ali M Dai menilai apa yang diungkapkan Pemimpin Spritual Global Ikhwan Abuya Asaari Muhammad Tamimi dalam buku Tsunami membuktikan Abuya Putra Bani Tamim (Satria Piningit) menyesatkan.

Pengumuman Kelulusan UN SMA SMK SMEA STM SLTA 2010 Seluruh Indonesia

April 26th, 2010 by : Raden Beletz

Pengumuman Kelulusan UN SMA SMK SMEA STM SLTA 2010 Seluruh Indonesia. Hari ini, 26 April 2010 adalah pengumuman UN 2010 untuk SLTA sederajat diamana beberapa sekolah menggunakan sistem online untuk mengumumkan siswanya yang lulus ataupun yang tidak lulus.

Cowboys In Paradise Bali Film Dokumenter Gigolo Kuta Beach

April 25th, 2010 by : Raden Beletz

Cowboys In Paradise Bali Film Dokumenter Gigolo Kuta Beach. Berita terbaru kali ini datang dari Kuta, Bali dengan beredarnya Movie “Cowboys In Paradise” atau film dokumenter gigolo di daerah Kuta yang menawarkan seks kepada turis.

Video Film Cowboys In Paradise Bali The Movie

Kalsium Terbaik Untuk Tulang

April 24th, 2010 by : Raden Beletz

Kalsium Terbaik Untuk Tulang. Sat bayi, orangtua rajin memberikan kita susu. Tapi mengapa beranjak dewasa, kita semakin malas minum susu? Padahal, kalsium punya banyak manfaat kesehatan untuk tulang dan gigi Anda.

Susu penambah kepadatan massa tulang telah menjadi bagian dari gaya hidup, berikut berbagai aktivitas untuk menjaga kesehatan tulang. Salah satu fokus perhatian adalah pada massa tulang yang semakin berkurang akibat penambahan usia.

Kalsium Pada Susu

Mobil Terbaru BMW 325i

April 24th, 2010 by : Raden Beletz

Mobil Terbaru BMW 325i. PT BMW Indonesia resmi menghadirkan 325i sebagai varian terbaru BMW Seri 3. Sebagai starta tertinggi dari Seri 3 BMW yang sangat populer di Indonesia, tentu Anda penasaran dengan sedan sport kompak ini.

Bila ingin menjajal langsung BMW 325i, maka agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil BMW tersebut memberikan kesempatan kepada siapa saja yang ingin merasakan sendiri BMW 325i.

Foto Mobil BMW 325i

Lowongan Kerja Juni 2010

April 23rd, 2010 by : Raden Beletz

Lowongan Kerja Juni 2010 di PT. Circleka Indonesia Utama. Perusahaan ini bergerak dalam bidang Retail membuka lowongan kerja terbaru bulan juni 2010 untuk beberapa posisi dibawah ini.

Lowongan Kerja Juni Terbaru 2010 untuk :

1. Marketing Manager
2. Payroll/C&B manager
3. Operation Manager
4. Merchandiser
5. IT Application (Programmer)
6. General Accounting
7. Driver
8. CSR/Pramuniaga Toko

Lokasi Lowongan Kerja di : Jakarta

Persyaratan Lowongan Kerja Juni 2010 :

PT. Circleka Indonesia Utama

Khasiat Buah Manggis Untuk Kecantikan

April 23rd, 2010 by : Raden Beletz

Khasiat Buah Manggis Untuk Kecantikan. Buah ungu yang satu ini sering disebut sebagai “buah super”, Karena mengandung banyak antioksidan dan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Sekarang ini buah tersebut umum digunakan sebagai suplemen gizi. Untuk opsi natural, manusia dapat mengkonsumsi segelas jus manggis untuk dosis harian.

Foto Buah Manggis

Foto Video Kerusuhan Batam PT Drydock

April 23rd, 2010 by : Raden Beletz

Foto Video Kerusuhan Batam PT Drydock. Kerusuhan yang terjadi di PT Drydock, Kecamatan Tanjung Uncang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengakibatkan sedikitnya 25 mobil terbakar.

Selain itu sejumlah orang yang termasuk karyawan perusahaan tersebut mengalami luka-luka. Menurut warga Batam Adi Saputra, kerusuhaan dipicu karena seorang pekerja WNA melakukan penghinaan kepada pekerja Indonesia.

Foto Kerusuhan di Batam

Powered by WordPress | Palm Pre Reviews at Palm Pre Blog. | Thanks to Juicers, Free MMO and Fat burning furnace

NegeriAds.com Solusi Berpromosi Blog Tutorial - Cuek - Feedage - Mobi Feeds - Rss Feed Central - Ruang IHSAN
2011, Jalan Tembus Terminal-Pasar Direalisasi 17_04_2010_101_011_007 − Tahun 2011, Dinas Bina Marga Kota Semarang akan merealisas- ikan rencana pembangunan jalan tembus dari Terminal Gunungpati menuju Pasar Gu- nungpati. Hal itu merupakan upaya untuk memfungsikan kembali terminal Gunungpati.

Lebih kurang 20 tahun, ter- minal tipe C tersebut diketahui mangkrak karena hanya digu- nakan beberapa bulan pertama setelah pembangunannya pada 1989. Bahkan, setahun terakhir fungsinya sebagai simpul transportasi pergantian moda angkutan beralih menjadi pangkalan truk pasir.

Para sopir lebih memilih ngetem di terminal bayangan, yakni di pertigaan berjarak 20 meter dari Pasar Gunungpati.
Jauhnya jarak antara pasar dan terminal itu menyebabkan calon penumpang yang kebanyakan dari pasar enggan menuju tempat seharusnya.

"Untuk memecah arus kendaraan di jam sibuk pada saat tertentu, pembangunan jalan tembus terminal-pasar akan diupayakan pada 2011. Sebab, pada hari tertentu jalan tersebut macet total hingga menyebabkan antrean pan- jang," ujar Kepala UPTD Bina Marga Wilayah Selatan, Tri Marjoko, Jumat (16/4).

Setelah dikoordinasikan, lanjut Tri, pembangunan jalan tembus merupakan cara jitu dalam optimalisasi terminal sekaligus mengurai kemacetan di sekitar pasar.
Pengoptimalan itu menelan biaya pembangunan sekitar Rp 500 juta dan akan diusulkan pada APBD murni 2011. Jalan berukuran 1.100 X 7 meter di sekitar perkampungan akan dibuat dua jalur.

Dengan begitu, menejemen lalu lintas angkutan baik dari Gunungpati menuju Cangkiran maupun ke arah Terboyo, Karangayu, dan Ungaran akan teratur. Nantinya, angkutan diarahkan masuk pasar, baru ke terminal. Sementara calon penumpang menunggu angkutan di sebelah barat pasar, sejauh 25 meter.

Kepala Unit Terminal Mangkang Bambang Kuntarso sependapat. Bedanya, dia mengusulkan agar angkutan melewati terminal, baru menuju pasar. Diakui, perizinan truk pengangkut pasir di terminal yang dibawahinya untuk mengurangi kemacetan sekitar pertigaan.

Berdasarkan pantauan, petugas dari Dishub, Karno ber- ada di pertigaan untuk mengatur pemberangkatan angku- tan umum. Sementara, terminal yang dimaksud ditempati beberapa truk pengangkut pasir. Terdapat pula beberapa bus pariwisata yang menurut informasi hanya dititipkan pemilik sembari menunggu pembangunan garasi jadi.

Staf Kecamatan Gunungpati, Sukristiana Hadi menyam- but baik upaya itu. Sebab, wacana pemindahan pasar mendekati terminal yang sempat muncul tidak terealisasi.
"Dulu ada wacana memindah pasar ke sekitar terminal tetapi sampai sekarang belum terealisasi. Malah, pasar direnovasi kurang lebih setahun belakangan," tuturnya.

Terpisah, Kasi Angkutan Dishubkominfo Kota Semarang, Istijab, lebih mendorong pengusaha angkutan membujuk sopir agar berada di tempat seharusnya.
Pembangunan terminal yang dijauhkan dari pasar dimak- sudkan mengurangi kemacetan itu berlawanan dengan kebiasaan masyarakat menunggu angkutan umum di dekat pasar. (K26-56)

GUNUNGPATI 17_04_2010_101_011
3.000 Personel Amankan Pilwalkot 17_04_2010_101_012_005 − Tindakan tegas akan diam- bil kepada kelompok-kelom- pok yang bermaksud merusak dan menggagalkan jalannya proses demokrasi.

"Kami sudah komit ter- hadap seluruh unsur. Jangan cederai proses demokrasi ini.
Sesuai amanat Kapolda Ja- teng, pelaksanaan pilwalkot harus aman, tertib, lancar, adil, jujur, dan bersih," kata Kapol- wiltabes usai memimpin apel pasukan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) di Lapangan Pancasila, Simpan- glima, Jumat (16/4).

Apel yang diikuti 3.000 per- sonel gabungan dari Linmas, TNI, Polri, itu dihadiri Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip, Wakil Wali Kota Mah- fudz Ali, Dandim 0733/BS Letkol Inf Nugroho Sulistyo Budi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang M Hakim Junaidi, dan seluruh jajaran Muspida.

Kapolwiltabes mengata- kan, gelar pasukan ini meru- pakan wujud keinginan dan kesiapan untuk melaksana- kan pengamanan sesuai de- ngan amanat, yakni agenda pesta demokrasi.

Karenanya proses awal hingga akhir pil- walkot harus diamankan dan seluruh aparat, tokoh masyarakat dan politik, untuk supaya berlangsung aman dan damai.

Kepada masyarakat, Edward mengingatkan ada tiga hal yang perlu diwaspadai pada pil- walkot, yakni akumulasi massa, politik uang (money politic), dan kampanye hitam (black campaign).

"Pilitik uang sangat rawan terjadi pada saat minggu tenang. Untuk itu petugas tidak hanya mengamankan TPS, tapi juga melakukan peng- awasan untuk menyikapi hal-hal tersebut.
Karena money politic merupakan hal yang akan mencederai kehormatan proses demokrasi," katanya.
Langkah Antisipasi Sebagai langkah kesiapan, Polwiltabes juga sudah menganalisis beberapa potensi yang dapat mengganggu sekaligus langkah antisi- pasi, di antaranya memberi pengawasan melekat pada TPS-TPS yang dianggap rawan gangguan. Dari 2.808 TPS yang ada, 30 di antaranya masuk kategori rawan.

"Kategori rawan, karena tempatnya jauh dari struktur komando kepolisian dan TNI, infra- struktur yang kurang mendukung, serta angka kriminalitas yang cukup tinggi di daerah terse- but," ungkap Kapolwiltabes.

Sebanyak 1.517 personel jajaran Polwiltabes dikerahkan untuk pengamanan, dibantu 300 personel TNI, dan 3.000 anggota perlindungan masyararakat (linmas).

Personel Polril yang diterjunkan ke semua TPS ada 1.140. Adapun sisanya akan berpatroli mengamankan sentra kegiatan, bisnis, obyek vital, maupun keramaian, baik itu milik peme- rintah maupun swasta.

Patroli di perumahan-perumahan juga dilakukan ketika masyarakat berbondong-bon- dong mencoblos.

Kapolwitabes juga mengingatkan, tugas inti petugas pengamanan adalah melakukan koordi- nasi dan komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. "Jangan sampai ada kesalahfahaman, sehingga kalau ada masalah bisa dibantu."

Sementara Plt Sekda Akhmat Zaenuri mengatakan, Muspida akan melakukan pan- tauan TPS untuk mengecek kesiapan TPS, Sabtu (17/4) ini. Ada empat tim yang memantau di lokasi yang berbeda. Masing-masing tim dipimpin Wali Kota, Kapolwiltabes, Kajari, dan Dandim.

Selain itu Pemkot juga menyiapkan layar untuk menayangkan perkembangan angka pro- ses penghitungan perolehan suara sementara yang dapat diakses secara online melalui alamat www.kpukotasemarang.info.

Pemasangan layar dilakukan untuk memu- dahkan masyarakat yang ingin mengetahui per- kembangan perolehan suara.

''Di Balai Kota, tempatnya lebih luas. Jadi masyarakat leluasa untuk memerhatikan hasil penghitungan angka perolehan suara, tidak harus mendatangi kantor KPU yang berada di lantai 5 Gedung Pandanaran,'' katanya.
(H21,H55,H22-18)

17_04_2010_101_012
Waspadai Penghitungan Suara Kerawanan proses penghitungan suara di TPS diminta diwaspadai. Ada beberapa modus kecurangan yang harus diawasi keat agar tidak terjadi masalah, khususnya penentuan sah dan tidaknya surat suara.

Anggota KPU Kota, Joko Santoso mengata- kan, masalah konsistensi coblosan sering menja- di perdebatan dalam proses penghitungan suara.
Terlebih bila ada petugas saksi yang belum per- nah mengikuti penjelasan teknis dari tim pasang- an calon. Mereka bisa saja kecolongan suara gara-gara dianggap tidak sah.

''Di TPS, ada saksi-saksi serta Panwas. Kemungkinan kecurangan yang dilakukan KPPS akan terbilang kecil. Yang penting diwaspadai adalah pemahaman sah dan tidaknya surat suara, terutama para saksi,'' katanya, Jumat (16/4).

Joko menjelaskan, surat suara sah apabila ditandatangani Ketua KPPS dan menggunakan alat coblos yang ditentukan.

Selain itu, coblosan yang sah juga harus ter- dapat pada lokasi yang ditentukan, yakni bera- da pada kotak foto atau angka nomor urut pasangan calon.

Dua coblosan boleh dilakukan pada masing-masing foto satu pasangan calon. Apabila coblosan berada di tepi kotak, masih bisa disebut sah, asal tidak melewati kotak yang lain.

''Coblosan tetap harus pakai alat yang sudah disedi- akan. Misal coblosan menggunakan alat yang lain atau disundut rokok itu menjadi tidak sah meski itu hanya satu lubang. Selain itu surat suara juga tidak sah apabila ada coretan,'' katanya.

Apabila pemilih menerima surat suara rusak saat di bilik suara atau ingin mengganti pilihan pasangan calon, pemilih bisa meminta ganti surat suara satu kali.
(H22,H54-18)

SEMARANG 17_04_2010_101_013
Banjir Ganggu Lalu Lintas 17_04_2010_101_014_001 − HUJAN deras yang mengguyur Kota Semarang, Jumat (16/4) pagi mengakibatkan perempatan ruas Jalan Tawang - Jl Ronggowarsito - Jl Pengapon tergenang. Hal itu mengakibatkan arus lalu lintas di daerah tersebut terganggu, dan memaksa sebagian pengguna jalan mencari jalan alternatif lain. (18) 17_04_2010_101_014
Tren Batik dalam Peralatan Makan 17_04_2010_103_006_001 − Setelah pemerintah mencanangkan Hari Batik Nasional 2 Oktober, tren batik di nusantara kian populer. Batik tak hanya dalam motif busana saja, tapi berupa aneka macam peralatan makan (tablewares) seperti cangkir, teko, atau piring dapat dipercantik dengan motif batik.

Kedaung Group mencoba melestarikan ragam batik Indonesia lewat koleksi unik keramik piranti makannya.
Dikatakan Kepala Supervisor Kedaung Jalan Singosari Raya Semarang Lisa Eryani, tahun 2010 ini Kedaung mencoba mengangkat motif jumputan asli Palembang dalam sentuhan peralatan makan. Yakni warna maron, ungu, terracotta, jing- ga, serta hijau.

Meski terkesan tradisional, rancangan Gea Panggabean ini juga mengusung unsur modernitas. Nampak pada susu- san warna lebih dinamis dan full colours. Dikatakan Lisa, setiap tahun Gedaung selalu memperbarui motif khas koleksinya. "Motif etnik nusantara selalu menjadi tema kami. Namun dari daerah yang berbeda-beda. Seperti tahun sebelumnya kami mengangkat tokoh-tokoh wayang, dan motif Papua," kata Lisa, kemarin.
Konsisten Dinamika pasar diakuinya selalu berubah, namun pihaknya berusaha selalu konsisten cinta kain-kain Indonesia. Selalu mengolah tren inilah sebagai salah satu cara bersaing dengan beberapa perusahaan kompetitor di Indonesia.

"Kain pelangi ini termasuk motif terkenal di dunia.
Daerah pembuatannya selain di Palembang, juga di Bali, Lombok, Jawa, dan daerah pesisir Kalimantan. Motif-motif nusantara ini ingin kami perkenalkan kepada seluruh dunia, utamanya masyarakat Indonesia," imbuh dia.

Membudayakan khasah Indoneisa ini merupakan misi yang diusungnya. Kehadiran peralatan makan dalam kehi- dupan sehari-hari dapat mengingatkan keindahan keraga- man budaya Indonesia. "Dengan memulai dari membiasa- kan kita berdekatan dengan budaya nusantara, tragedi keco- longan budaya dapat dicegah," imbuh dia.(K12-56)

SEMARANG SELATAN 17_04_2010_103_006
Mio Raib di Rumah Kos Jangan lengah sedikit pun memarkir sepeda motor jika tidak ingin seperti dialami oleh Ela Achlita (23), warga Langgar Dalam, Kudus. Dia harus membayar mahal acara kangen-kangenan bersama mantan teman kosnya. Hal itu karena sepeda motor Yamaha Mio K- 3041-QT miliknya raib di rumah kos di Jl Nakula I nomor 70, Semarang Tengah, kemarin.

Perempuan yang baru-baru ini lulus dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) itu menuturkan, kejadian bermula ia mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 11.45. ''Saya datang dari Kudus bermaksud main ke rumah kos teman. Saya juga pernah kos di tempat itu selama empat tahun,'' kata Ela, saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolwitabes Semarang.

Ela memarkirkan kendaraannya dalam kondisi terkunci stang di depan rumah kos tersebut. Ia lalu masuk ke dalam rumah untuk menemui temannya. Sekitar setengah jam ke- mudian, Ela pamitan akan pulang ke kampung halaman- nya.

Namun dia kaget karena sepeda motor yang baru dibeli- nya Februari 2010 lalu tak ada di tempat.

Korban pun menanyakan kepada warga sekitar. ''Saya sudah bertanya kepada pemilik warung di depan rumah kos namun mereka tidak tahu. Saya tidak tahu harus bilang apa kepada orang tua,'' ujar Ela lemas. (H40, H21-56)

SEMARANG TENGAH 17_04_2010_103_007
3.000 Personel... Karenanya proses awal hingga akhir pil- walkot harus diamankan dan seluruh aparat, tokoh masyarakat dan politik, untuk supaya berlangsung aman dan damai.

Kepada masyarakat, Edward mengingatkan ada tiga hal yang perlu diwaspadai pada pil- walkot, yakni akumulasi massa, politik uang (money politic), dan kampanye hitam (black campaign).

"Pilitik uang sangat rawan terjadi pada saat minggu tenang. Untuk itu petugas tidak hanya mengamankan TPS, tapi juga melakukan peng- awasan untuk menyikapi hal-hal tersebut.
Karena money politic merupakan hal yang akan mencederai kehormatan proses demokrasi," katanya.
Langkah Antisipasi Sebagai langkah kesiapan, Polwiltabes juga sudah menganalisis beberapa potensi yang dapat mengganggu sekaligus langkah antisi- pasi, di antaranya memberi pengawasan melekat pada TPS-TPS yang dianggap rawan gangguan. Dari 2.808 TPS yang ada, 30 di antaranya masuk kategori rawan.

"Kategori rawan, karena tempatnya jauh dari struktur komando kepolisian dan TNI, infra- struktur yang kurang mendukung, serta angka kriminalitas yang cukup tinggi di daerah terse- but," ungkap Kapolwiltabes.

Sebanyak 1.517 personel jajaran Polwiltabes dikerahkan untuk pengamanan, dibantu 300 personel TNI, dan 3.000 anggota perlindungan masyararakat (linmas).

Personel Polril yang diterjunkan ke semua TPS ada 1.140. Adapun sisanya akan berpatroli mengamankan sentra kegiatan, bisnis, obyek vital, maupun keramaian, baik itu milik peme- rintah maupun swasta.

Patroli di perumahan-perumahan juga dilakukan ketika masyarakat berbondong-bon- dong mencoblos.

Kapolwitabes juga mengingatkan, tugas inti petugas pengamanan adalah melakukan koordi- nasi dan komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. "Jangan sampai ada kesalahfahaman, sehingga kalau ada masalah bisa dibantu."

Sementara Plt Sekda Akhmat Zaenuri mengatakan, Muspida akan melakukan pan- tauan TPS untuk mengecek kesiapan TPS, Sabtu (17/4) ini. Ada empat tim yang memantau di lokasi yang berbeda. Masing-masing tim dipimpin Wali Kota, Kapolwiltabes, Kajari, dan Dandim.

Selain itu Pemkot juga menyiapkan layar untuk menayangkan perkembangan angka pro- ses penghitungan perolehan suara sementara yang dapat diakses secara online melalui alamat www.kpukotasemarang.info.

Pemasangan layar dilakukan untuk memu- dahkan masyarakat yang ingin mengetahui per- kembangan perolehan suara.

''Di Balai Kota, tempatnya lebih luas. Jadi masyarakat leluasa untuk memerhatikan hasil penghitungan angka perolehan suara, tidak harus mendatangi kantor KPU yang berada di lantai 5 Gedung Pandanaran,'' katanya.
(H21,H55,H22-18)

17_04_2010_103_008
Sering Luput dan Salah Umpan 17_04_2010_103_009_006 − LELAH tapi mengasyikan.
Itulah yang terjadi di pertan- dingan futsal persahabatan antara Biro Kota Suara Merde- ka dengan Hotel Ciputra di La- pangan Futsal Stadium, pagi kemarin. Lebih seru lagi, yang berlaga bukan terbatas pria.
namun juga wanita.

Taktik dan strategi menye- rang atau bertahan yang biasa dipakai di futsal seperti square (2-2) dan Rombo (3-1) pun ti- dak berlaku lagi. Yang ada ha- nya tendang dan tendang bola saja. Ke mana bola bergulir, seluruh pemain akan mengejar dan memperebutkannya.

Maklum, para pemain yang baru kali pertama bermain fut- sal itu belum paham terhadap peraturan-peraturan di olahra- ga tersebut. Wajar jika mereka terlihat sangat canggung saat berusaha mengolah si kulit bundar, bahkan beberapa di antaranya sering salah oper atau luput menendangnya.

Lihat saja, Anggun Puspita, yang pada pertandingan itu diplot menjadi penjaga gawang tim Suara Merdeka. Berkali- kali, ia luput menangkap bola dan alhasil gawangnya harus rela dibobol pemain Ciputra beberapa kali.

Meski begitu, ada saja yang tetap berusaha tampil bak seorang pemain futsal profe- sional, seperti Irma Mutiara Manggia.

Dia yang saat itu diplot menjadi striker, berkali kali mendobrak pertahanan tim Ci- putra yang diperkuat "legiun asing" yakni Rianne Bunscho- ten asal Belanda.

Sayang, pertandingan baru berjalan tujuh menit, Irma p harus ambruk akibat asma. g Namun perjuangannya di la- u angan patut mendapat acun- an jempol. Laga berakhir 6-2 ntuk Ciputra. (Andika P-18)

17_04_2010_103_009
Toko Hp Dibobol, Kerugian Rp 40 Juta Aksi pencurian kembali terjadi.
Sebuah toko yang menjual handphone di Jalan Anjasmara, Semarang Barat milik Agung Prasetyo dibobol kawanan pen- curi dengan merusak gembok dan pintu masuk toko.

Pelaku diduga kuat mela- kukan aksinya pada dini hari, saat masyarakat terlelap tidur.
Kawanan pencuri berhasil membawa kabur sembilan pon- sel BlackBerry dan 4 ipod yang rata-rata bernilai Rp 4 jutaan.
Akibat kejadian tersebut, pemi- lik mengalami kerugian sekitar Rp 40 juta.

Dalam melaksanakan aksi- nya, pelaku diduga lebih dari satu orang. Mereka masuk ke dalam toko setelah merusak pintu dan gembok. Pasalnya, dilokasi gembok dan pintu masuk rusak akibat dibuka paksa. Peristiwa itu kali pertama diketahui oleh Margana, sat- pam dealer sepeda motor yang bersebelahan dengan tempat kejadian perkara.

Pada sekitar pukul 06.00, Margana belum merasa curiga bahwa toko ponsel di sebelah- nya telah dibobol pencuri. Pada saat hendak pulang ke rumah setelah bertugas malam, dia melihat pintu toko handphone terbuka. Ketika itu, dia berpikir pemilik toko berada di sana.

"Namun, saat kembali be- kerja sekitar pukul 07.30, saya melihat pintu dan gembok toko tersebut rusak," katanya.

Melihat hal yang janggal itu, Margana lantas melaporkan peristiwa itu kepada pimpinan tempatnya bekerja dan dilan- jutkan ke aparat kepolisian.
Tidak berapa lama sejumlah polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Petugas meminta keterang- an sejumlah saksi. Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyidikan intensif dari Polres Semarang Barat. (H36,H21-56)

SEMARANG BARAT 17_04_2010_103_010
Ponsel Mahasiswi Dijambret Ponsel LG senilai Rp 1,3 juta milik Driska Ayu, mahasiswi UKSW dijambret di Jalan Diponegoro depan kampus, Rabu (14/4) lalu. Saat itu, korban warga Sendang Klampok Tempurrejo Blora, sedang membon- ceng temannya. Pelaku diketahui dua orang mengendarai sepeda motor. Saat kejadian, pelaku langsung menarik ponsel yang dipegang korban dan kabur melewati Jalan Monginsidi. (H2-56) SIDOREJO 17_04_2010_108_002
Keteladanan Migran Jawa di Suriname 17_04_2010_103_011_007 − Migran Jawa turut menjadi penyokong roda ekonomi di negara Suriname.

Hal itu diungkapkan Bob Saridin, pendiri Vereniging Herdenking Javaanse Im- migratie (VHJI) atau Perkum- pulan Migran Jawa di Surina- me, saat menjadi pembicara dalam diskusi "Sekilas Mas- yarakat Migran Jawa di Suriname", di Gedung Mikael Lantai 3, Kampus Unika Soe- gijapranata, Kamis (15/4).

Pada pemaparannya dia menceritakan sejarah datang- nya para imigran saat masih berada dalam jajahan Belanda.

"Setelah dihapuskannya perbudakan pada 1 Juli 1863, kehidupan ekonomi semakin tidak menentu. Pada 1870, pemerintah Belanda menan- datangani sebuah perjanjian dengan Inggris untuk men- datangkan imigran asing ke Suriname. Diawali dengan imigran dari India dan kemudi- an imigran dari Jawa pada 1890," ujarnya.

Kedatangan migran Jawa dengan kondisi sengsara saat itu membuat mereka terdo- rong bekerja keras. Dari tahun ke tahun para migran Jawa menanamkan etos kerja yang ulet. Hal itu terlihat para migran Jawa yang berhasil di berbagai sektor pembangun- an.

"Selain perkebunan, kini merambah ke wilayah tek- nologi informasi, kesehatan, bisnis, dan mereka berpenga- ruh besar terhadap pemba- ngunan Suriname," tuturnya.

Uniknya, negara di Ame- rika Selatan dan merupakan bekas jajahan Belanda itu tak pernah ada konflik antaretnis.

" Peran orang Jawa di sana sebagai penengah yang men- junjung tinggi karakter kultur Jawa sehingga konflik antar etnis hampir tidak pernah terja- di, hal ini perlu menjadi tela- dan," tuturnya.

Kondisi itu juga dipe- ngaruhi kawin campur dari berbagai etnis, seperti Mar- ciano Desai pria keturunan Jawa dan India ini turut hadir memberikan gambaran anak muda di Suriname.

"Keseharian anak muda di sana hampir sama seperti di Indonesia, dan saya bangga menjadi orang Jawa di antara mereka," ujar pria yang telah dua tahun tinggal di Indonesia ini. (K16-56)

GAJAHMUNGKUR 17_04_2010_103_011
Pepadi Akan Gelar Sanggit Dalang 17_04_2010_103_012_004 − Ketua Pepadi Kota Semarang, Ki Djoko Susanto mengata- kan, acara tersebut untuk menguri-uri kepada masyarakat khusus- nya para dalang untuk ikut serta dalam festival se-Jawa Tengah tersebut yang akan diselenggarakan pada 5 - 20 Mei mendatang, di Semarang.

"Festival ini untuk menghimpun potensi dalang dan seni ped- alangan yang perlu dikembangkan secara luas. Sebab, banyak seniman dari daerah yang perlu dibimbing. Dengan adanya festi- val ini maka bisa ditemukan para dalang yang berbakat dan mere- ka akan diberikan bimbingan," ujarnya.

Dalam festival tersebut akan dikategorikan pada tingkat anak- anak (TK-SMP), remaja (SMA-mahasiswa) dan dewasa.

Pada malam itu, pentas wayang kulit dimainkan oleh dalang Ki Sabdono Aji dengan lakon Raja Mala dan Sri Wahyuni Carita dengan lakon Bima Suci yang tampil sebagai dalang putri sekali- gus untuk menyambut Hari Kartini 21 April mendatang.

Kedua naskah lakon tersebut ditulis oleh Joko yang sebelum- nya tampil kelompok Racak Sari yang menampilkan tari Gambyong Pare Anom.

Penampilan para dalang, tambahnya, diawali dengan melakukan doa atau kidungan dengan judul Dandang Gula yang sebelumnya tidak pernah dilakukan oleh dalang yang lain.

"Kidungan tersebut akan dilakukan untuk tiap pentas para dalang untuk memohon kelancaran dan keselamatan kepada Tuhan," tuturnya.(K16-56)

17_04_2010_103_012
Laptop dan Uang Dicuri Rumah milik Heru Winardi SH, warga Jalan Magersari RT 4 RW 3 Tegalrejo Kecamatan Argo- mulyo, kemasukan maling, Rabu (14/4) siang. Akibatnya, laptop merek Acer dan uang Rp 9 juta milik korban raib.
Saat itu, korban tidak berada di rumahnya sementara pem- bantu korban pergi mengantar minum ke sebuah tempat tidak jauh dari rumah kejadian. Sekembalinya ternyata lap- top dan uang sudah raib. (H2-56)
ARGOMULYO 17_04_2010_108_003
PIGURA - Pengalaman Jadi Duta Wisata 17_04_2010_108_004_002 − MANTAN Mas Salati- ga 2005 bernama Aditya Bagus Rangga Jayaini, kini bertugas di Pemkot Salatiga.

Tapi bukan lagi se- bagai duta wisata yang membantu promosi ke- giatan pariwisata, melain- kan pegawai negeri sipil (PNS) yang se- hari-hari bertugas di Sekretaris Dewan.

Sebab, ia menjadi ajudan Ketua DPRD dan Pim- pinan DPRD. Setelah lulus SMA 2006 lalu, R a n g g a lolos seleksi dan digembleng menjadi mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Bandung.

Dia mengenyam candradimuka selama 3 tahun dan September 2009 lulus dan mulai bertugas di Salatiga. "Sejak kecil saya memang bercita-cita men- jadi pegawai negara, dengan masuk lewat pendidikan IPDN," kata putra Camat Sidomukti Salatiga, Nunuk Dartini SPd MSi itu.
Pembinaan Sebagai keluarga PNS, Rangga mengaku masih sering mendapat pembinaan dari ibunya. Tetapi pem- binaan itu bukan berarti dalam bekerja didikte. "Saya berusaha bekerja profesional seperti kata hati saya.
Ibu hanya menasihati saja," ujarnya.

Pemuda kelahiran 4 Desember 1987 itu meng- ungkapkan, banyak pengalaman berharga saat men- jadi duta wisata sebagai Mas Salatiga.

Bekal pengalaman itu hingga kini masih berman- faat, karena sangat menunjang tugasnya sekarang ini. Sebagai Alumnus IPDN, dia mengingatkan kepa- da para lulusan SMA tidak perlu takut dengan cerita- cerita kekerasan yang pernah terjadi di lembaga itu.

Diungkapkannya, siswa IPDN asal Jateng sudah sejak lama meninggalkan cara kekerasan fisik dalam latihan.

Mereka telah berkomitmen pula agar senior dapat memberikan contoh yang baik kepada yunior, seba- liknya yunior menghormati senior karena profesional- itasnya dan bukan karena ditakuti.

Siswa juga tidak lagi bersifat kedaerahan, tetapi harus mengembangkan wawasan nasional. "Tidak perlu takutlah dengan cerita-cerita kekerasan," papar anak pertama dari dua bersaudara itu. (Surya Yuli P-90)

17_04_2010_108_004
Mengabdi, Menjaga, dan Merawat Lansia 17_04_2010_108_005_008 − TIDAK gampang merawat orang tua yang telah memasuki usia lanjut. Apalagi jika sudah terkena kepikunan. Sebab, setelah memasu- ki usia lanjut, orang ada yang kem- bali seperti pada masa anak-anak.
Makan, mandi, memasak, dan men- cuci harus dibantu, sudah tidak mampu berjalan lagi, sulit berbicara dan mengingat, serta lainnya. Kehi- dupan seperti itu dapat terlihat di panti jompo (wreda) yang memang disediakan untuk merawat orang tua. Sebab, tidak lagi memiliki kelu- arga atau tidak lagi dirawat anaknya.

Seperti di Panti Wreda Sosial Salib Putih Salatiga. Di tempat itu terdapat 55 orang jompo pria dan wanita. Usia mereka rata-rata di atas 60 tahun. Panti lainnya yang masih dalam manajemen sama, berada di Jalan Merbabu Salatiga yang berjumlah 14 orang jompo.

Siapapun yang masuk dalam lingkungan panti, pasti tak kuasa menahan haru terhadap warga usia lanjut yang sudah tidak bisa ber- karya itu. Sebaliknya rasa bangga dan salut, patut diberikan kepada sejumlah sukarelawan yang umum- nya warga setempat. Sebab, selama ini ikut membantu mengasuh warga jompo itu.

Dalam rangka Hari Kartini, Panitia Tingkat Kota Salatiga yang dipimpin Wawali Ir Hj Diah Sunarsasi mendatangi Panti Wreda Salib Putih dengan memberikan bantuan berbagai keperluan hidup warga usia lanjut itu. Bantuan beru- pa kebutuhan makanan dan minu- man, selimut, alat mandi, dan lain- nya. Hadir Kadinas Pertanian Ir Hj Husnani dan Kepala Bapermas Drs Hj Endang DW MPd.

Nuryanti, koordinator Panti Wreda Salib Putih mengatakan, pihaknya menerima semua jompo tanpa mengenal, suku, agama, golongan, dan pangkat. Siapa pun yang datang ke tempat itu akan men- dapat perawatan. Namun pihaknya tetap memberikan syarat kepada warga usia lanjut, tidak memiliki penyakit menular berbahaya.
"Asalkan datang tidak menderita penyakit menular berbahaya. Bila datang dalam kondisi sakit, akan dirawat dahulu di rumah sakit," ujarnya.

Di tempat itu, terdapat pula 6 orang jompo yang sudah tidak bisa lagi meninggalkan tempat tidur (bedrest). Makan, mandi, buang air, dan lainnya berlangsung di tempat tidur. Diakui, bau tidak sedap terci- um dari ruangan khusus itu. Namun sukarelawan yang bekerja memban- tu perawatan jompo, tidak sedikit pun merasa jijik.

"Hari-hari ini sudah biasa. Ini merupakan bagian dari pengabdian kami," kata Nuryanti.

Dalam setahun biaya meng- hidupi jompo itu sekitar Rp 200 juta untuk kebutuhan makan. Diakui sangat kurang tetapi berusaha di- cukup-cukupkan serta mendapat bantuan donatur dan keluarga, sehingga para jompo tidak pernah kekurangan makan.

Beberapa keluarga jompo itu kerap memberikan bantuan, tetapi ada pula yang sudah lupa dan tidak lagi membantu. (Surya Yuli P-90)

17_04_2010_108_005
Pemkot Kucurkan BOS Siswa SD-SMP 17_04_2010_108_006_008 − - Pemkot Salatiga mulai pengucurkan dana pendampingan Bantuan Operasional Siswa (BOS) SD/SDLB/MI dan SMP/- SMPLB/MTs yang diserahkan kepada 140 sekolah dengan to- tal Rp 3,9 miliar, Kamis (15/4) lalu. Penyerahan dilakukan seti- ap triwulan dan mulai diserah- kan BOS pada triwulan ini sebesar Rp 974 juta. Penyerahan BOS dilakukan Wali Kota John Manoppo SH, Kadisdikpora H Priyono Soe- dharto SH, dan Wakil Ketua DPRD M Fathurrahman SE.
Seluruh kepala sekolah pe- nerima BOS hadir dalam acara yang berlangsung di ruang si- dang II Pemkot Salatiga itu. Wali Kota berharap, dengan adanya BOS itu tidak ada lagi siswa yang tidak bersekolah termasuk siswa miskin, dalam rangka penuntasan wajib belajar pen- didikan dasar 9 tahun. "Kami sangat berharap agar BOS itu dimanfaatkan sebagaimana mestinya sesuai dengan perun- tukannya," terang Wali Kota.

Kadisdikpora Priyono me- nambahkan, BOS tidak dise- rahkan langsung kepada 28.095 siswa penerima, tetapi kepada sekolah. Bos diberikan lewat rekening sekolah di PD BPR Bank Salatiga. Dijelaskannya, ada sejumlah sekolah yang sela- ma ini sudah tidak lagi menarik SPP kepada siswa, tetapi apabi- la sudah dilakukan penarikan, maka SPP itu harus dikemba- likan kepada orang tua.
"Kecuali bila ada kesepakatan semua orang tua menyerahkan uang SPP itu untuk dana pengembangan pendidikan.
Kesepakatan itu bukan hanya komite tetapi semua orang tua," tegas Priyono.

Rincian pemberian BOS untuk SD/SDLB/MI adalah sebesar Rp 4.000/siswa/bulan.
Tetapi untuk sekolah yang jum- lah siswanya sedikit atau ku- rang dari 82 diberikan BOS va- riabel tetap yakni Rp 10 juta/se- kolah/tahun. Sedangkan rincian BOS untuk SMP/SMPLB/- MTs mendapatkan Rp 12.000/siswa/bulan atau bila siswanya sedikit mendapat Rp 20 juta/sekolah/tahun. (H2-16)

BALAI KOTA 17_04_2010_108_006
Pembangunan Rusunawa di Sidomukti Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, saat ini tengah mengkaji pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) di Kota Salatiga.

Rencananya, Rusunawa tiga lantai itu akan dibangun di Dukuh Cabean, Ke- lurahan Mangunsari, Kecamatan Sido- mukti dan anggarannya berasal dari peme- rintah pusat.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Tata Kota (DTK) Kota Salatiga Ir Benni Kusworo mengatakan, Rusunawa itu di- rencanakan dibangun pada tahun ini.
"Rencananya dibangun di Cabean, Kelu- rahan Mangunsari, Kecamatan Sido- mukti, persisnya dii belakang pabrik Kei- vit," tutur Benni, ketika ditemui warta- wan, Jumat (16/4).

Dikemukakan, pembangunan Rusu- nawa itu merupakan program dari pemerintah pusat dan telah dilaksanakan di berbagai daerah lain di Indonesia.

Rusunawa akan dibangun di tanah bengkok, tetapi belum diketahui bera- pa.luas lahan yang dibutuhkan. namun informasinya Rusunawa tersebut terdiri dari 56 unit rumah.

"Desainnya ditentukan pemerintah pusat, begitu pula dengan anggarannya, " jelas Benni. Mantan Kasubbag Evaluasi dan Pelaporan pada Bagian Pembangunan itu mengungkapkan bila program tersebut disetujui pemerintah, pelaksanaan peker- jaan pembangunan akan dilakukan sekitar bulan November 2010.
Pemerintah Pusat Sementara itu Kepala DTK Drs Tedjo Supriyanto MM membenarkan bila Pem- kot Salatiga akan memperoleh proyek pembangunan Rusunawa dari pemerintah pusat. Namun dia belum mengetahui per- sis tentang berapa besaran anggaran dan detail lainnya, karena dirinya sedang men- jalani pendidikan.

"Saya belum tahu persis karena sudah satu bulan ini saya sedang pendidikan di Semarang," ujar Tedjo saat dihubungi lewat ponselnya. Dia juga membenarkan bila leading sector proyek pembangunan Rusunawa itu adalah DTK.

Terpisah, Camat Sidomukti Nunuk Dartini SPd MSi didampingi Lurah Ma- ngunsari Siti Sulami SE mengemukakan, secara informal mereka sudah pernah diberitahu tentang rencana pembangunan Rusunawa tersebut.

Saat itu yang memberitahu dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU), DTK dan Ba- dan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). "Rencana pembangunan ber- ada di RW 14 Dukuh Cabean, Kelurahan Mangunsari. Namun kami tidak tahu apa- kah jadi akan dibangun atau tidak, " terang Nunuk. (H53,H2-16)

SIDOMUKTI 17_04_2010_108_007
Kejari Kumpulkan Mantan Anggota DPRD Mereka akan diminta untuk membuat surat pernyataan mengembalikan uang kerugian negara. Hingga saat ini, dari Rp 930 juta yang menjadi kerugian negara, baru Rp 424,375 juta yang telah bisa dikembalikan ke kas negara.

Kepala Kejari Salatiga Sri Yatmi SH MH melalui Kasi Pidana Khusus Setyawan NC SH mengatakan, Kejari Salatiga akan mengundang semua anggota DPRD periode 1999-2004 pada Kamis (22/4) mendatang.

Mereka akan diminta membuat surat pernyataan bermeterai, sanggup mengembalikan uang yang mereka terima. "Besaran uang yang diterima setiap anggota Dewan berbeda-beda," tutur Setyawan saat ditemui, kemarin.

Besaran uang yang mereka terima berasal dari tiga item. Yakni pinjaman dari BPD Jateng Rp 10 juta, asuransi jiwa Rp 30 juta dan uang yang berasal dari dana tak tersangka sebesar Rp 155 juta yang pembagiannya berbeda-beda.

Setyawan menjelaskan, Kejari Salatiga memberi batas waktu pengembalian kepada mereka. Bagi mereka yang menerima di bawah Rp 20 juta, diberi waktu tiga bulan. Bagi yang menerima di atas Rp 20 juta diberi waktu enam bulan.

Bila mereka tetap mbalelo tak mau mengembalikan, mantan Kasi Pidsus Kejari Muarabulian Jambi itu menandaskan, tidak menutup kemungkinan jalur pidana akan ditempuh, meski itu sebagai ultimum remedium.

Hingga saat ini baru 16 orang yang telah mencicil atau mem- bayar uang yang pernah mereka terima. Serta sembilan orang yang belum sepeser pun mengembalikan kerugian negara dan satu orang yang telah meninggal dunia, yakni YB Sanyoto, yang menu- rut dia sama sekali belum pernah membayar.

Namun Setyawan enggan merinci, siapa saja mantan anggota Dewan yang telah mencicil atau yang sama sekali belum mengem- balikan kerugian negara tersebut.

"Yang pasti baru Sri Utami dan Sutrisno Supriyantoro yang sudah mengembalikan semua uang yang pernah mereka terima," tandasnya.
Tanda Terima Nantinya, saat mantan anggota Dewan mengembalikan uang, Kejari Salatiga akan memberi mereka tanda terima. Mereka juga akan ditunjukkan bukti bila uang itu dibayarkan kepada kas negara. Hal itu dilakukan untuk menghindari tuduhan miring yang mengkhawatirkan uang itu tidak sampai ke kas negara.

Catatan Suara Merdeka, saat persidangan, majelis hakim yang mengadili mantan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Salatiga periode 1999-2004, Sri Utami Djatmiko dan Sutrisno Supriyantoro, terpi- dana kasus korupsi APBD tahun 2000-2003, sebenarnya telah me- merintahkan para anggota DPRD periode 1999-2004 yang menja- di saksi untuk mengembalikan semua uang yang diterimanya.

Seperti pada saat sidang Selasa (28/7) dengan terdakwa Sri Utami dan menghadirkan keterangan saksi Bambang Maryono, mantan anggota Dewan dari Fraksi Partai Golkar. Ketika itu majelis hakim yang terdiri atas H Hisbullah Idris SH MHum (ketua) dan Nelson Panjaitan SH dan Ninik Hendras SH (anggota) memerintahkan saksi Bambang Maryono mengembalikan sisa klaim asuransi sebesar Rp 16 juta yang belum dikembalikan kepa- da negara. (H53,H2-16)

17_04_2010_108_008
Panen Enceng Gondok 17_04_2010_108_009_001 − NELAYAN di Desa Rowoboni Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang mengumpulkan hasil panen enceng gondok di Danau Rawapening. Enceng gondok itu kemudian dikeringkan dengan cara dijemur dan dijual kepada pengepul dengan harga Rp 150 ribu/kg. Enceng gondok kering akan dipakai sebagai bahan ke- rajinan tangan, seperti tas. (90) 17_04_2010_108_009
Telaah Lintas Sektoral Rawapening KUNJUNGAN kerja Komisi IV DPR asal Jawa Tengah di Ungaran Kabupaten Semarang yang dikemas dalam bentuk silaturahmi, menyoroti dikemas dalam bentuk silaturahmi, menyoroti berbagai permasalahan dalam pembangunan. Komisi yang membidangi pertanian tersebut antara lain mengkritik program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) atas beberapa titik rawan alokasi anggaran (SM, 23/03/10).

Yang menarik perhatian saya, salah seorang anggota Komisi itu nyeletuk menyoal pendayagunaan Rawa Pening. Analisisnya mantap. Sayang sekali, sarannya agar supaya pelaksana pembangunan melakukan studi band- ing ke Hungaria, negara kecil dengan perairan terbatas tampil sebagai sentra produksi ikan air tawar kelas Eropa.

Nggak salah. Mari bandingkan lagi dengan Mesir, negara padang pasir tidak punya sumber air. Satu-satunya sumber daya berasal dari Sungai Nil, itupun mata airnya ada di Danau Tanganyika, bagian tengah Afrika di luar kekuasaan negara- nya. Hampir setiap cidhuk air tidak terlepas dari tata kelola yang efek- tif. Singkat kata, pertaniannya maju berkat sungai itu.

Negara-negara yang men- galami over fishingmulai memutar haluan ke perikanan air tawar.
Katakanlah, Korea Selatan dan lagi-lagi Vietnam sangat progresif dengan menggenjot produksi ikan patin. Dan, jangan sepelekan China. Kendala lain soal mengembangkan komoditas ekspor potensial perikanan yang diadang oleh peraturan perdagangan internasional.
Tak Hanya Ikan Atlantic Bluefan Tuna terancam dimasukkan Appendix I sebagai spesies terdaftar ''haram'' diperdagangkan melalui Sidang Ke - 15 Convention on International Trade in En- dangered Species (CITES) di Doha, Qatar 12 - 25 Maret lalu yang dihadiri 175 negara termasuk Indonesia. (Sinar Tani, Maret 2410). Bukan hanya karena perkara itu. Bicara soal Rawa Pening tidak hanya ikan tetapi sebuah potensi yang ukurannya diibaratkan raksasa ekonomi yang sedang tidur.
Bagaimana cara menggugahnya dari tidur yang panjang itu?

Dalam hal pengembangan perikanan darat, Rawa Pening sudah jelas pemanfaatannya. Penebaran bibit ikan secara berkala telah dilakukan oleh Pemkab Semarang.
Hasilnya, puluhan hingga ratusan jala apung dapat mema- nen ikan setiap harinya. Para pemancing juga memperoleh keleluasaan melampiaskan hobinya.

Itu semua sudah nyata kontribusinya pada pendapatan rakyat. Pada lokasi tertentu sudah ada objek wisata alam dilengkapi dengan kulinernya. Air yang menggerojog telah digunakan untuk memutar turbin pembangkit listrik di Jelok.
Selanjutnya Sungai Tuntang menghidupkan lahan-lahan pertanian di sepanjang alirannya hingga di muara sana.
Jadi Polemik Eceng gondok masih menjadi polemik. Sebagian meny- atakan itu gangguan dari segi pemandangan dan per- cepatan proses pendangkalan rawa atas pelapukan tana- man. Tetapi, toh pendangkalan juga sukar dihindari.

Pendangkalan di rawa itu justru sungguh menjadi berkah bagi penambang kompos. Berapa ribu meter kubik bahan baku pupuk tersedia untuk mendukung pertanian organik? Daun yang masih segar juga bisa dipetik tangan petani setiap pagi. Yang sudah dikeringkan juga menjadi perabot dan barang seni di tangan perajin tas, sandal jepit, hingga meja kursi.

Masih ada hal yang jauh lebih penting dari itu semua.
Rawa tersebut ternyata menjadi objek sangat menarik bagi dunia pendidikan. Kita boleh berta- nya, berapa banyak sarjana S1 telah ''diluluskan''? Juga boleh berbangga, untuk program pas- casarjana, berapa master dan doktor menggondol ijazah dari tesis dan disertasinya ?

Ilmu pengetahuan masih perlu melakukan banyak kajian ter- hadap fenomena Rawa Pening.
Jangan sampai pihak asing lebih mengetahui daripada kita. Hal ini terkait simpulan studi yang meng- gambarkan betapa beragamnya stakeholder, sifat sumber daya yang multifungsi, managerial yang lintas sektoral dan territorial lintas sektoral dan territorial (Sutarwi, 2008).

Faktanya, masyarakat sekitarnya masih terkategori miskin. Memberikan makna yang lebih berarti dalam forum silaturahim tersebut diusulkan sebuah telaah dalam bentuk kebijakan yang proporsional. Kelembagaan yang menan- gani harus badan koordinasi. Badan tersebut juga berfungsi di lintas sektoral, setidaknya pada sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.

Yang terpenting badan termaksud juga menjalankan tugas pokok pemberdayaan masyarakat, peningkatan kap- asitas SDM pelaku utama dan pelaku usaha. Yang segera harus diwujudkan dalam pemberdayaan masyarakat adalah diciptakannya berbagai model pengembangan usaha agribisnis. Bercermin dari kasus penanganan PUAP, model usaha agribisnis dikembangkan melalui penguatan kelembagaan. (10)

-- Dokter Hewan Harjuli Hatmono MSi, Kabid Kelembagaan Sekretariat Bakorluh, Sekretaris Ex Officio Komisi Penyuluhan Provinsi Jawa Tengah

Oleh Harjuli Hatmono 17_04_2010_007_008
INI DIA - Geluti Sofbol dan Voli 17_04_2010_104_007_003 − MAMPU menekuni dua keahlian sekaligus meru- pakan suatu anugrah yang tidak dimiliki semua orang.
Untuk itu, patutlah anugrah tersebut disyukuri. Ya..., dua bakat berada dalam diri Paramita Ayuk Wibisono bisa berkembang dengan baik. Dia sebagai pemain bola voli, yang juga pernah memperkuat tim sofbol Kota Semarang di Porprov Solo tahun lalu.

Srikan- di asli Kota Sema- rang yang lahir 2 April 1993 lalu, memang harus beradaptasi dengan dua cabang olahraga yang berbe- da karakter permainannya. Meski agak ke- sulitan, dia dapat ber- prestasi dan bermain dengan maksimal.

Ketika berlatih di no- mor sofbol, putri pasang an Suwondo dan Wiwi ini dituntut berlari de ngan cepat dan akurat dalam menangkap bola.
Skill dalam memukul menggunakan bat(tongkat pemukul) juga harus di- asah. Dia yang sering mengisi posisi sebagai out fielder (penjaga luar) juga harus memiliki lemparan bola yang cepat.

Sementara untuk cabang bola voli yang sudah dia tekuni sejak kelas II SMP, Mita harus memiliki kelinc- ahan, lompatan yang tinggi, serta smes-smes yang keras untuk menggedor pertahanan lawan.

''Sejak kecil saya memang suka olahraga, sehingga tidak sulit menggelu- ti kedua cabang tersebut.
Namun setelah mengan- tarkan tim sofbol Kota Se- marang meraih medali perak d i Por- prov, saya akan lebih fokus du- lu untuk ber- latih bola voli,'' ucap Mita, yang kini memperkuat tim Ardin Undip.
Torehkan Prestasi Di cabang voli, quiker cantik ini, juga sudah me- norehkan beberapa prestasi untuk timnya. Di kompetisi Pervis 2009 lalu, dia berhasil membawa tim asuhan pe- latih Yuswo meraih per- ingkat kedua.

Di tahun yang sama, Mita membawa sekolahnya SMA N 11 Semarang men- jadi juara I Smanda Cup.
Pelajar yang kini duduk di bangku kelas XII IPS, juga turut bergabung dengan tim Kota Semarang untuk berla- ga di ajang Popda SMA.

Di tingkat eks-kariside- nan, Mita membawa timnya berhasil merebut juara kedua.

''Di bola voli saya pernah mengalami cedera engkel yang membuat saya harus mengurungkan latihan be- berapa pekan. Rasanya sakit sekali, namun hal itu tidak membuat saya untuk menut- up karier di cabang ini. Saya ingin bermain di Porprov, PON, dan juga memperkuat tim profesional di ajang voli paling bergengsi di Indone- sia, Pro Liga,'' ujar pemain yang tinggal di Jl Cinde Barat X/34 Semarang.

Kini Mita fokus latihan untuk memperkuat timnya, Ardin Undip, untuk berlaga di Perhutani Cup yang ber- langsung di Mranggen, 25 April nanti. Kejuaraan terse- but dijadikan batu loncatan untuk mengukur kemam- puannya beserta tim. (18)

Oleh Hendra Setiawan 17_04_2010_104_007
Turnamen Futsal Berhadiah Rp 7,5 Juta Jam terbang pemain futsal Semarang perlu ditambah dan ditingkatkan. Selain lewat latih tanding, mereka juga harus sering mengikuti turnamen untuk mematangkan mental ber- tanding dan mengasah kemam- puannya.

Hal itu disadari betul oleh me- reka. Tak heran, setiap ada home tournament, mereka sangat antu- sias mengikutinya. Seperti home tournamen bertajuk March To Fut- sal Madness 2010 di Stadium Futsal Center Jalan Raden Patah 81.

Turnamen yang digelar pada 24-25 April dan berhadiah total Rp 7,5 juta itu sangat diminati tim- tim futsal Kota Semarang. Tim- tim futsal papan atas akan ber- saing untuk menjadi yang terbaik.

''Turnamen ini bisa dijadikan wadah bagi pemain dan tim untuk mengukur kemampuannya. Wa- jar jika animo tim-tim mengikuti turnamen cukup besar. Kami sam- pai harus membatasi jumlah pe- serta menjadi 32 tim,'' terang Ketua Panitia Pertandingan (Pan- pel) Dedek.

Tim-tim papan atas yang dipas- tikan ikut turnamen itu adalah CTR MP, Nafas FC, Bank Jateng, dan TFC. Prestasi tim-tim tersebut tidak diragukan lagi. Nafas FC menyabet gelar juara Kompetisi Futsal Pengcab PSSI Kota Sema- rang Divisi I Desember 2009.
Sebagai runner up-nya diraih oleh CTR MP. Bank Jateng sendiri keluar sebagai juara Kompetisi Futsal Pengcab PSSI Kota Sema- rang Divisi II.

Namun tim lainnya yang baru muncul, tidak boleh dipandang sebelah mata. Kualitas permainan mereka tidak bisa diremehkan.
Persiapan mereka menghadapi turnamen ini cukup matang.

''Persiapan tim-tim peserta di ajang ini sangat matang. Hal itu bisa dilihat saat mereka mencoba lapangan. Bisa dipastikan, persain- gan untuk memperebutkan gelar juara nanti sangat ketat,'' katanya.

Hingga kemarin, tim yang men- daftarkan diri sudah mencapai 20.
Jika sudah mencapai 32 tim sebe- lum pelaksanaan, pendaftaran akan ditutup. Mereka akan bertan- ding dalam 2 X 15 menit dengan sistem gugur. ''Turnamen ini di- harapkan bisa melahirkan pe- main-pemain muda potensial yang pada akhirnya nanti bisa digunakan untuk memperkuat tim pengcab,'' tandasnya. (H13-18)

SEMARANG 17_04_2010_104_008
KOMPETISI ANTARKLUB - Undip Mantapkan Stamina 17_04_2010_104_009_007 − Mereka kurang mampu tampil all out selama 2 x 45 menit. Meski tampil impresif pada babak pertama, namun setelah turun minum stamina para pe- main mulai kedodoran. Hal tersebut acapkali dimanfaatkan lawan untuk melancarkan serangan-serangan cepat.

Melihat kondisi tersebut, untuk per- siapan menghadapi Kompetisi Antar- klub 2010, tim pelatih akan meman- tapkan kondisi fisik anak-anak asuhannya.

''Stamina para pemain akan kami tingkatkan. Memang terlihat dari beberapa pertandingan kompetisi dan copa, stamina para pemain tidak begi- tu bagus,'' kata Kepala Pelatih PS Undip, Sumardi Widodo Mpd.

Untuk itu, mereka digembleng da- lam latihan keras setiap Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu di Stadion Undip Tembalang.

Latihan fisik selama sebulan dinilai cukup untuk meningkatkan kondisi pemain, sebelum melakoni kompetisi yang ketat dan padat.
Kerja Sama Namun dalam latihan tersebut, pelatih juga memberi materi teknik, taktik, dan strategi.

Hal itu agar felling ball pemain tidak hilang. Selain itu, juga untuk mema- dukan kerja sama dan menyolidkan organisasi permainan. Prosentasi antara latihan fisik dan teknik, fifty- fifty.

''Selain fokus pada peningkatan fisik, pelatih juga akan mengasah ker- jasama antar pemain. Target kami di kompetisi adalah memperbaiki pe- ringkat. Bila musim lalu hanya menempati ranking empat, maka kom- petisi besok harus dapat masuk tiga besar. Syukur-syukur bisa promosi,'' terang Widodo.

Namun persiapan Undip bukannya tanpa kendala. Tim yang kandas di babak 16 besar Copa PSSI Kota Se- marang beberapa waktu lalu itu, seba- gian pemain memperkuat Puslat U-21 dan PSIS U-18 yang akan dipersiap- kan untuk mengikuti Piala Suratin.

Akibatnya, saat ini mereka sangat jarang dapat latihan bersama. Para pemain yang ikut Puslat U-21 di anta- ranya adalah Febi, Faizal, dan penjaga gawang Ulin. Sedangkan pemain yang memperkuat PSIS U-18 adalah Huda, Wahyu, Dimas, dan Leo.

''Kami kehabisan pemain, sehingga tidak bisa latihan bersama. Namun kami cukup bangga karena para pe- main kami ikut terpilih di puslat dan PSIS U-18,'' tandas Widodo. (K18, H13-18)

17_04_2010_104_009
Unit Jaritmatika Bogorame -Unit Jaritmatika Bogorame Demak pindah kantor di Jalan Sunan Kalijaga Betengan, kemarin. Unit Jaritmatika membantu anak usia 5 hing- ga 12 tahun dalam menghitung perkalian, pemba- gian, penambahan, dan pengurangan dalam ilmu matematika. Metode palajaran melalui pemanfaatan jari jari tangan ini dapat membantu menyelesaikan mata pelajaran matematika dengan cepat. (H41-90) DEMAK 17_04_2010_105_001
Partisipasi Masyarakat Dinilai Kunci keberhasilan roda pemerintahan desa maupun kelurahan tidak lepas dari partisipasi masyarakat.
Partisipasi itu dinilai dalam evaluasi pemberdayaan masya- rakat tingkat Kabupaten Demak 2010 yang digelar Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas) KB, beberapa hari terakhir. ''Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan, karena akan menjadi kunci menumbuhkan swadaya masyarakat dalam setiap pembangunan,'' kata Kepala Bapermas KB Drs Bambang Susetiarto, kemarin.

Tim penilai lomba desa kemarin, berada di lokasi penila- ian Kelurahan Kalicilik Kecamatan Demak Kota. Tim terdiri atas petugas Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Kesehatan (Dinkes), Kantor Lingkungan Hidup (KLH) serta Badan Pemberdayaan Masyarakat KB PKK dan Kesbangpolinmas.

Lurah Kalicilik Mudji Santoso SH SIP mengatakan, par- tisipasi warganya sangat tinggi. Mereka tak sekadar mem- beri masukan positif, melainkan berswadaya demi kema- juan wilayah. (H41-90)

DEMAK 17_04_2010_105_002
Empat... Untuk laporan dana kampanye Mahfudz-Anis, tercatat dana terkumpul hingga Rp 2,19 miliar. Selain dana, sum- bangan juga berupa perlengkapan meja, kursi, penyejuk ruangan, kipas angin, televisi hingga sound system yang totalnya sampai 89 unit. Dana tersebut lebih banyak bersumber dari Anis.

Laporan dana kampanye Manis diserahkan Sekretaris Tim Kampanye Mohtar Hidayat.

''Kami tanya ke Pak Mohtar, apa membuat laporan dana kampanye itu sulit? Ternyata ia menjawab mudah, tinggal disusun saja,'' katanya memerhatikan pasangan calon lain yang tidak kunjung menyerahkan laporan.
(H22,H54-18)

17_04_2010_105_003
Waspadai... Dua coblosan boleh dilakukan pada masing-masing foto satu pasangan calon. Apabila coblosan berada di tepi kotak, masih bisa disebut sah, asal tidak melewati kotak yang lain.

''Coblosan tetap harus pakai alat yang sudah disedi- akan. Misal coblosan menggunakan alat yang lain atau disundut rokok itu menjadi tidak sah meski itu hanya satu lubang. Selain itu surat suara juga tidak sah apabila ada coretan,'' katanya.

Apabila pemilih menerima surat suara rusak saat di bilik suara atau ingin mengganti pilihan pasangan calon, pemilih bisa meminta ganti surat suara satu kali.
(H22,H54-18)

17_04_2010_105_004
2011... Para sopir lebih memilih ngetem di terminal bayangan, yakni di pertigaan berjarak 20 meter dari Pasar Gunungpati.
Jauhnya jarak antara pasar dan terminal itu menyebabkan calon penumpang yang kebanyakan dari pasar enggan menuju tempat seharusnya.

"Untuk memecah arus kendaraan di jam sibuk pada saat tertentu, pembangunan jalan tembus terminal-pasar akan diupayakan pada 2011. Sebab, pada hari tertentu jalan tersebut macet total hingga menyebabkan antrean pan- jang," ujar Kepala UPTD Bina Marga Wilayah Selatan, Tri Marjoko, Jumat (16/4).

Setelah dikoordinasikan, lanjut Tri, pembangunan jalan tembus merupakan cara jitu dalam optimalisasi terminal sekaligus mengurai kemacetan di sekitar pasar.
Pengoptimalan itu menelan biaya pembangunan sekitar Rp 500 juta dan akan diusulkan pada APBD murni 2011. Jalan berukuran 1.100 X 7 meter di sekitar perkampungan akan dibuat dua jalur.

Dengan begitu, menejemen lalu lintas angkutan baik dari Gunungpati menuju Cangkiran maupun ke arah Terboyo, Karangayu, dan Ungaran akan teratur. Nantinya, angkutan diarahkan masuk pasar, baru ke terminal. Sementara calon penumpang menunggu angkutan di sebelah barat pasar, sejauh 25 meter.

Kepala Unit Terminal Mangkang Bambang Kuntarso sependapat. Bedanya, dia mengusulkan agar angkutan melewati terminal, baru menuju pasar. Diakui, perizinan truk pengangkut pasir di terminal yang dibawahinya untuk mengurangi kemacetan sekitar pertigaan.

Berdasarkan pantauan, petugas dari Dishub, Karno ber- ada di pertigaan untuk mengatur pemberangkatan angku- tan umum. Sementara, terminal yang dimaksud ditempati beberapa truk pengangkut pasir. Terdapat pula beberapa bus pariwisata yang menurut informasi hanya dititipkan pemilik sembari menunggu pembangunan garasi jadi.

Staf Kecamatan Gunungpati, Sukristiana Hadi menyam- but baik upaya itu. Sebab, wacana pemindahan pasar mendekati terminal yang sempat muncul tidak terealisasi.
"Dulu ada wacana memindah pasar ke sekitar terminal tetapi sampai sekarang belum terealisasi. Malah, pasar direnovasi kurang lebih setahun belakangan," tuturnya.

Terpisah, Kasi Angkutan Dishubkominfo Kota Semarang, Istijab, lebih mendorong pengusaha angkutan membujuk sopir agar berada di tempat seharusnya.
Pembangunan terminal yang dijauhkan dari pasar dimak- sudkan mengurangi kemacetan itu berlawanan dengan kebiasaan masyarakat menunggu angkutan umum di dekat pasar. (K26-56)

17_04_2010_105_005
− Kelanjutan Pasar Holtikultura Dianggarkan Rp 1,9 Miliar 17_04_2010_105_006_001 − - Untuk pembangunan Pasar Holtikultura Purwodadi tahap II, Pemkab Grobogan meanggarkan sebesar Rp 1,9 miliar. Kini, sudah memasuki masa evaluasi penawaran yang diajukan rekanan. Bangunan yang terletak di Jalan Gajahmada tersebut akan ditambah 33 los berukuran 4x3 meter dan lesehan sebanyak 60 tempat, berukuran 1,5x1 meter, ruang pengelola, serta mushola.

Kabid Tata Ruang pada Dinas Cipta Karya Kabupaten Grobogan, Joni Sarjono ST mengatakan, proyek ini merupakan lanjutan dari perencanaan awal.

Namun pendanaannya terbagi dalam dua tahun anggaran.
Tahap pertama penganggarannya di tahun 2009, sebesar Rp 7,4 miliar dengan pemenang tender KSO PT Bangun Manunggal dengan PT Kurnia Jati yang melakukan penawaran di angka Rp 6,046 miliar. Rekanan ini masih bertanggung jawab atas pemeli- haraan proyek tahap I hingga Juni 2010.

''Pekerjaan listrik masuk tahap kedua ini. Kami menargetkan sebelum lebaran tahap kedua proyek tersebut harus sudah sele- sai. Sebab, pemindahan pedagang dijadwalkan usai lebaran,'' katanya yang juga menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) proyek pasar ini.

Sementara itu, lima rekanan telah mengajukan penawaran kepada panitia pengadaan barang dan jasa Dinas Cipta Karya.
Masing-masing adalah, PT Bangun Manunggal dari Rembang, PT Sinar Alam Raya dari Purwodadi, PT Manira Arta Rama dari Solo, PT Reka Esti Utama dari Semarang, serta PT Tanjung Tirta Jaya dari Semarang.

Proposal penawaran kelima rekanan tersebut saat ini mema- suki tahap evaluasi oleh tim panitia yang terdiri dari Dinas Cipta Karya, Bagian Pembangunan dan Bagian Hukum Setda, serta dari DPPKAD. ''Selain penerapan sistem gugur pada evaluasi keadministrasian, panitia juga menerapkan sistim evaluasi tek- nis dan biaya dengan sistim nilai,'' kata Aris Joko Priyanto ST MM, ketua panitia pengadaan barang dan jasa Dinas Cipta Karya. (K11-90)

GROBOGAN 17_04_2010_105_006
Warga Danyang Keluhkan Tempat Karaoke Sebab, tempat hiburan di Jalan Diponegoro tersebut berdekatan dengan sekolah dan tempat ibadah.

Warga yang menolak berdirinya karaoke itu, meski sudah berizin.
Mereka melayangkan surat ke Komisi A DPRD Grobogan. Warga berharap izin operasional yang telah diberikan itu dievaluasi dan dicabut.

''Karena rumah saya berada di belakang tempat karaoke tersebut.
Saya menolak berdirinya tempat hiburan itu. Saya harap izin yang dikeluarkan Pemkab ditinjau ulang karena di sini banyak sekolahan dan tempat ibadah,'' kata Lestari (32) warga setempat, kemarin.

Beberapa lokasi pendidikan yang tertera dalam surat penolakan berdirinya Oke Cafe dan Karaoke itu, di antaranya MAN Purwodadi, SMK 1 Purwodadi, SMP 2 Purwodadi, SMK dan SMP Pancasila Purwodadi, serta Pondok Pesantren Syidiqiyyah. Selain itu, beberapa warga yang memiliki usaha kos-kosan yang ditinggali siswa sekolah tersebut.

Dikhawatirkan, dengan adanya tempat karaoke itu dapat membuat citra buruk dan berdampak kurang baik terhadap siswa.
Izin HO Sementara itu, Ketua RT 03 RW 04 Kelurahan Danyang, Badi Soegondo mengatakan, pemilik caf? tersebut telah memenuhi per- syaratan administrasi untuk diajukan ke Dinas Perijinan. Oleh karena itu, pihaknya tidak bisa menolak saat dimintai tanda tangan terkait surat pengantar ijin di kelurahan.

''Namun sebagai warga setempat saya juga menyayangkan adanya tempat hiburan itu. Kami pasti akan menagih janji pemilik caf? sesuai aturan yang ada, misalnya bebas miras, tidak ada wanita pemandu karaokenya, serta tiap kamar harus berpintu transparan,'' ujarnya.

Anggota Komisi A DPRD Ahmad Suudi menilai perlunya penin- jauan kembali atas materi Perda yang dijadikan dasar perizinan pendiri- an tempat hiburan. Sementara terkait dengan aduan tersebut, pihaknya meminta Pemkab untuk memperhatikan aduan masyarakat.

Terpisah, Kepala Kantor Dinas Perijinan Drs Sutanto MM menga- takan, pihaknya telah mengeluarkan izin HO cafe tersebut. Hal ini menyusul dari pendirian dan ini telah memenuhi persyaratan sesuai dengan Perda yang berlaku. (K11-90)

17_04_2010_105_007
Sakit Parah, Paisah Butuh Bantuan 17_04_2010_105_008_006 − Paisah (81) warga Desa Bulusari RT 05 RW 03 Kecamatan Sa- yung membutuhkan uluran tangan dermawan. Nenek sebatangkara itu terserang penyakit yang belum dike- tahui jenisnya, sehingga menyebabkan kaki kanan- nya membusuk dan akhir- nya putus sebatas lutut.

Awalnya, Paisah men- derita gatal pada kaki dan sembuh dengan sendirinya ketika digaruk.

Namun, lama kelamaan rasa gatal tetap menyerang meski telah digaruk sedemikian rupa. Kondisi ini dialaminya seminggu terakhir.

''Lantaran tak kunjung sembuh Paisah berinisiatif merendam kakinya dengan air hangat,'' tutur Fatkhul Muin, warga desa setem- pat, kemarin.

Upaya itu pun, tambah dia, tak bisa menyem- buhkan derita yang dialami ibu dua anak tersebut. Kaki Paisah masih gatal gatal, bahkan kini disertai pem- busukan sehingga menim- bulkan bau tak sedap.
Penderitaannya bertambah lengkap ketika daging yang ada di mata kaki, perlahan lahan mengelupas kemudi- an jatuh sedikit demi sedi- kit.

Genap seminggu dia terserang penyakit aneh itu, daging yang membalut mata kaki hingga lutut hilang sehingga terlihat tulangnya.

''Sebelum akhirnya dirujuk ke Semarang, kaki kanan Paisah kiwir-kiwir kelihatan tulang kakinya.
Sungguh cobaan yang berat untuk perempuan tua yang sudah tak punya apa apa lagi,'' jelas Fatkhul yang rumahnya hanya ber- jarak 50 meter dari rumah Paisah.
Berobat Dia menambahkan, se- belum kondisinya membu- ruk, Paisah masih sempat berobat ke bidan terdekat dan tukang pijat. Namun, nenek yang setiap hari menyambung hidup de- ngan meminta minta itu belum sembuh. Bahkan, dia harus merelakan kaki- nya putus sebatas lutut digegeroti penyakit yang belum diketahui jenisnya.

Paisah sempat menyim- pan daging kakinya yang membusuk dan tercecer ke dalam tas plastik di dalam kamar miliknya.

''Kami sangat berharap ada dermawan yang terke- tuk hatinya membantu Paisah,'' kata Fatkhul.

Paisah hidup sebatang kara karena anaknya yang pertama, Rusmadi tinggal secara terpisah, sedangkan anak keduanya, Kumisah sudah meninggal.

Kades Bulusari Mas- hudi mengaku prihatin atas kondisi warganya itu. Me- nurutnya, untuk membantu menyembuhkan Paisah, kini warganya menggalang pengumpulan bantuan.

Humas Dinas Kese- hatan Demak Gufrin Heru Putranto mengaku belum menerima informasi soal kondisi Nenek Paisah. ''Ka- mi akan mengecek keber- adaan Nenek Paisah dan membantu kesembuhan- nya.

Namun, jika melihat dari kondisinya bisa saja dia menderita penyakit dia- betes yang terlambat ditan- gani.'' (H41-90)

DEMAK 17_04_2010_105_008
MBANGUN DESA - Era Keterbukaan Informasi Publik 17_04_2010_008_002_003 − Pertanyaan: Bapak Gubernur yang terhormat, UU Nomor 14 Tahun 2008 ten- tang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) akan segera diberlakukan. Sejauh ma- na persiapan Pemprov Jateng dalam me- nyongsong implementasi UU tersebut?
(Eddy P, mahasiswa Komunikasi Undip)

Jawaban: Terima kasih saudara Eddy P, keterbukaan informasi publik bukanlah hal yang baru bagi Pemprov Jateng. Hal ini telah lama dilaksanakan Pemprov melalui berbagai kesempatan, baik saat bertemu langsung den- gan wartawan atau masyarakat maupun melaluimediamassa.Pemprovtelahmemberi ruang kepada publik dalam mengakses infor- masi, termasuk yang dikemas dalam wujud rubrik di media cetak secara berkala, seperti "Dialog Interaktif", "Arum Dalu", "Hallo Gubernur", "Sugeng Dalu Bapak Gubernur", dan lain-lain. Sejak bergulirnya reformasi, tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) yang mensyaratkan akuntabilitas, transpa- ransi, dan partisipasi masyarakat pada setiap proses penyusunan kebijakan publik harus di- wujudkan. Dalam rangka menjamin secara hukum kepada masyarakat untuk mendapat- kan informasi berbagai kebijakan pe- merintahan itu, maka diterbitkan UU KIP.
Lahirnya UU tersebut telah melalui proses penggodokan panjang dan akhirnya disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 30April 2008 yang diberlakukan mulai 1 Mei 2010. Dengan demikian ada waktu dua tahun bagi pemerintah untuk me- nyosialisasikan UU KIP kepada masyarakat luas, termasuk masyarakat Jawa Tengah.

Dasar hukum UU KIP adalah UUD 1945 Pasal 28 huruf F, yang menga- manatkan bahwa: "Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengelola, dan menyam- paikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia." Kebutuhan Pokok UU KIP juga dilandasi berbagai pemikiran bahwa informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional. Hak memperoleh informasi adalah hak asasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik. Selain itu, keterbukaan informasi publik juga merupakan cara men- goptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan badan publik lainnya, serta segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik.

Implementasi UU ini membutuhkan lembaga baru yaitu Komisi Informasi, baik di tingkat pusat, provinsi serta jika dibutuh- kan di kabupaten/kota. Komisi ini harus merupakan lembaga mandiri yang berfungs menjalankan UU tersebut dan peraturan pe laksanaannya, menetapkan petunjuk tekni standar layanan informasi publik, serta me nyelesaikan sengketa informasi publik me lalui mediasi dan / atau ajudikasi nonlitigasi Penyelesaian sengketa informasi publik dilaksanakan baik melalui musyawarah untuk mencapai mufakat, lembaga pemu tus, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN maupun pengadilan negeri. Untuk itu, pem prov telah mempersiapkan secara matang perangkat organisasi yang menjadi salah satu pilar penting pembentukan KIP.

Selain itu, DPRD Jateng telah menyer ahkan nama-nama calon komisioner hasi seleksi, yang dalam waktu dekat akan segera dilantik oleh gubernur menjadi anggota tetap KIPJateng masa bakti 2010-2014.

Pemprov Jateng melalui Dishubkom- info juga telah menyiapkan sebuah kantor i sebagai Sekretariat KIP Jawa Tengah.
- Mengingat berdasar Pasal 29 Ayat (4) UU s KIP, diamanatkan, "Sekretariat Komisi In- - formasi Provinsi dilaksanakan oleh pejabat - yang tugas dan wewenangnya di bidang ko- . munikasi dan informasi di tingkat provinsi yang bersangkutan".

Namun demikian, dalam hal menyiap- - kan aparat yang memiliki kompetensi di bi- ) dang informasi dan komunikasi publik sesuai - tuntutan UU ini, Pemprov masih perlu wak- tu. Hal ini disebabkan dalam merekrut per- sonel harus sesuai aturan kepegawaian dan semua provinsi saat ini masih menunggu per- - aturan Komisi Informasi Pusat berupa petun- l juk teknis yang mengatur tentang kewajiban badan publik dalam memberikan dan me- nyampaikan informasi publik. (60)

17_04_2010_008_002
− Hujan Debu, Ratusan Ribu Penumpang Eropa Telantar 17_04_2010_017_008_011 − - Hujan abu dari letusan gunung Islandia menyebabkan alu lintas udara di Eropa terganggu.
Akibatnya ratusan ribu penumpang elantar dan batal berpergian.

Organisasi pengatur lalu lintas udara Eropa, Eurocontrol, mengata- kan sebagian besar jadwal pener- bangan di benua itu masih akan ter- ganggu selama 48 jam. Brian Flynn, uru bicara Eurocontrol, mengatakan minimnya tiupan angin di sejumlah kawasan Eropa Barat membuat per- gerakan abu menuju arah timur sangat lambat. Dampaknya, lapisan abu masih sangat tebal.

Menurut catatan organisasi yang wilayah kerjanya meliputi 38 negara di seluruh Eropa itu, setidaknya sudah 5.000 jadwal penerbangan terganggu akibat hujan abu.

Hingga kemarin, sejumlah negara di Eropa seperti Inggris, Republik Irlandia, Denmark, Norwegia, Swe- dia, Finlandia, Belgia dan Belanda masih menutup wilayah udara mere- ka. Prancis bahkan menutup 24 ban- dara di wilayah negeri itu, termasuk bandara internasional Charles de Gaulle, Paris. Sementara di Jerman, pemerintah menutup sementara ban- dara Berlin dan Hamburg.

Sejumlah negara seperti Inggris menyatakan akan memperpanjang penutupan wilayah udara jika kon- disinya belum membaik. Seorang pejabat penerbangan Inggris menya- takan, negara itu penutupan wilayah udara berlaku hingga paling tidak Jumat pukul 18.00 waktu setempat (Sabtu 01.00 WIB).

Juru bicara bandar udara Heathrow menyatakan, 840 dari 1.250 pener- bangan di bandara tersibuk di Eropa itu dibatalkan, kemarin. Hal itu menyebabkan sekitar 180.000 penumpang terlantar. Adapun di ban- dara Gatwick, Stansted, dan Glas- gow, lebih dari 120.000 penumpang telantar karena hal yang sama.

Pejabat bandara Frankfurt, Jerman, menyatakan akan meninjau ulang keputusan penundaan penerbangan pada Jumat petang.

David A Castelveter, juru bicara Asosiasi Transportasi Udara Ameri- ka, mengatakan para anggotanya membatalkan lebih dari 100 pener- bangan dengan rute AS-Inggris pada Kamis waktu setempat.

Sejumlah maskapai penerbangan di Asia juga menunda penerbangan dengan tujuan Eropa sehingga mem- buat ribuan penumpang terlantar.

Gunung berapi di bawah gletser Eyjafjallajoekull meletus, Rabu lalu.
Letusan itu merupakan yang kedua dalam satu bulan terakhir. Ledakan itu menghamburkan abu vulkanik hingga 11 kilometer ke udara. Para ahli memperingatkan, material seper- ti batu-batuan, kaca, dan pasir yang terbawa hujan abu bisa mengakibat- kan kemacetan pada mesin pesawat.

Eurocontrol mengatakan hujan abu akibat ledakan gunung berapi di Islandia masih akan terjadi ke arah tenggara Eropa.

Berdasarkan petunjuk Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), kondisi ini membuat layanan lalu lintas udara di kawasan yang terkena dampak hujan abu tidak bisa dilaksanakan. Sehingga, meng- haruskan adanya penutupan semen- tara lalu lintas udara.
Enam Bulan Seorang ahli vulkanologi terkemu- ka menyatakan, jika aktivitas gunung berapi di Islandia masih terus berlan- jut, ada kemungkinan gangguan penerbangan akan berlangsung hingga enam bulan. Hal itu akan berisiko menimbulkan masalah finansial pada maskapai penerbangan.

Asosiasi Transportasi Udara Inter- nasional menyatakan, kondisi terse- but sangat memberatkan mengingat baru beberapa waktu lalu dunia penerbangan pulih dari resesi.

Letusan gunung api di Islandia juga membentuk kawah berdiameter 500 meter tepat di atas kawah. Selain itu, suhu panas melelehkan lapisan es di sekitar kawah. Sejumlah saksi mata mengatakan aliran es yang meleleh terlihat menuruni gletser.
Setidaknya 800 orang diungsikan karena luapan air bersama bongka- han es seukuran rumah mengalir deras menuruni gunung.

Kamis lalu, banjir dilaporkan sudah mulai surut namun ledakan dan semburan abu vulkanis masih terus terjadi dan menyebar ke seluruh Eropa.

"Nampaknya semburan abu dengan kuantitas sama masih akan terjadi selama beberapa hari atau bahkan beberapa pekan ke depan. Namun, apakah abu ini akan meng- ganggu transportasi seluruhnya ter- gantung pada kondisi cuaca," kata Einar Kjartansson dari Badan Meteo- rologi Islandia.(rtr-bbc-mn-82)

LONDON 17_04_2010_017_008
Silaturahmi Kodim dengan Muspida Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Sakkan Tampubolon menyatakan, keberhasilan tugas-tugas pembi- naan TNI AD di lingkungan Korem dan Kodim, tidak lepas dari peran dan bantuan musyawarah pimpinan daerah (muspida) setem- pat. Terutama di bidang pembinaan teritorial yang menjadi tugas dan tanggungjawab kewilayahan personel TNI di Korem dan Kodim.

"Kami dari TNI tidak ingin terjadi kerenggangan antara TNI dengan pemerintah daerah serta muspida. Jalinan kerja sama dalam terciptanya stabilitas keamanan di berbagai bidang dalam rangka pelaksanaan pembangunan, harus terus dilaksanakan dengan baik," kata Danrem, Jumat (16/4) pagi.

Dia mengatakan hal itu saat digelar silaturahmi dan olahraga bersama TNI se-Gardisun Salatiga dengan perangkat Pemerintah Daerah/Muspida Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang, di Kam- pung Kopi Banaran Bawen. Kegiatan yang digagas Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Rosidin itu dihadiri seluruh muspida, anggota DPRD, sejumlah dinas dan instansi terkait.

Menurut Danrem, tugas kewilayahan berupa pembinaan teritori- al yang dilakukan personel TNI, akan sangat terbantu dengan peran muspida. Diakuinya banyak kegiatan bersinggungan dengan peme- rintah daerah akibat perbedaan persepsi.

Namun hal itu harus dapat diselesaikan dengan baik, tanpa harus berujung pada konflik. "Kegiatan semacam silaturahmi seperti ini harus rutin dilaksanakan." (H2-16)

BAWEN 17_04_2010_108_010
Chairul Tanjung Kuasai Carrefour 17_04_2010_001_011_006 − -Chairul Tanjung melalui kelompok usahanya, Trans Corp membeli 40% saham PT Carrefour Indonesia senilai 300 juta dolar AS atau lebih dari Rp 3 triliun. Melalui pembe- lian ini, pemilik Trans TV dan Trans 7 tersebut menjadi pemegang saham tunggal terbesar Carrefour.

`'Dana akuisisi tersebut berasal dari pinjaman konsorsium Credit Suisse, Citibank, JP Morgan, dan ING,'' ungkap Chairul dalam jumpa pers di Jakarta, kemarin.

Akuisisi itu dilakukan Trans Corp melalui PTTrans Ritel, sebuah anak perusahaan Trans Corp di bawah Para Group. Setelah akuisisi oleh Trans Corp ini, maka komposisi pemegang saham PT Car- refour Indonesia adalah Trans Ritel (40%), Carrefour SA39%, Car- refour Netherland BV 9,5%, dan Onesia BV 11,5%.

Setelah mengambil 40% saham PT Carrefour Indonesia, Chairul Tanjung ditunjuk menjadi Komisaris Utama Carrefour berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan. "Saya berharap dengan akuisisi ini dapat membangkitkan semangat perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia untuk terus tumbuh menjadi tuan rumah di negerinya sendiri dan menjadi kebanggaan bangsa," ujar Chairul Tanjung.

Chairul menyiapkan sejumlah rencana strategis untuk tetap men- jadikan Carrefour sebagai perusahaan ritel besar di Indonesia.
Antara lain, akan merangkul pelaku pasar tradisional dan melakukan pembinaan terhadap para petani, nelayan dan peternak dalam men- gelola Carrefour. Bahkan, dia menargetkan dalam waktu 3 tahun bisa mengubah image Carrefour yang saat ini banyak mendapatkan kritikan sebagian kelompok masyarakat menjadi dicintai masyarakat.

"Dalam waktu paling lambat 3 tahun akan menjadi Carrefour institusi yang dicintai semua pihak," katanya.

Chairul mengatakan setelah ini, setiap gerai Carrefour di Indone- sia akan dibentuk Pojok Rakyat yaitu tempat khusus penjualan bagi pedagang-pedagang kecil termasuk ibu-ibu PKK yang berlokasi dekat outlet-outlet Carrefour. "Kita akan bina, mereka bisa menjual barangnya di pojok rakyat," ucapnya.

Mengenai alasan Chairul Tanjung masuk ke bisnis ritel, setelah selama ini sudah memiliki gurita bisnis televisi, pengusaha yang baru saja masuk dalam daftar orang terkaya di dunia versi majalah Forbes itu mengaku dengan mengakuisisi Carrefour bukan karena ingin mencari uang dari bisnis tersebut. Ia mengaku alasannya mem- beli Carrefour adalah masalah idealisme.

"Kalau saya dibilang mencari uang dari ritel itu salah, ritel itu kecil marginnya," kata dia.

Ia memiliki idealisme bahwa perusahaan lokal pun bisa menjadi perusahaan yang bisa bersinergi dengan perusahaan-perusahaan multi nasional seperti Carrefour. Selain itu sektor ritel pun menjadi sektor yang penting karena menyangkut 9 kebutuhan pokok masyarakat, dengan harga yang baik maka bisa menjadi pengontrol inflasi.

Chairul Tanjung sendiri kini bisnisnya sudah menggurita mulai dari bank, televisi dan hiburan, hingga waralaba. Majalah Forbes pada bulan lalu menempatkan Chairul Tanjung sebagai salah satu dari 1.000 orang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan sekitar 1 miliar dolar AS atau Rp 9 triliun. (bn-59)

JAKARTA 17_04_2010_001_011
− Kopi Luwak - Pernahkah anda mendengar tentang Kopi Luwak? 17_04_2010_128_001_010 − KOPI Luwak sudah dikenal masyarakat internasional dan harganya termahal di dunia yang mencapai 1 juta rupiah per cangkir. Namun anda tak perlu merogoh kocek untuk mendapatkan Kopi Luwak di luar negeri. Kehadiran Cafe Kopi Luwak di Indonesia, merupakan satu-satunya coffeeshop yang menyediakan Kopi Luwak 100% Authentic/ Asli dengan kualitas tinggi dan higienis. Dengan kemasan yang unik dan bersertifikat interna- sional, Kopi Luwak bisa anda nikmati dengan harga Rp 82500/ cup nya. Semuanya disajikan dengan cara yang khas dan benar-benar menghasilkan kesan yang berkelas.
Hadir di beberapa pusat perbelanjaan kelas atas seperti Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Central Park dan Pacific Place, cafe Kopi Luwak menyediakan suasana yang modern dan nyaman. Lengkap dengan meeting room, smoking area yang fresh dan high speed Internet Wi-Fi, di cafe Kopi Luwak juga disediakan berbagai pilihan menu masakan Indonesia seperti Rawon Iga Bakar, atau Nasi Bandeng Balado dan semuanya kental dengan citra rasa kuliner Indonesia.
17_04_2010_128_001
Honda Sosialisasi UU Lalin 17_04_2010_128_002
10 Finalis Gaya Mokko Minggu Ke-4 17_04_2010_128_005_003 − Hadiah 1 :Rp 4 jt , Hadiah 2 : Rp 2 jt, Hadiah 3 : Rp 1 jt , 6 Hadiah Hiburan :@ Rp 500 rb LOMBA Foto Ponsel Gaya Mokko telah masuk ke minggu ke-4, Buruan ikutan, masih ada kesempatan lho, caranya gam- pang kok, untuk bisa ikutan lomba foto gaya MOKKO. Kalau kamu sudah transaksi di MOKKO senilai Rp 30.000 sudah bisa ikutan .

Buruan datang ke mokko Kamu bisa berpose sesukasuka kamu di depan gerai mokko, lalu potret-lah dirimu dengan hand- phone (HP) foto yang gokil habis dengan Gaya Mokko Banget, sama teman, pacar atau bera- mai-ramai bahkan foto sekeluarga juga boleh, Serahkan salah satu foto yang kamu anggap bagus pada Crew Mokko. Kalau sudah diserahkan, kamu udah terdaftar sebagai peserta lomba, dan kamu akan dapat satu lembar foto dari panitia. Pemenangnya akan diumumkan secepatnya, dan keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.

Setiap minggunya di pilih 10 finalis yang masing ? masing mendapatkan voucher belanja Rp. 50 rb, dan akan diikutkan ke Final, tidak hanya itu foto kamu akan terpampang di harian Suara Merdeka dan di Mokko, Kata Qomarudin Hidayat selaku General Affair Mokko Factory Bagi Para Finalis yang terpilih, Hadiah Voucher Belanja Rp. 50 rb dapat di ambil di Mokko Factory Mall Ciputra Semarang, Mulai Hari Selasa (20/4), tidak dapat di wakilkan.

17_04_2010_128_005
"Cuma Butuh Tiga Jutaan....Mau?" 17_04_2010_001_015_007 − AROMA tahu menguar sesaat setelah minyak panas meren- damnya beberapa menit. Tepung berbumbu hasil olahan Budi Utomo membuat camilan sederhana itu semakin terasa nikmat, apalagi dengan berbagai varian rasa yang menggugah selera. "Tahu Kremez", yang seporsi dijual Rp 3.000 terse- but laris manis diserbu pengunjung.

Gerobak beroda tiga yang terbu- at dari kayu bercat merah dan kun- ing untuk berjualan Tahu Kremez itu tak hanya ada di Jombang, kota asal Budi, tetapi juga terdapat di hampir di seluruh kota di Jatim, Pon- tianak (Kalimantan Barat), Kandan- gan (Kalimantan Selatan), Depok, Karawang (Jabar), Jakarta, Tegal, Jepara, dan Bali.

Menurut Budi, hanya dengan modal Rp 3,2 juta-Rp 3,75 juta, sebuah gerobak standar bisa dimiliki, termasuk 21 peralatan penun- jangnya. Kendati Tahu Kremez masih terbilang sebagai peluang usaha atau business opportunity (BO), toh peminatnya cukup besar.

Dalam hitungan delapan bulan saja kini telah ada 91 outlet sejak dibuka Agustus tahun lalu.

Bahkan satu gerobaknya yang dipajang dalam Info Franchise Expo 2010 di Gedung Java Design Center (JDC) Jalan Imam Bonjol, Semarang, yang digelar hingga Minggu (18/4), sudah terjual.

"Cuma perlu investasi Rp 3 jutaan saja, mau?
Franchisee (pembeli franchise) sudah bisa berjualan dan mendapat gerobak, juga peralatan lengkap," ujar Budi sambil terus menawarkan Tahu Kremez pada pengunjung yang singgah di stannya.

Pola-pola seperti BO inilah yang begitu men- jamur di pasaran. Kalau mau disebut franchise yang sebenarnya, rasanya juga belum tepat karena ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Menurut Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar, secara singkat persyaratan franchise paling tidak harus sudah terbukti sukses dengan laporan keuangan sela- ma lima tahun, punya keunikan, prototipe atau contoh cabang yang sukses, menguntungkan, serta memiliki standardisasi.

Saat ini tercatat ada 260 waralaba asing dan 1.100 waralaba lokal, termasuk BO. Adapun yang benar-benar tergolong waralaba baru seki- tar 10%. Masih kecil memang, tetapi peluang usaha ini bisa menjadi kebangkitan bisnis waral- aba. Anang menyebut, tingkat konsumsi yang tinggi oleh masyarakat Indonesia menjadi salah satu pemicu bisnis kreatif ini terus bermunculan.

Ditambah lagi sulitnya mencari pekerjaan membuat orang semakin terpicu memunculkan usaha baru.

Menurut Anang, food and beverage (F&B) atau makanan dan minuman menguasai 50% bisnis waralaba. Dalam ekspo di Semarang tersebut, dari 33 stan yang ikut serta, produk F&B cukup men- dominasi. Sebut saja, kebab Turki Baba Rafi, Double Dipps, Rice Bowl, Mister Baso, Cuppa Coffee, Piramizza, Teh Qoe, Cepy Ayam Tulang Lunak, Oto Bento, De'Jamur Crispy, Bakso Kaget, Mr Tacoz, Kue Mulut, Sari Tebu, dan Ikki Bento.Ada pula bidang otomotif seperti Carrozza , Auto Fitting serta bisnis pendidikan dan pelatihan , LP3I, Super Chanp Education, dan Klub MBC.

Ingin bisnis perawatan kecantikan, tengok saja Purvous, atau usaha air mineral sehat yang dikelola PTBiru Semesta Abadi.

Mengawali bisnis dari hobi, sempatkan saja mampir di stan VCD Movie Time Edutainment, i Harfam, Fissler, dan Skinzindo. Usaha binatu Melia Laundry hadir pula di pameran ini. Usaha berbasis travel seperti Cipaganti Travel dan Jasa Star Travel bisa Anda singgahi, juga bisnis mini- t market seperti Indomaret dan Alfamart.

Ya, kisaran modal yang diperlukan memang cukup bervariasi, dari "tiga jutaan" bahkan di t bawahnya, hingga ratusan juta rupiah. Rata-rata waralaba yang dipamerkan di bawah Rp 10 juta, terutama makanan dan minuman. Ada juga F&B yang modalnya Rp 80 juta-Rp 275 juta, misalnya , Double Dipps. Produk donat dan kopi ini sudah memiliki 70 outlet di mal, apartemen, rumah sakit, hingga perkantoran.

Dari hitung-hitungan sederhana, sang pemilik Subagio Hadiwidjojo memperkirakan 1,5 tahun sudah bisa balik modal. Ia pun berencana dua tahun lagi akan membawa minikafe donat dan kopinya ini ke luar negeri. Malaysia, Singapura, Thailand, dan Australia jadi sasarannya. Tak perlu ada biaya-biaya merepotkan, hanya sup- porting fee 2% dari total omzet di tahun kedua saja yang akan ditagih.

Animo Tinggi Animo masyarakat memang tinggi di hampir setiap pameran franchise, terutama di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta. Tak hanya peserta yang membeludak, pengunjung juga membanjir. Di Jakarta misalnya, pemrakarsa acara, PTNeo Expo Promosindo mencatat lebih dari 10 ribu pengunjung selama tiga hari pamer- an dengan transaksi Rp 60,2 miliar. Di Bandung lebih "gila". Meski tak sampai 4.000 pengunjung yang datang, nilai transaksi mencapai Rp 101,8 miliar.

Meski demikian, tetap perlu dipikirkan apakah jenis usaha waralaba atau BO ini benar-benar bisa diandalkan. Menurut Anang, saat ini masyarakat terutama di Jakarta sangat selektif dalam memilih jenis usaha. Sebagai tips, proses investigasi mutlak diperlukan sebelum membeli sebuah merek usaha. Sodorkan saja rentetan pertanyaan seperti kapan usaha itu dimulai, jenisnya BO atau franchise, dan kapan mulai diwaralabakan. "Cari keunikannya dan bagaimana suplai bahan bakunya. Jangan lupa melihat laporan keuangannya," katanya.

Selanjutnya, upayakan mencari tahu fran- chiseeyang pertama kali supaya bisa ditanyakan lebih jauh prospek usahanya. Cari tahu pula pro- totipe suksesnya. Dari sana coba sambangi out- let dan melihat respons pengunjung. Menurut Anang, membeli franchise prinsipnya sama dengan memulai bisnis, jadi jangan berpikir gam- pang bahwa uang akan aman dan bisa kembali modal. Risiko pasti ada dalam setiap bisnis.

Ia menambahkan, jika ada yang memilih "jalan pintas" dengan membeli franchise yang sudah punya nama besar dan ber-outletbanyak, yang bersangkutan tetap harus bekerja keras dan serius. Pemegang franchise akan selalu memonitor perkembangan franchisee. Ibarat- nya, membeli waralaba tak sekadar membeli gerobak saja. Para pendirinya harus menerap- kan manajemen pengelolaan yang transparan.
Jika tidak, dalam waktu yang tak lama usaha yang dengan mudah berada di puncak ini akan jatuh dan gampang dilupakan orang. (Modesta Fiska-65)

17_04_2010_001_015
Mencurigakan, Pemutihan Pajak Rp 767 Miliar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai, dari nilai jumlah tersebut, Rp 767 miliar mencuri- gakan. Hal ini diungkapkan Ko- ordinator Monitoring dan Analisis Data ICW, Firdaus Ilyas kepada wartawan di kantor ICW, Jumat (16/4).

Menurut dia, berdasarkan audit BPK 2007-2008 ditemukan penihilan piutang negatif sebesar Rp1,21 triliun. Sekitar Rp 767,76 miliar tidak didukung oleh sumber dokumen yang valid.

`'Alasan pemutihan karena dokumen tidak dapat ditelusuri, menurut BPK tidak dapat diyakini kebenaran karena tidak didukung dengan sumber dokumen yang valid dan rinci,''ujar Firdaus.

Dalam audit tersebut, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Setiabudi Tiga Jakarta yang melakukan pemutihan mencurigai dengan nilai Rp 444,87 miliar.
KPP Pratama Pasar Minggu juga melakukan hal yang sama dengan nilai Rp 81,22 miliar. KPPPratama Pluit Jakarta Rp 31,4 miliar dan KPP Pratama Kebayoran Baru Dua Rp 26,27 miliar.

Bahkan, pemutihan dengan nilai cukup besar juga terjadi di daerah, misalnya KPP Pratama Tegal mencapai Rp 1,6 miliar.
`'Total saldo negatif yang dini- hilkan dengan alasan tidak memadai mencapai Rp 767 miliar,''tegasnya.
Kekalahan Persoalan pajak lain, menurut Firdaus, adalah pemerintah justru lebih sering mengalami kekalahan dalam sengketa perpajakan yang disidangkan di pengadilan pajak.

Bahkan, angka kekalahan pemerintah antara 2002-2009 seki- tar 70 hingga 80 persen. Data ICW menunjukkan sela- ma 2002-2009 total berkas gugat- an dan banding yang masuk ke pengadilan pajak sebanyak 22.249 berkas di mana 16.953 berkas dapat diterima secara formal, dan sisanya ditolak. Ternyata, total putusan yang mengabulkan gugatan Wajib Pajak mencapai 13.672 berkas atau mencapai 81 persen.

Karena itu, dia mencurigai maraknya paktik mafia pajak yang menyebabkan kekalahan pemerin- tah dalam pengadilan pajak.

`'Ada empat potensi korupsi dalam pengelolaan pajak yang jarang mendapat perhatian publik.
Titik-titik itu adalah pengadilan pajak, proses rekonsiliasi data, penagihan piutang negatif dan restitusi pajak,''tegasnya.

Firdaus menambah, selama periode tersebut Dirjen Pajak tidak memiliki performa yang baik yang menyebabkan kekalahan yang dialami pemerintah. Akibat dari kekalahan tersebut, negara kehi- langan pendapatan negara.

`'Sebagian besar putusan pengadilan pajak tidak mengun- tungkan negara. Jumlah perhitung- an pajak yang besar justru banyak dikalahkan oleh pengadilan pajak, sehingga pendapatan negara berkurang,''kata dia.

Selain persoalan pengadilan pajak, Firdaus menambahkan, berdasarkan audit BPK periode 2007-2008?penerimaan perpa- jakan yang disajikan dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat berdasarkan Sistem Akun- tansi Umum (SAU) belum selu- ruhnya dapat direkonsiliasi dengan Sistem Akuntansi Instansi (SAI).

`'Terdapat 64.313 transaksi senilai Rp 2,9 triliun yang tercatat di SAI tapi tidak di SAU. Selain itu ada pula 101.423 transaksi yang tercatat di SAU sebesar Rp3,43 tril- iun yang tak terungkap di SAI,'' katanya.

Terpisah, Kepala Ekonomi Danareksa Institute Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kasus Gayus Tambunan menjadi titik balik Kementerian Keuangan memper- baiki sektor perpajakan.

Namun, Purbaya justru tidak setuju dengan usulan pemisahan Ditjen Pajak dari Kementerian Keuangan. Hal itu justru membuat makelar kasus makin parah.
Apalagi, jika pegawai pajak direkrut melalui outsourcing. (J13,J10-61)

17_04_2010_003_002
Cirus dan Poltak Masih Menjabat - Pejabat struktural kejak- pot terkait perkara Gayus saan yang dicopot terkait perkara Gayus Tambunan, Poltak Manulang dan Cirus Sinaga, hingga kini masih menjabat.

Wakil Jaksa Agung, Darmono menje- laskan, selama surat keputusan pencopotan belum ditandatangani, dan belum ada serah terima jabatan, maka pejabat lama masih menjabat.

`'Sampai ada serah terima jabatan akan menentukan apakah yang bersangkutan itu akan ada penggantian jabatan. Jadi selama belum ada serah terima jabatan, dia masih menjabat,'' ujar Darmono, di Jakarta, Jumat (16/4).

Seperti diketahui, Poltak Manulang, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku dan Cirus Sinaga, Asisten Pidana Khusus Kejati Jawa Tengah, dicopot. Walaupun telah dicopot, Rabu lalu, Poltak bersama para kajati se-Indonesia turut menghadiri sosialisasi Undang-undang Kebebasan Informasi Publik di Sasana Pradana Kejagung.

Darmono membantah telah mengor- bankan Poltak dan Cirus dalam kasus Gayus.
`'Pimpinan kejaksaan tidak akan men- jatuhkan sanksi bila tidak ada kesalahan.
Pimpinan tidak akan menyengsarakan anak buah, menjatuhkan sanksi kepada orang yang tidak bersalah. Itu prinsip,'' tutur pria yang juga menjabat sebagai Anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum itu.

Mengenai kabar perlawanan dari Poltak atas pencopotannya, serta ancaman akan buka- bukaan seperti yang dilakukan Susno Duadji di Mabes Polri, Darmono mempersilakan.
Penyimpangan Alasannya, penjatuhan sanksi telah sesuai dengan koridor dan mekanisme yang berlaku.
Dikatakan, seseorang yang dijatuhi hukuman disiplin, terhitung sejak pemberitahuan hukuman itu hingga 14 hari, mempunyai hak untuk mengajukan keberatan dan pembelaan.

Berdasarkan hasil eksaminasi dan pemeriksaan tim pengawasan, Cirus Sinaga melakukan penyimpangan saat menjabat ketua jaksa peneliti.

Ditanya mengapa bukan jabatan fung- sional sebagai jaksa yang dicopot bukan hanya jabatan struktural yang kini diemban- nya, Darmono menyatakan, `'Hukuman jabatan itu kan tidak mungkin dalam satu per- buatan itu akan dijatuhi dua hukuman.'' Penerapan hukuman didasarkan derajat kesalahan yang bersangkutan. Terkait kesan lambat dalam lanjutan pemeriksaan jaksa yang diduga bermasalah dalam kasus Gayus, Darmono menegaskan, menunggu keleng- kapan keterangan dari pihak luar kejaksaan.

Selain itu, hasil pemeriksaan Mabes Polri akan dijadikan bahan pertimbangan guna mengambil langkah hukum selanjutnya.
(J21-61)

JAKARTA saan yang dico 17_04_2010_003_003
Kajati : Kami Sudah Serius 17_04_2010_003_004_011 − Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Ja- teng, Salman Mar- yadi menyatakan ke- seriusannya dalam menangani kasus dugaan korupsi sub- sidi perumahan pen- duduk di Perum Gri- ya Lawu Asri, Ka- ranganyar. "Tidak usah diancam-ancam kami ini sudah serius," kata dia. Hal ini ia sampaikan untuk menjawab pernyata- an Presidium Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman yang mengancam akan melaporkan kinerja Kejati ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, apabila Kejati tidak menetapkan Toni Haryono, Ketua Dewan Pengawas KSU Sejahtera, sebagai tersang- ka dalam kasus tersebut.

Salman menegaskan, pihaknya sampai kini masih terus memperdalam alat bukti menyangkut per- anan Toni dalam kasus itu.

Alat bukti tersebut, kata dia, harus kuat sebelum penyidik me- naikkan status yang ber- sangkutan dari saksi ke ter- sangka.

"Secara teknis hukum, posisi Toni ini beda dengan Handoko Mulyo- no (Ketua KSU Sejahtera- Red). Kalau Handoko itu unsur formil materiilnya pidana yang dia lakukan sudah kuat. Ia ini kan ketua koperasi, perbuatannya pun jelas,''katanya.

Dalam soal Toni, pi- haknya masih melakukan pendalaman terus. `'Dia masih akan diperiksa lagi.
Pekan depan penyidik pun masih harus mem- intai keterangan sak- si-saksi."

Sedangkan Handoko Mulyono sampai saat ini telah ditetapkan sebagai satu-satunya tersang- ka dalam kasus korupsi pembangun- an Perum GLA.
Kerugian keuangan negara dalam kasus itu diperkirakan mencapai Rp15,5 miliar. Kajati menyebut, kerugian negara kemungkinan bisa lebih besar lagi dari angka itu.

Terhadap penyidikan kasus GLAKaranganyar itu, serta kasus- kasus korupsi yang ditangani Pidana Khusus Kejati, Salman mengatakan penanganannya lang- sung dia kendalikan, sebab posisi Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) masih kosong.

"Rabu lalu kami mendapatkan surat pemberitahuan resmi dari Kejaksaan Agung, tentang Pak Cyrus Sinaga yang dibebastu- gaskan dari jabatan Aspidsus di sini," katanya.

Pemberitahuan itu, kata dia, memuat sanksi-sanksi yang diberikan Cyrus yang di- sebut melanggar PP 301980 tentang Disiplin PNS, kaitan- nya penanganan kasus Gayus Tambunan dalam perkara ma- fia pajak.

Terpisah, Boyamin Saiman menyatakan pihaknya memang serius akan mengadu ke Jaksa Agung dan Satgas Antimafia Hukum apabila Toni Haryono tidak turut ditetapkan tersangka. Ia berpendapat, pembuktian unsur pidana korupsi Toni Haryono lebih mudah ketimbang pembuktian Handoko. (H30-61)

SEMARANG 17_04_2010_003_004
Korban Perampokan Akhirnya Meninggal 17_04_2010_003_008_001 − - Bambang Edy pokan di Pasar Boloh, Kecamatan Toroh, Grobogan, akhirnya meninggal dunia setelah dua hari dirawat di RSUP Dr Kariadi Se- marang. Pedagang emas itu menghem- buskan napas terakhir di ruang ICU, pukul 13.00, Jumat (16/4). Korban menderita luka tembak cukup parah.

Peluru yang ditembakkan pelaku di bagian punggung menembus paru- paru, dinding jantung, limpa, usus serta lambung korban Istri korban Yani (40) shock dan jatuh pingsan ketika mengetahui suaminya meninggal. Ayah korban Warsiyo (58) beserta kerabat lainnya yang menunggu di ruang ICU tampak lemas usai mendengar kabar dari dok- ter tersebut.

`'Bambang tak sempat memberikan pesan terakhir kepada kami. Kon- disinya semenjak kejadian itu sangat kritis. Saya harap polisi bisa segera menangkap pelakunya,''kata Warsiyo.

Tim dokter RSUPDr Kariadi juga sempat kewalahan, lantaran luka yang dialami korban terlampau parah.
Bahkan, tim dokter bilang sempat kehabisan benang saat operasi.

Paru-parunya mengeluarkan banyak darah ,sehingga dipasang alat penyedot. Di beberapa bagian kening korban pun mengalami memar cukup serius akibat hantaman gagang pistol pelaku. Sekitar pukul 16.30, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Desa Pilang Payung, Kecamatan Toroh, Grobogan dengan menggunakan mobil ambulans.
Jasa Pengusutan Warsiyo mengemukakan, pihaknya pernah dihubungi oleh seseorang tak dikenal yang mengaku sebagai intel kepolisian.

Orang tersebut menawarkan jasa pengusutan kasus perampokan yang menimpa anaknya dengan persya- ratan harus membayar sejumlah uang.

Namun tawaran tersebut lang- sung ditolak karena pernah diwanti- wanti petugas dari Polres Grobogan agar tidak terhasut tawaran seperti itu.

Kapolres Grobogan AKBP Eko Wahyudi Krisgiono didampingi Kasatreskrim AKP I Wayan Widiana mengatakan, polisi telah menemukan dua selongsong peluru yang digu- nakan pelaku.

Barang bukti tersebut saat ini telah dibawa ke Laboratorium Forensik Polda Jateng untuk diperiksa.
Pihaknya akan terus berupaya meng- ungkap serta menangkap pelaku perampokan tersebut. (K11, K12-61)

SEMARANG (43), korban peram 17_04_2010_003_008
Sindikat Pemasok Pil Koplo Terbongkar - Berawal dari informasi banyak anak muda mengonsum- si pil koplo di Ngantang, Malang, polisi berhasil membongkar sindikat pengedar pil dextro methorphan (DXM) dari Blitar .

Jaringan ini terbongkar setelah hampir enam bulan beraksi di Malang.

Anggota sindikat itu terdiri atas Mujiono (56), warga Desa Turi, Kecamatan Sukorejo, Blitar, dan Didik (38) warga Wlingi, Blitar.

Jaringan asal Malang adalah Kadek (22) dan ibu angkatnya, Sri (42), keduanya tinggal di Desa Ngantru, Kecamatan Ngantang. Dari keempat orang itu, polisi menyita 47.000 butir pil dextro. Dari tangan Mujiono saja selaku pemasok , polisi menyita 35.000 butir.

Menurut Kapolres Malang, AKBP Andhi Hartoyo, pengungkap- an sindikat pengedar pil DMX ini merupakan keberhasilan terbesar jajaran satuan Narkoba Polres Malang pada tahun ini.

Untuk mengungkap jaringan ini, petugas telah menguntit mereka sela- ma satu minggu. Sebab, jaringan ini melibatkan pemasok dari Blitar.

Para pengedar lokal memperoleh dari Kadek yang Rabu lalu, ia bersama ibu angkatnya diringkus di rumahnya.

Keduanya mengaku Mujiono dan Didik sebagai pemasok dan pengecer yang siang itu juga keduanya juga ditangkap.

Dalam melakukan transkasi, Mujiono berpura-pura menjadi pen- jual rokok dengan membuka kios di dekat rumahnya sekaligus untuk mengelabui tetangga kiri kanannya.

Ia melibatkan karyawan sebuah apotik di Blitar, BB yang menjual pil itu Rp 60.000 per 1.000 butir kepada Mujiono dan dijual lagi oleh Mujiono dengan eceran Rp 2.000 per 20 butir.
Di tangan pengecer, per 20 butir dijual Rp 5.000.(jo)

MALANG 17_04_2010_003_009
Seminar Nasional PTK PGRI Ranting Khusus FBS Unnes bersama Penerbit Ban- dungan Institute akan menggelar seminar "Strategi Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk Lomba dan Kenaikan Pangkat?, Minggu (25/4) pukul 08.00, di Gedung Karya Graha Unnes Kampus Kelud, Jl Kelud Utara III. Hubungi 08882574315 atau 70992601. (H9-87) 17_04_2010_102_001
Lomba di Open House FE DALAMrangka Open House First Education (FE), Minggu (25/4), di Jl Brotojoyo Timur 36 akan digelar lomba mewarnai, bahasa Inggris, Matematika, photogenic, puzzle dan ring donat. Lomba diperuntukan siswa play group, TK serta SD.
Info Catur telp (024) 70154083, Vera 70015005, Pram 081575534144, Eny 081325570130. (J12-56)
17_04_2010_102_002
Lomba Catwalk Pro 2010 ROBINSON bersama Agnar Production (AP) dan Parfi Jateng menggelar `'Robinson Catwalk Pro 2010'', Minggu (25/4) pukul 10.00, di Robinson Citraland Lt 3 Semarang.
Kontes melombakan model dan foto. Lomba model dibagi 3 kategori A(3-8 tahun), B (9-15 tahun), C (16-25 tahun). Lomba foto dibagi 2 : balita (1-5 tahun), anak (6-10 tahun). Info Kantor AP Jl Purwomukti Timur 8 Pedurungan telp 6704193/ 70246692, dan Robinson Citraland. Dimeriahkan Dimas Beck dan Agnar Dancer. (J12-56)
17_04_2010_102_003
Lomba Sempoa dan Mental Aritmatika MENYAMBUT Hari Pendidikan Nasional, Si Anak Pintar dan Sempoa SIP akan menggelar lomba bagi anak usia 2-9 tahun. Di antaranya lomba sempoa dan mental aritmatika, meronce manik-manik, menyusun menara donat, mewarnai dan melengkapi gambar, lomba photogenic. Acara itu Minggu (25/4) di Pasaraya Sri Ratu Lantai 5, pukul 10.00-16.00. Info telp (024) 3522705, Monica 70383737, Nike 70704189. (K3-56) 17_04_2010_102_004
Kompetisi Anak Cerdas Sri Ratu PASARAYA Sri Ratu bersama My English Club meng- adakan pameran pendidikan, 7-23 Mei, di Hall Sri Ratu Pemu- da Semarang. Dibuka stan pendidikan bagi sekolah atau lem- baga kursus. Pendaftaran hingga Rabu (21/4). Hubungi My English Club telp 3584293 atau 088802489603. (K3-87) 17_04_2010_102_005
Pelatihan Sehari Permapkin PERHIMPUNANManajer Pelayanan Kesehatan Indonesia (Permapkin) Jateng diketuai Dr Rochmanadji Widajat SpA(K) MARS menggelar pelatihan sehari `'Penyusunan Sistem Remunerasi Berbasis Kinerja'' pada Sabtu (1/5), di Hotel Grasia Jl Letjen S Parman Semarang. Info Sekretariat Permapkin Jateng Jl Dr Sutomo 16 Semarang telp (024) 8413291, Bagian Perencanaan dan Evaluasi RSUP Kariadi, Bambang Dwi 081228115758, Ismeni 081325721745. (J12-56) 17_04_2010_102_006
Reuni SMAInstitut Indonesia ALUMNISMA Institut Indonesia Semarang angkatan 1983- 1987 akan mengadakan reuni akbar, 10 Juli 2010, di Gedung Dharma Wanita Jl Menteri Supeno 2 Semarang. Info hubungi Taviv Hendra 84 (081326041333), Hera 87 (085867087689), Waluyo Jati 86 (081325642355), Abu Sofian 84 (0878310- 34844), Mutia Farida 85 (08122860017). (A4-56) 17_04_2010_102_007
Pelatihan BTCLS di RS Roemani RS Roemani Muhammadiyah bersama Baker Persi Yogyakarta akan mengadakan pelatihan "Basic Trauma and Cardiac Life Support" (BTCLS) untuk perawat dan bidan.
Pelatihan dilaksanakan di Aula Lt III RS, Rabu (28/4)-Minggu (2/5). Hubungi telp 8444623 ext 1012 atau Rini 085225026599. (K12-87)
17_04_2010_102_008
MAP Undip Terima Pendaftaran PRODI Administrasi Publik (MAP) Undip, menerima pendaftaran mahasiswa baru angkatan XXXI. Pendaftaran dimulai 22 Maret-24Juni 2010. Pengumuman hasil seleksi 28 Juni. Info hubungi sekretariat Jl Imam Bardjo SH No 3 atau Adit telp (024) 8452791/ 085726972565. (A14-56) 17_04_2010_102_009
Piye... UNTUK 081229226555, komisi B DPRD kelihatannya minder menindaklanjuti soal PKL Tlogosari. (087832049489)

PAK Kapolsek Gunungpati, tolong kalau pagi petugas yang jaga di SMA 12 geser sedikit di SD Plalangan. Anak SD kan belum pintar menyeberang sendiri. (085729040377)

BINAMARGA jalan Semarang - Purwodadi sudah rusak parah, apa nunggu korban dulu baru diperbaiki.
085866905107)

YTH Dinas yang terkait, mohon pembenahan lampu pene- angan yang mati di jalan samping kampus Unnes, karena awan kejahatan. (085727333837)

17_04_2010_102_010
Jumlah DPT Bertambah 17_04_2010_102_012_007 − Pembaruan data itu terkait per- kembangan data pemilih, baik kare- na ada tambahan maupun pengu- rangan data setelah dilakukan cek ulang.

Anggota KPU Kota, Joko San- toso mengatakan, adanya perubah- an rekapitulasi DPT sesuai Surat Edaran KPU Provinsi Jateng No 02.13/KPU PROV-12/III/2010 tanggal 26 Maret 2010. Dari surat edaran itu ada instruksi kepada KPU kabupaten/kota agar dilak- sanakan, di antaranya pemeliharaan DPT.

Dalam pemeliharaan itu yang dilakukan adalah mencermati data DPT dari adanya perubahan yang disebabkan nama yang tercantum DPT meninggal dunia, pindah domisili, atau berstatus Polri/TNI.

Selain itu, nama seseorang bisa ditambahkan dalam DPT apabila nama itu sudah pernah masuk DP4, DPS, atau DPS HP.

''Pemeliharaan data ini tidak menambah rekapitulasi, melainkan cukup dicoret apabila ada yang dihapus karena meninggal dunia atau pindah domisili,'' terangnya, Jumat (16/4).
Kekisruhan Disebutkan dengan adanya per- ubahan rekapitulasi itu terdapat penambahan jumlah pemilih se- banyak 234 orang. Bila DPT se- belumnya tercatat 1.100.078 pemi- lih maka kini terdapat 1.100.312 pemilih.

Selama ini persoalan data pemi- lih sering menjadi kekisruhan aki- bat adanya ketidakpuasan proses pendataan. Dalam proses peneta- pan DPT ini KPU telah menjalankan serangkaian proses, yaitu penetapan DPS, masa sanggahan, penetapan DPS HP, DPT dan selan- jutnya pemeliharaan DPT.

Dengan serangkaian proses itu, maka warga memang dituntut aktif mengecek dirinya apakah sudah masuk pendataan belum, meski sudah ada petugas yang berkeliling melakukan pendataan.

''Apabila warga tidak punya kartu pemilih dan tidak mendapat surat undangan mereka tidak bisa berpartisipasi dalam Pilwalkot.
Kami sudah menjalankan segenap proses pendataan pemilih. Apabila belum tercantum namanya, seha- rusnya melapor saat masih tahap DPS hingga pada masa sangga- han,'' terangnya. (H22,H54-18)

17_04_2010_102_012
Atribut Kampanye Masih Tercecer - Panwas Kota Semarang meminta seluruh tim sukses konsisten terhadap kesepakatan di kantor Kesbanglinmas Kota Semarang, 31 Maret lalu. Dalam pertemuan tersebut, tim sukses menyata- kan kesediaan menurunkan seluruh atribut kampa- nye selama masa tenang.

''Panwas bersama Satpol PP sudah berperan cukup banyak terhadap upaya pembersihan atribut. Seharus- nya tim sukses juga membantu, khususnya di lokasi- lokasi yang jauh dari jangkauan kami,'' kata Ketua Panwas Kota, Yunan Hidayat, Jumat (16/4) kemarin.

Yunan menyampaikan hal itu terkait masih banyak- nya atribut yang terpasang di tempat-tempat umum di berbagai penjuru Kota Semarang. Padahal, sesuai per- aturan menginjak masa tenang sebelum pemungutan suara, segala bentuk atribut harus diturunkan.

''Kesepakatan kemarin ditandatangani oleh selu- ruh tim sukses. Mereka bersedia untuk menurunkan secara sukarela seluruh atribut pada saat masa ten- ang,'' kata Yunan.

Berdasarkan pengamatan, hingga kemarin masih ada alat peraga yang terpasang, baik berupa spanduk, baliho hingga poster-poster di beberapa tempat.
Padahal pembersihan secara serentak oleh tim gabungan dari panitia pengawas (panwas) bersama Satpol PP, Kesbanglinmas, aparat kepolisian, dan instansi terkait terlah dilakukan sejak Kamis (15/4).
Jalur Utama Pada jalur utama Jalan Raya Mangkang, atribut kampanye dari Marhen dan Manis masih terpasang di gapura perumahan Dondong RT 1 RW 6 Wonosari Ngaliyan dan pohon peneduh.

Kemudian atribut Harini-Ari dan BK juga masih terpasang di jalan Ngaliyan atau tepatnya di dekat perumahan Bukit Permata Puri. Sementara di gapura jalan menuju Gedung Batu terdapat dua spanduk milik pasangan Farhan-Dasih dan Harini-Ari.

Di daerah Bukit Sari Gombel, spanduk pasangan Manis nampak masih membentang di atas jalan. Tak hanya di tempat itu, di Jalan Perintis Kemerdekaan Pudak Payung, tepatnya di jembatan sekitar Gedawang masih terdapat sebuah baliho Manis ukur- an besar. Kemudian di sekitar perumahan Kini Jaya, Kedungmundu terdapat spanduk Manis berisi gam- bar lengkap dengan mottonya yang terbentang di antara dua pohon.

Saat masuk ke dalam perumahan tersebut, terdapat beberapa gambar Soemarmo, baik sendiri maupun bersama pasangannya, Hendi. Beberapa atribut kam- panye seperti Soemarmo, Marhen, Bambang-Kris- tanto, Farchan-Dasih juga masih banyak terlihat berderet di pepohonan, talut,dan gapura di permuki- man warga Jl Karang Gawang Kelurahan Tandang.

Adapun baliho besar Harini-Ari Purbono menghi- asi sekitar Sri Ratu Peterongan dan di pepohonan sepanjang jalan Sompok. Melewati Jalan Sriwijaya, deretan stiker Marhen menghias badan jembatan dan sedangkan di Jalan Singosari Raya, Manis masih menyisakan sebuah spanduk berukuran besar.
(H54,J12,K26,H55-18)

SEMARANG 17_04_2010_102_013
"Cuma... Dalam hitungan delapan bulan saja kini telah ada 91 outlet sejak dibuka Agustus tahun lalu.

Bahkan satu gerobaknya yang dipajang dalam Info Franchise Expo 2010 di Gedung Java Design Center (JDC) Jalan Imam Bonjol, Semarang, yang digelar hingga Minggu (18/4), sudah terjual.

"Cuma perlu investasi Rp 3 jutaan saja, mau?
Franchisee (pembeli franchise) sudah bisa berjualan dan mendapat gerobak, juga peralatan lengkap," ujar Budi sambil terus menawarkan Tahu Kremez pada pengunjung yang singgah di stannya.

Pola-pola seperti BO inilah yang begitu men- jamur di pasaran. Kalau mau disebut franchise yang sebenarnya, rasanya juga belum tepat karena ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Menurut Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar, secara singkat persyaratan franchise paling tidak harus sudah terbukti sukses dengan laporan keuangan sela- ma lima tahun, punya keunikan, prototipe atau contoh cabang yang sukses, menguntungkan, serta memiliki standardisasi.

Saat ini tercatat ada 260 waralaba asing dan 1.100 waralaba lokal, termasuk BO. Adapun yang benar-benar tergolong waralaba baru seki- tar 10%. Masih kecil memang, tetapi peluang usaha ini bisa menjadi kebangkitan bisnis waral- aba. Anang menyebut, tingkat konsumsi yang tinggi oleh masyarakat Indonesia menjadi salah satu pemicu bisnis kreatif ini terus bermunculan.

Ditambah lagi sulitnya mencari pekerjaan membuat orang semakin terpicu memunculkan usaha baru.

Menurut Anang, food and beverage (F&B) atau makanan dan minuman menguasai 50% bisnis waralaba. Dalam ekspo di Semarang tersebut, dari 33 stan yang ikut serta, produk F&B cukup men- dominasi. Sebut saja, kebab Turki Baba Rafi, Double Dipps, Rice Bowl, Mister Baso, Cuppa Coffee, Piramizza, Teh Qoe, Cepy Ayam Tulang Lunak, Oto Bento, De'Jamur Crispy, Bakso Kaget, Mr Tacoz, Kue Mulut, Sari Tebu, dan Ikki Bento.Ada pula bidang otomotif seperti Carrozza , Auto Fitting serta bisnis pendidikan dan pelatihan , LP3I, Super Chanp Education, dan Klub MBC.

Ingin bisnis perawatan kecantikan, tengok saja Purvous, atau usaha air mineral sehat yang dikelola PTBiru Semesta Abadi.

Mengawali bisnis dari hobi, sempatkan saja mampir di stan VCD Movie Time Edutainment, i Harfam, Fissler, dan Skinzindo. Usaha binatu Melia Laundry hadir pula di pameran ini. Usaha berbasis travel seperti Cipaganti Travel dan Jasa Star Travel bisa Anda singgahi, juga bisnis mini- t market seperti Indomaret dan Alfamart.

Ya, kisaran modal yang diperlukan memang cukup bervariasi, dari "tiga jutaan" bahkan di t bawahnya, hingga ratusan juta rupiah. Rata-rata waralaba yang dipamerkan di bawah Rp 10 juta, terutama makanan dan minuman. Ada juga F&B yang modalnya Rp 80 juta-Rp 275 juta, misalnya , Double Dipps. Produk donat dan kopi ini sudah memiliki 70 outlet di mal, apartemen, rumah sakit, hingga perkantoran.

Dari hitung-hitungan sederhana, sang pemilik Subagio Hadiwidjojo memperkirakan 1,5 tahun sudah bisa balik modal. Ia pun berencana dua tahun lagi akan membawa minikafe donat dan kopinya ini ke luar negeri. Malaysia, Singapura, Thailand, dan Australia jadi sasarannya. Tak perlu ada biaya-biaya merepotkan, hanya sup- porting fee 2% dari total omzet di tahun kedua saja yang akan ditagih.

Animo Tinggi Animo masyarakat memang tinggi di hampir setiap pameran franchise, terutama di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta. Tak hanya peserta yang membeludak, pengunjung juga membanjir. Di Jakarta misalnya, pemrakarsa acara, PTNeo Expo Promosindo mencatat lebih dari 10 ribu pengunjung selama tiga hari pamer- an dengan transaksi Rp 60,2 miliar. Di Bandung lebih "gila". Meski tak sampai 4.000 pengunjung yang datang, nilai transaksi mencapai Rp 101,8 miliar.

Meski demikian, tetap perlu dipikirkan apakah jenis usaha waralaba atau BO ini benar-benar bisa diandalkan. Menurut Anang, saat ini masyarakat terutama di Jakarta sangat selektif dalam memilih jenis usaha. Sebagai tips, proses investigasi mutlak diperlukan sebelum membeli sebuah merek usaha. Sodorkan saja rentetan pertanyaan seperti kapan usaha itu dimulai, jenisnya BO atau franchise, dan kapan mulai diwaralabakan. "Cari keunikannya dan bagaimana suplai bahan bakunya. Jangan lupa melihat laporan keuangannya," katanya.

Selanjutnya, upayakan mencari tahu fran- chiseeyang pertama kali supaya bisa ditanyakan lebih jauh prospek usahanya. Cari tahu pula pro- totipe suksesnya. Dari sana coba sambangi out- let dan melihat respons pengunjung. Menurut Anang, membeli franchise prinsipnya sama dengan memulai bisnis, jadi jangan berpikir gam- pang bahwa uang akan aman dan bisa kembali modal. Risiko pasti ada dalam setiap bisnis.

Ia menambahkan, jika ada yang memilih "jalan pintas" dengan membeli franchise yang sudah punya nama besar dan ber-outletbanyak, yang bersangkutan tetap harus bekerja keras dan serius. Pemegang franchise akan selalu memonitor perkembangan franchisee. Ibarat- nya, membeli waralaba tak sekadar membeli gerobak saja. Para pendirinya harus menerap- kan manajemen pengelolaan yang transparan.
Jika tidak, dalam waktu yang tak lama usaha yang dengan mudah berada di puncak ini akan jatuh dan gampang dilupakan orang. (Modesta Fiska-65)

17_04_2010_011_002
Ibas... PD itu sebelum silaturahmi dimulai.

Sementara itu, Andi Mallarangeng menyatakan, perny- ataan Ibas itu adalah hak politiknya. Menurut dia, putra kedua SBY itu memiliki sikap dan pandangan politik yang bagus, apalagi Ibas adalah kader terbaik Partai Demokrat dengan perolehan suara anggota DPR tertinggi dalam Pemilu Legislatif 2009. "Jadi biarlah bangsa Indonesia yang menafsirkan sendiri. Ibas memiliki pandangan politik yang bagus bagi bangsa," tandas mantan juru bicara kepresidenan SBYitu.

Andi yang juga menteri Pemuda dan Olahraga optimistis mendapat dukungan dari 70 persen DPC. Dukungan itu terutama berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DIY, Jakarta, dan sebagian luar Jawa. "Alhamdulillah du- kungan terus mengalir. Ini sangat berarti buat saya," katanya.

Ketua Tim Pemenangan AM, Nachrowi Ramli menam- bahkan, survei Cirrus pada 1-7 Maret 2010 menempatkan Andi sebagai pemuncak perolehan suara. Dia unggul 30,6 persen dibandingkan Anas Urbaningrum yang mendapat 22,2 persen, disusul Marzuki Alie 2,6 persen. Menurut Nachrowi, pada tingkat massa akar rumput, masyarakat menghendaki Andi tampil sebagai pemimpin partai peme- nang pemilu tersebut.

"Nah, elite partai itu biasanya turun ke bawah dan mendengar aspirasi di tingkat akar rumput," tambahnya.

Ketua DPC PD Surakarta, KP Eddy Wirabhumi meng- aku belum bisa menentukan calon ketua umum yang akan dipilih dalam kongres Mei 2010. Yang jelas, Partai Demokrat Solo akan memberikan dukungan kepada calon yang didukung SBY. Ia mengatakan, sampai kini pihaknya belum menyatakan dukungan resmi kepada calon manapun.
Sebab, masih menunggu aspirasi di tingkat pengurus cabang dan di tingkat bawahnya. "Jelang detik-detik terakhir kon- gres, SBYakan bersikap. Nah, sikap ketua Dewan Pembina PD itu yang akan menjadi patokan kami," ucapnya.
SBYTak Terpengaruh Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Har- gens mengatakan, dalam kongres PD mendatang, SBYakan cenderung lebih memilih sosok kader senior, soft, dan memi- liki loyalitas. SBY tidak akan terpengaruh klaim dukungan Cikeas dari para calon ketua umum PD.

`'Kalau kita lihat sosok SBY, sepertinya dia lebih cen- derung memilih kader yang tidak show of force,'' ujarnya, kemarin. Pandangan itu, lanjut Boni, sudah disadari oleh Andi Mallarangeng dan Anas Urbaningrum. Oleh karena itu, kedua kandidat tersebut sama-sama menawarkan jabatan penting jika Marzuki Alie bersedia bergabung. Hal itu kare- na figur Marzuki Alie mencerminkan calon yang diinginkan SBY. `'Logikanya seperti itu. Kalau keduanya mengklaim mendapat dukungan SBY, kenapa harus repot-repot menga- jak Marzuki bergabung.'' Dia menegaskan, klaim dukungan dari SBYyang dilon- tarkan calon ketua umum PD belum tentu mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Sebagai contoh, Andi Mal- larangeng yang menjual nama Ibas. `'SBYmenitipkan Ibas kepada Andi seolah-olah mendukung Andi. Tapi pada saat terakhir, SBYakan meninggalkan Andi dan dia (Andi) tidak merasa ditinggalkan karena Ibas masih ada,''tambahnya.

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra menganggap pernyataan Anas tentang dukungan SBY dalam deklarasinya hanya klaim sepihak. Terbukti, tidak ada satu pun keluarga atau orang kepercayaan SBYyang meng- hadiri acara tersebut. `'Ini menunjukkan bahwa Anas tidak mendapat restu dari SBY,''katanya.

Azyumardi menilai, Anas lebih banyak didukung oleh pengurus DPC dan DPD yang memiliki hak suara di kon- gres. Namun, hal itu juga bukan jaminan, mengingat kandi- dat lain ikut mengklaim dukungan dari daerah. Pengamat politik dari Universitas Indonesia Maswadi Rauf menilai, pidato Anas Urbaningrum dalam deklarasi pencalonannya sebagai ketua umum dapat mengundang perlawanan dari orang-orang partai yang menganggap SBY sebagai tokoh sentral. `'Isi pidato Anas sangat ideal, tapi belum cocok dipraktikkan di Demokrat saat ini,''ujarnya.

Seperti diketahui, dalam orasi deklarasi pencalonannya, Anas menyatakan akan menjadikan PD sebagai partai mod- ern dan lepas dari pengaruh SBY. Guru besar FISIP UI ini menjelaskan, PD belum dapat lepas atau dilepaskan sepenuhnya dari pengaruh SBY. Sebab, untuk kebesaran dan keutuhan PD, peran SBYsebagai ketua dewan pembina masih diperlukan. (J5,G13,J22,di-49,65)

17_04_2010_011_003
Abhisit... Saat itu, dia mengatakan pembubaran parlemen bisa menjadi jalan keluar bagi krisis Thailand. Namun, menu- rutnya, hal itu harus dirundingkan oleh kedua pihak.
Demonstran Lolos Abhisit menyampaikan pidato tersebut setelah polisi gagal menangkapi pemimpin demonstran di sebuah hotel di Bangkok, kemarin.
Dalam laporannya, situs berita Bangkok Post menyatakan kega- galan itu mempermalukan polisi dan pemerintahan Abhisit.

Kendati telah dikepung ratusan pasukan khusus polisi, tiga pemimpin demonstran "Kaus Merah" dapat meloloskan diri dari Hotel SC Park milik mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra. Tak hanya itu, demonstran justru meringkus bebe- rapa polisi dan menyita tameng serta pentungan mereka.

Dalam upaya meloloskan diri itu, pemimpin demonstran bernama Arisman Pongruangrong mengguna- kan tali untuk turun dari balkon hotel.
Setelah berhasil turun dari balkon, Arisman berbicara melalui pengeras suara. Dia mengatakan polisi berusa- ha membunuhnya. "Mereka, polisi, ingin membunuh saya. Mereka mele- takkan dua bom di kamar saya, Nomor 377," kata dia.

Dua tokoh "Kaus Merah" lainnya diselamatkan oleh ribuan demon- stran yang menghalang-halangi polisi melakukan operasi penangka- pan. Begitu lepas dari kepungan polisi, keduanya bergabung dengan sekitar 10.000 pengunjuk rasa di seki- tar hotel itu.

"Jika mereka menggunakan kek- erasan untuk membubarkan kami, kami akan memporak-porandakan seluruh kawasan ini," kata Jatuporn Prompan, pemimpin Front Bersatu untuk Demokrasi Melawan Kedikta- toran (UDD) yang sering disebut ger- akan "Kaus Merah".

Massa demonstran itu adalah pen- dukung Thaksin. Thaksin digul- ingkan melalui kudeta pada Septem- ber 2006. Saat ini, dia bermukim di luar negeri untuk menghindari huku- man dua tahun penjara dalam kasus korupsi.
Tak Bersenjata Polisi menyatakan hanya diperin- tahkan untuk menangkap tiga tokoh demonstran, termasuk Arisman.
Dalam menjalankan operasi itu, polisi menyatakan tidak dilengkapi senjata atau bom.

Aparat mengakui telah gagal membekuk para pemimpin Kaus Merah yang dijuluki "teroris" oleh Wakil Perdana Menteri Suthep Thaugsuban. Namun, polisi juga telah memanggil 60 orang yang diduga mendanai demonstrasi "Kaus Merah" selama sebulan terakhir.

"Kami akan menangkap dan menekan para teroris itu. Kami telah membentuk pasukan khusus untuk memburu mereka," kata Deputi PM Suthep.

Operasi penangkapan oleh polisi itu dilakukan setelah tentara gagal mengusir demonstran dan malah menimbulkan bentrokan Sabtu pekan lalu. Sedikitnya 24 orang tewas dan lebih dari 800 lainnya luka-luka dalam bentrokan itu. Insiden kek- erasan itu dianggap sebagai ben- trokan terburuk di Thailand sejak 1992.

Kemelut politik di Thailand juga berpengaruh terhadap bursa saham.
Kemarin, indeks saham utama Thai- land merosot 3,25 persen. Sektor pariwisata juga terkena imbasnya.
Tingkat hunian hotel di Bangkok menurun sampai sepertiga daripada biasanya.(rtr-ben-81)

17_04_2010_011_004
Chairul... Akuisisi itu dilakukan Trans Corp melalui PTTrans Ritel, sebuah anak perusahaan Trans Corp di bawah Para Group. Setelah akuisisi oleh Trans Corp ini, maka komposisi pemegang saham PT Car- refour Indonesia adalah Trans Ritel (40%), Carrefour SA39%, Car- refour Netherland BV 9,5%, dan Onesia BV 11,5%.

Setelah mengambil 40% saham PT Carrefour Indonesia, Chairul Tanjung ditunjuk menjadi Komisaris Utama Carrefour berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan. "Saya berharap dengan akuisisi ini dapat membangkitkan semangat perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia untuk terus tumbuh menjadi tuan rumah di negerinya sendiri dan menjadi kebanggaan bangsa," ujar Chairul Tanjung.

Chairul menyiapkan sejumlah rencana strategis untuk tetap men- jadikan Carrefour sebagai perusahaan ritel besar di Indonesia.
Antara lain, akan merangkul pelaku pasar tradisional dan melakukan pembinaan terhadap para petani, nelayan dan peternak dalam men- gelola Carrefour. Bahkan, dia menargetkan dalam waktu 3 tahun bisa mengubah image Carrefour yang saat ini banyak mendapatkan kritikan sebagian kelompok masyarakat menjadi dicintai masyarakat.

"Dalam waktu paling lambat 3 tahun akan menjadi Carrefour institusi yang dicintai semua pihak," katanya.

Chairul mengatakan setelah ini, setiap gerai Carrefour di Indone- sia akan dibentuk Pojok Rakyat yaitu tempat khusus penjualan bagi pedagang-pedagang kecil termasuk ibu-ibu PKK yang berlokasi dekat outlet-outlet Carrefour. "Kita akan bina, mereka bisa menjual barangnya di pojok rakyat," ucapnya.

Mengenai alasan Chairul Tanjung masuk ke bisnis ritel, setelah selama ini sudah memiliki gurita bisnis televisi, pengusaha yang baru saja masuk dalam daftar orang terkaya di dunia versi majalah Forbes itu mengaku dengan mengakuisisi Carrefour bukan karena ingin mencari uang dari bisnis tersebut. Ia mengaku alasannya mem- beli Carrefour adalah masalah idealisme.

"Kalau saya dibilang mencari uang dari ritel itu salah, ritel itu kecil marginnya," kata dia.

Ia memiliki idealisme bahwa perusahaan lokal pun bisa menjadi perusahaan yang bisa bersinergi dengan perusahaan-perusahaan multi nasional seperti Carrefour. Selain itu sektor ritel pun menjadi sektor yang penting karena menyangkut 9 kebutuhan pokok masyarakat, dengan harga yang baik maka bisa menjadi pengontrol inflasi.

Chairul Tanjung sendiri kini bisnisnya sudah menggurita mulai dari bank, televisi dan hiburan, hingga waralaba. Majalah Forbes pada bulan lalu menempatkan Chairul Tanjung sebagai salah satu dari 1.000 orang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan sekitar 1 miliar dolar AS atau Rp 9 triliun. (bn-59)

17_04_2010_011_005
Satpol... Mengenai desakan dari berbagai pihak untuk membubarkan Satpol PP, Gamawan mengatakan, hal itu tidak bisa begitu saja dilakukan, karena keberadaan Satpol PP dijamin UU dan Peraturan Pemerintah (PP) No 6 Tahun 2010.

Selain itu, pihaknya memandang Satpol PP tetap diperlukan untuk menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat, serta menegakkan peraturan daerah. "Bila ada kekurangan, mari kita kaji bersama untuk memperbaiki. Kami sangat terbuka untuk menerima masukan," kata mantan gubernur Sumatera Barat tersebut.
Berlebihan Desakan agar tugas Satpol PP dikaji ulang bermunculan dari berbagai kalangan, menyusul terjadinya bentrok di sekitar makam Mbah Priok, Jakarta Utara. Beberapa tokoh dan elemen masyarakat bahkan meminta agar Satpol dibubarkan karena dianggap kerap bertindak arogan.

Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan, tindakan Satpol PP kerap berlebihan dan tidak manusiawi dalam menja- ga ketertiban dan keputusan pemerintah daer- ah. Ia meminta agar sistem dan struktur insti- tusi tersebut diubah.

Wakil Ketua DPR Pramono Anung menga- takan hal senada. "Satpol PP sudah bertindak berlebihan. TNI saja sekarang sudah bisa bertindak lebih manusiawi," ujar Pramono.

Sementara itu, Gubernur DKI Fauzi Bowo menonaktifkan Kepala Satpol PP DKI Jakarta Harianto Badjoeri. Hal itu dilakukan untuk kin- erja tim investigasi dari Palang Merah Indone- sia (PMI) yang menyelidiki tragedi Mbah Priok. "Saya bebaskan kepala Satpol PP DKI dari kendali operasi," ujar Fauzi Bowo saat rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, kemarin.

Rapat paripurna hanya berlangsung 10 menit dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda jawaban gubernur terkait kerusuhan tersebut. (F4,K32,J22,di,bn-49,65)

17_04_2010_011_006
Empat Pasangan Belum Lapor Dana Kampanye 17_04_2010_101_004_006 − - Hingga kemarin, KPU baru menerima laporan dana kampanye dari pasangan calon Mahfudz Ali-Anis Nugroho Widharto. Semua tim kampanye untuk segera me- nyerahkan laporan sebagai pelaksanaan ketentuan yang ada.

Anggota KPU Kota, Abdoel Khaliq mengatakan, dana kampanye dilaporkan dua kali. Dijelaskan, ketentuan yang mengatur kewajiban penyampaian dana kampanye H-1 serta H+1 kampanye, yakni UU No 32/2004, PP No 6/2005, dan Keputusan KPU No 14/2010.

Penyampaian laporan dana kampanye sebagai upaya untuk transparansi informasi kepada masyarakat. ''Tanggal 15 April semestinya laporan itu sudah disampaikan. KPU baru menerima dari satu pasangan calon,'' katanya, kemarin.

Dengan kondisi itu, maka pihaknya mentoleransi keter- lambatan waktu sehari pada Jumat (16/4) hingga pukul 24:00.
KPU mengirim surat kepada masing-masing tim kampanye pasangan calon agar segera menyerahkan laporan tersebut.

''Surat itu sudah kami kirimkan ke semua tim kampanye.
Ini ada tanda terimanya,'' terang dia sambil menunjukkan tanda tangan tim kampanye pasangan calon yang sudah menerima surat tersebut.

Untuk laporan dana kampanye Mahfudz-Anis, tercatat dana terkumpul hingga Rp 2,19 miliar. Selain dana, sum- bangan juga berupa perlengkapan meja, kursi, penyejuk ruangan, kipas angin, televisi hingga sound system yang totalnya sampai 89 unit. Dana tersebut lebih banyak bersumber dari Anis.

Laporan dana kampanye Manis diserahkan Sekretaris Tim Kampanye Mohtar Hidayat.

''Kami tanya ke Pak Mohtar, apa membuat laporan dana kampanye itu sulit? Ternyata ia menjawab mudah, tinggal disusun saja,'' katanya memerhatikan pasangan calon lain yang tidak kunjung menyerahkan laporan.
(H22,H54-18)

SEMARANG 17_04_2010_101_004
Tercemar Pembakaran Ban KOTAKU Semarang tercinta tercemar asap pemba- karan ban di kawasan Tanjungmas. (085741065920)

DI Jl Menteri Supeno banyak pohon tua biring di atas jalan, tinggal ambruk kena lisus. (08886409137)

MOHON dirazia pengamen dan pengemis di perem- patan lampu merah Puri Anjasmoro, karena menggang- gu kenyamanan pengendara. (085865157776)

PIYE tho Diknas gawe ICT Jardiknas kok gak niat, sing dipasang kok mung antena thok. (08995527138)

SETIAP kendaraan berpelat Jepara melintas di PRPP kok dimintai uang Rp 300.000. Katanya buat pajak kea- manan. Apa itu perintah? (087833635913)

UNTUK 081229226555, komisi B DPRD kelihatannya minder menindaklanjuti soal PKL Tlogosari. (087832049489)

PAK Kapolsek Gunungpati, tolong kalau pagi petugas yang jaga di SMA 12 geser sedikit di SD Plalangan. Anak SD kan belum pintar menyeberang sendiri. (085729040377)

BINAMARGA jalan Semarang - Purwodadi sudah rusak parah, apa nunggu korban dulu baru diperbaiki.
085866905107)

YTH Dinas yang terkait, mohon pembenahan lampu pene- angan yang mati di jalan samping kampus Unnes, karena awan kejahatan. (085727333837)

17_04_2010_101_006
Seputar - FGD FH Undip-PPDI FAKULTASHukum Undip bersama Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) menggelar Focus Group Disscussion tentang Kedudukan Perangkat Desa dalam Undang-undang Pemerintahan Desa. Acara itu, Selasa (20/4) pukul 09.00- selesai, di Ruang Sidang Senat FH Undip Jl Imam Bardjo.
Pembicara Ubaeni Rosyidi (PPDI), Dr Kushandayani (FISIP Undip), Eko Sabar Prihatin (FH Undip), Suryo Koco Adi Prawira (staf ahli Mendagri), dan Abdul Malik Harman (DPR RI). Info Triyono 08156502117. (H30-56)PGRI Ranting Khusus FBS Unnes bersama Penerbit Ban- dungan Institute akan menggelar seminar "Strategi Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk Lomba dan Kenaikan Pangkat?, Minggu (25/4) pukul 08.00, di Gedung Karya Graha Unnes Kampus Kelud, Jl Kelud Utara III. Hubungi 08882574315 atau 70992601. (H9-87)
17_04_2010_101_008
Masuk RS Roemani Wajib Berantiseptik 17_04_2010_101_009_007 − BEBERAPA pengunjung Rumah Sakit (RS) Roemani tak seperti biasanya, Kamis (15/4) lalu. Mereka harus men- cuci tangan dengan antiseptik sebelum masuk menengok ke- rabat, teman, sahabat, ataupun keluarga yang sedang dirawat.

Upaya itu memang sengaja dilakukan rumah sakit tersebut untuk mencegah infeksi di rumah sakit (nosokomial).
Karena itu, masalah kebersihan tangan tidak dianggap remeh.

`'Nosokomial dapat meng- akibatkan pasien dirawat lebih lama. Jika tak segera diatasi dapat berdampak fatal,'' kata Dirut RS Roemani dokter M Naharuddin Jenie SpS(K) dalam "Pencanangan Bebas Rokok dan Penerapan Hand Hygiene" di ruang tunggu rumah sakti tersebut.

Pada setiap pintu ruang rumah sakit disediakan sebotol cairan antiseptik. Baik pengun- jung maupun karyawan diwa- jibkan menggunakan cairan berisi etanol dan propanol ini.
Kamis pagi, di hadapan pu- luhan pengunjung, Naharud- din menjelaskan bagaimana menggunakan antiseptik itu. Dijelaskan, pencanangan ini merupakan salah satu upaya penekanan kasus nosokomial akibat kontak mausia, seperti diare, infeksi saluran perna- pasan akut (ISPA), influenza A H1N1, dan hepatitis.

"Kami mengajak karyawan, keluarga pasien, serta pengun- jung untuk menggunakan anti- septik yang telah kami sedi- akan sebelum menyentuh pasien," tutur Naharuddin didampingi Direktur Keuang- an Drs H Sukamto MSi.

Menurut Nurse Educator B Braun Lie Akhadi, agar steril dari infeksi tidak cukup dengan mencuci tangan. "Mencuci tangan hanya membersihkan dari kotoran, bukan membe- baskan dari kuman yang menimbulkan infeksi," kata Akhadi.
Bebas Rokok Bersamaan pencanangan tersebut, Naharuddin juga menerapkan kawasan bebas rokok di lingkungan rumah sakit. Hal itu berpedoman pada Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 12 Tahun 2009.

Pencegahan dan pengendalian infeksi dari asap rokok ini, menurutnya, juga sangat penting. Sebab berbagai penyakit yang tak kalah bahaya juga dapat mengancam kesehatan para perokok aktif maupun pasif.

"Kami akan memberikan sanksi berupa teguran kepada karyawan yang kedapatan merokok di lingkungan rumah sakit. Jika peringatan lebih dari tiga kali tidak digubris, kami tidak segan-segan utuk melakukan pemecatan," tegas Naharuddin.

Demkian halnya dengan pengunjung, pihaknya akan memberikan peringatan bagi yang merokok di lingkungan rumah sakit, meskipun di tempat parkir sekali pun. Mes- kipun tujuan pelarangan ini baik, menurut dia, tetap butuh pendekatan khusus pada pengunjung dan keluarga pasien.

"Setiap pengunjung memiliki karakter masing-masing.
Kami tak ingin terlihat ekstrem, meski sedikit-demi sedikit peraturan ini akan semakin kami perketat," pungkas dia.(Diantika Permatasari-18)

17_04_2010_101_009
Izin AKAPdi Mangkang Belum Turun Wali Kota Sukawi Sutarip berharap izin perubahan trayek bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) terkait operasional Ter- minal Mangkang sudah bisa diperoleh pekan depan dari Dirjen Perhubungan Darat Departe- men Perhubungan.

Belum adanya izin tersebut menjadi kendala dalam optimalisasi terminal yang telah diresmikan 2009 lalu. ''Kalau izin bus AKAP itu belum turun, Pemkot juga merugi. Optimal- isasi Terminal Mangkang menjadi terganggu,'' katanya, Jumat (16/4).

Dia menuturkan, sudah mendapatkan infor- masi mengenai rencana itu dari Dinas Per- hubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Semarang. Bila pengoperasian terminal megah itu belum bisa berjalan mulus, papar Sukawi, itu dikarenakan persoalannya bukan hanya merupakan wewenang Pemkot.

Adanya taryek AKDP dan AKAP meng- haruskan Pemkot mengubah trayek yang sem- ula menggunakan Terminal Terboyo. ''Ini ada kaitannya dengan wewenang Departemen Per- hubungan untuk mengeluarkan izin trayek AKAP. Kami masih menunggu persetujuan dari Pusat. Mudah-mudahan minggu depan permasalahan ini selesai. Untuk trayek AKDP, kami sudah menerima keputusan dari Dis- hubkominfo Jateng,'' terangnya.
Pemasukan Sebagai informasi, Terminal Mangkang dikembangkan dengan Tipe A. Dana pemba- ngunan gedung terminal mencapai lebih dari Rp 40 miliar. Hingga kini, belum semua trayek bus yang direncanakan untuk berangkat maupun berakhir di Terminal Mangkang men- jalankannya.

Ditambahkan, kerugian akibat belum opti- malnya terminal dipicu tidak diterimanya pemasukan ke Pemkot. Sementara pengelolaan gedung, termasuk di dalamnya terdapat puluh- an toko, akan dikerjasamakan dengan swasta.
''Kami sudah meminta Asisten III Setda dan Dishubkominfo untuk mengatur pengelolaan toko terminal,'' katanya.

Seperti diberitakan SM kemarin, LSM Jarikebu melakukan aksi demonstrasi mengkri- tik Pemkot yang belum mampu mengopti- malkan Terminal Mangkang. Puluhan peserta aksi kecewa karena gedung megah yang dibi- ayai dengan dana rakyat itu tidak berfungsi dengan baik. (H22,H54-18)

SEMARANG 17_04_2010_101_010
Budaya Politik Pilkada Semarang 17_04_2010_007_002_016 − Masyarakat Kota Semarang adalah potret warga dengan kemudahan akses informasi politik yang didukung ketercukupan media massa. Berikut potret budaya politik masyarakat yang ditangkap dengan metode survei yang diselenggarakan Yayasan JalanMata (6-8 April 2010) dengan sampel 278 responden di 16 kecamatan, di 32 kelura- han, dan 64 RT. Dengan metode multistage random sampling, memiliki toleransi kesala- han 5% pada tingkat kepercayaan 90%.

Di tengah terpaan situasi ekonomi, sosial, dan budaya, masyarakat Kota Semarang nampaknya tidak memiliki ketertarikan cukup tinggi dalam politik, seperti yang digambarkan Gabriel A Almond dan G Bingham Powell (1976) dalam bukunya Comparative Politics: A Developmental Approach, bahwa budaya politik menyangkut sikap, keyakinan, nilai, dan orientasi individu terhadap politik di antara anggota sistem poli- tik. Beragam ritual politik dalam format pemilu yang diselenggarakan setelah refor- masi boleh jadi menjadi memori kolektif yang memengaruhi ketertarikan masyarakat. Hasil survei memperlihatkan derajat ketertarikan masyarakat terhadap politik, yaitu ketikdak- tertarikannya dengan politik 67 persen, sangat tidak tertarik 9,1 persen, tertarik 22,1 persen, dan sangat tertarik 1,8 persen.

Rendahnya ketertarikan masyarakat kota Semarang terhadap politik menjadi kian kuat ketika kehidupan politik lokal tidak banyak memberikan perubahan pada tingkat kese- jahteraan. Persoalan ekonomi, seperti harga 9 bahan pokok, merupakan isu utama yang langsung memengaruhi kondisi kesejahter- aan. Salah satu perubahan yang nampak nyata pada politik lokal hanya pada sirkulasi elite lokal, sementara perubahan dalam ranah kebi- jakan publik belum sepenuhnya dirasakan g substansinya.
- Rendahnya ketertarikan masyarakat ter- s hadap politik berdampak pada intensitas g masyarakat dalam memperbincangkan isu- n isu politik dalam keseharian. Sebagian besar masyarakat tidak pernah memperbincangkan isu-isu politik, yaitu 43,5 persen menyatakan tidak pernah, kadang-kadang 46,7 persen, hanya 9,1 persen dan 0,7 persen yang sering dan sering sekali memperbincangkan.

Isu-isu politik nampaknya menjadi komoditas perbincangan masyarakat kelas menengah dan elite politik, sementara perbin- cangan masyarakat lebih pada isu-isu ekono- mi yang langsung berkaitan dengan hajat hidupnya. Isu politik bukanlah isu seksi yang dikonsumsi.

Perbincangan politik dilakukan secara informal dalam obrolan ringan yaitu keluarga menjadi lingkungan paling besar. Perbin- cangan politik yang dilakukan di lingkungan keluarga 32,1 persen, teman dekat 30,1 persen, dan tetangga 23,9 persen. Hal tersebut dapat dimaknai bahwa keluarga merupakan ruang sosialisasi politik yang cukup berpen- garuh. Pada keluargalah keputusan-keputu- san politik masyarakat banyak ditentukan.
Siapa yang akan dipilih dalam pilkada nanti misalnya, keseragaman pilihan antara bapak, ibu, dan anak kemungkinan terjadi.
Cukup Baik Meskipun dalam derajat ketertarikan ter- hadap politik dan intensitas memperbin- cangkan isu politik rendah, dalam mengikuti perkembangan politik nampak cukup baik.
Ada 47,8 persen menyatakan sering mengikuti perkembangan politik dengan tele- visi sebagai media yang paling banyak (88 persen) digunakan untuk mengikuti perkem- bangan.

Dalam dimensi penyelenggaraan pilkada pengetahuan terhadap pelaksanaan pilkada memperlihatkan adanya keberhasilan sosial- isasi yang dilaksanakan oleh KPUD, yaitu mayoritas masyarakat mengetahui pelak- sanaan pilkada. Dari pengetahuan itulah hara- pan akan pilkada dengan tingkat partisipasi cukup tinggi bisa didambakan.

Bagaimanapun juga ketidaktahuan masyarakat terhadap kompetisi-kompetisi politik selama ini merupakan salah satu sebab rendahnya tingkat partisipasi. Di samping ten- tunya persepsi terhadap calon-calon yang berkompetisi, ikatan emosional, ideologis, dan kegagalan partai politik dalam meya- kinkah pemilih. (10)

Tim Peneliti JalanMata: Ari Pradhanawati (ketua); Nurdien H Kistanto, Fitriyah, Hasyim Asy'ari, Herbasuki, Reni Shinta Dewi, Wahid Abdulrahman, dan Nuriyatul Lailiyah (anggota) Alamat Baru Kirimkan artikel wacana lokal (hal 7) ke wacana_lokal@suaramerdeka. info.
Panjang tulisan maksimal 5.000 karak- ter with space. Sertakan foto close up, pose santai. (Red)

Oleh Tim JalanMata 17_04_2010_007_002
Indonesia Kekurangan Teknisi Elektromedik Musim masuk perguruan tinggi sudah tiba. Orang tua siswa sudah mulai bersiap menyediakan anggaran untuk biaya masuk putra-putrinya ke perguruan tinggi. Dan saat ini banyak perguruan tinggi menawarkan program studi- nya ke sekolah-sekolah. Ini terbukti banyak brosur pergu- ruan tinggi tertempel di papan pengumuman SMU/SMK, sehingga membuat pusing siswa-siswi dan orang tuanya untuk memilih perguruan tinggi dan program studinya.

Hal ini dapat menye- babkan banyak siswa memil- ih program studi karena pen- garuh teman, bukan karena pemikiran nanti setelah lulus ingin bekerja sebagai apa?
Sangat disayangkan bila ter- jadi demikian. Mungkin ini dikarenakan kurangnya in- formasi program studi pilihan bagi siswa dan orang tua.

Sebenarnya ada beberapa program studi yang perlu diminati karena lulusannya masih jarang di Indonesia dan masih banyak dibutuhkan.
Program studi yang dimak- sud salah satunya adalah Diploma III Teknik Elektro- medik (TEM). Program studi ini mencetak tenaga teknisi alat-alat kesehatan dan labo- ratorium yang nantinya dapat bekerja di rumah sakit negeri/swasta, Perusahaan pabrik alat kesehatan, badan kalibrasi dan instansi kese- hatan lain. Profesi TEM sudah diakui oleh pemerintah berdasarkan PP32/96 Ten- tang Tenaga Kesehatan.

Di Indonesia baru ada 10 institusi pendidikan yang menyelenggarakan program ini, termasuk di antaranya di Semarang ada dua, dan tiap tahun seluruhnya hanya menghasilkan lulusan rata- rata 250 orang. Padahal dari data yang kami dapatkan, kebutuhan tenaga teknik elektromedik di Indonesia hingga tahun 2010 sekitar 9.400 orang, sementara sudah ada sekitar 4.000 orang, sehingga kurang 5.400 orang. Tahun 2009 di tiap Pemprov, Pemkot atau Pemkab dibuka lowongan CPNS untuk TEM. Karena jumlah yang dibutuhkan banyak dengan jumlah lulu- sannya sedikit, sehingga tingkat persaingan mempere- butkan satu formasi rata-rata ada 1 : 5 atau 1 : 3. Apalagi jika bersedia mendaftar CPNS di luar Jawa, banyak kesempatan untuk diterima, karena bisa saja 1 formasi diperebutkan 1 orang saja.

Melalui surat pembaca ini saya ingin memberikan infor- masi ke masyarakat Jateng khususnya tentang keber- adaan organisasi profesi ini.
Kebetulan saya sebagai Ketua Ikatan Tenaga Teknisi Elektromedik Indonesia (Ikatemi) Pusat dan punya tanggung jawab untuk men- sosialisasikan organisasi pro- fesi ini.

Diharapkan informasi ini dapat menumbuhkan minat masyarakat, terutama lulusan SMU/SMK untuk memilih program studi TEM, sehing- ga kebutuhan tenaga di Indonesia bisa terpenuhi. Di Jateng sudah ada kepenguru- san Ikatemi DPC Jateng.
Untuk info lebih lanjut hubungi bidang Informasi DPC Ikatemi Jateng lewat telepon (024) 8508879 jam kerja atau 081225017400 dengan Bp. Mohamad Sofie.

Agus Komarudin, ST Kompleks Depkes Pondok Melati RT001/009 Jatiwarna Pondok Melati, Bekasi ***

17_04_2010_007_004
Lebih Baik Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe Akhir Maret 2010 sepulang dari Vietnam Presiden SBYdan rombongan melakukan kunjun- gan ke sembilan kota di Jawa Timur. Sudah tentu kunjungan kerja ini didukung biaya perjalanan yang tidak sedikit, karena rombongannya cukup besar. Tujuan perjalanan tersebut Presiden ingin melihat daerah Selatan yang sering menghadapi banyak kesulitan dan ingin memasukkan apa yang bisa dibantu, didorong dan dipecahkan masalah- nya.

Dilihat dari maksud dan tujuannya, perjalanan itu jelas baik. Tetapi bila dilihat dari besarnya rom- bongan dan biaya penunjang menjadi tidak efisien.
Disamping itu unsur pencitraan diri atau kelompok tidak dapat dikesampingkan.

Barangkali akan lebih efisien dan efektif apabi- la Presiden (dan menteri-menteri) dalam melakukan kunjungan semacam itu dilaksanakan secara incognito (menyamar).

Jati diri disembunyikan sedemikian rupa sehingga masyarakat/rakyat tidak mengenal siapa yang berkunjung.

Dengan demikian masalah dan harapan yang ada di masyarakat dapat disampaikan secara apa adanya kepada Presiden atau menteri. Almarhum Bung Karno dulu sering hanya berkaos, bertopi caping, bersarung menemui masyarakat.

Menteri yang pernah melakukan hal serupa adalah Bp Sudomo dan Ismail Saleh. Cara ini jelas lebih ekonomis dan efektif, jauh dari pamrih priba- di maupun kelompoknya. Jadi sepi ing pamrih rame ing gawe.

JW. Wardoyo RT 06/02 Petompon, Semarang ***

17_04_2010_007_005
Bangun Kejayaan Bola Voli Semarang 17_04_2010_104_002_002 − TAK banyak birokrat yang bersedia meluangkan waktunya untuk mengurusi organisasi olahraga. Di te- ngah kesibukannya sebagai seorang pejabat Pemkot Se- marang, Soemarmo Hadi Saputro masih menyem- patkan waktunya untuk ke- majuan olahraga, khusus- nya bola voli.

Dalam muscablub Persat- uan Bola Voli Indonesia (PBVSI) Kota Semarang awal 2009 lalu, mantan Sekda Kota Semarang ini terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum PBVSI Kota. Apa saja program yang akan dilakukan, dan obsesinya untuk kemajuan olahraga bola voli di Kota Semarang, berikut petikan wawancaranya.

Dibandingkan dengan kota-kota besar lain di pulau Jawa, prestasi tim-tim bola voli di Kota Semarang jauh tertinggal, pendapat Anda?

Ini memang layak menjadi keprihatinan bersama. Jika ditanya siapa yang harus bertanggung jawab, tentu tidak adil jika hanya diarahkan kepada Pemkot. Peningkatan prestasi olahraga, tidak hanya bola voli, tapi seluruh cabang olahraga yang ada adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan swasta. Jika ketiganya mampu saling bersinergi dengan baik, tentu berbagai kendala yang ada mampu diatasi.

Kendala utama selama ini?

Jujur, kendala utama adalah keterbatasan dana. Namun kami tidak boleh menyerah. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengantisipasinya, salah satunya dengan melibatkan lebih banyak peran serta dari pihak swasta.
Perlu sebuah terobosan untuk menjadikan bola voli sebagai sebuah aktivitas olahraga yang populer sehingga menggu- gah minat swasta untuk menjadi sponsor.

Caranya?

Memadukannya dengan kegiatan entertainment. Saya kira hal itu tidak sulit. Bola voli merupakan salah satu olahraga yang cukup diminati oleh masyarakat. Jika bisa mengemas bola voli seperti basket atau sepak bola, saya kira akan banyak perusahaan swasta yang berminat menja- di sponsor.

Hambatan lain?

Keberadaan gedung olahraga yang representatif adalah syarat penting untuk kemajuan olahraga, tidak hanya bola voli. Idealnya Kota Semarang memiliki dua gedung olahra- ga, yaitu di sebelah barat dan timur yang pengelolaannya dilakukan oleh Pemkot. Jika dikelola oleh Pemkot, maka seluruh insan olahraga di kota ini bisa lebih mudah dalam memanfaatkannya.

Bagaimana dengan SDM?

Memperbanyak kegiatan yang berorientasi pada pening- katan SDM pelatih adalah satu hal yang mendukung pen- ciptaan prestasi. Ini telah menjadi program prioritas sejak saya dipercaya menjadi ketua umum PBVSI Kota. Selain peningkatan SDM pelatih, perlu pembenahan dalam hal pembinaan atlet. Perlu program yang berkelanjutan sejak duduk di bangku SD hingga PT.

Obsesi Anda untuk kemajuan olahraga?

Saya mengangankan adanya sekolah atlet di Kota Sema- rang yang mungkin hampir mirip dengan SMA Ragunan.
Keberadaan sekolah atlet ini tentunya akan berdampak positif, tidak hanya bagi cabang olahraga voli, tapi juga cabang-cabang yang lain. Angan tersebut bukan mustahil terwujud. Saya pernah berbicara dengan Rektor Unnes, dan mereka siap untuk memabantu menyediakan para penga- jarnya. Jika disetujui, mungkin Pemkot membantu dalam hal penyediaan lahan, sementara pemerintah pusat dalam hal pembangunan fisik. (Dian Chandra-18)

17_04_2010_104_002
PSIS Kok Begini? PSIS Kok Begini?

BAGAIMANA Pak Sukawi, PSIS kok jadi begi- ni? Masak kota besar kalah sama Jepara! (085640241117)

LUWIH apik tahun ngarep PSIS ora melu liga, entek APBD akeh ora ono hasile. (081330507772)

PSIS yang semangat ya, tunjukkan pada semua warga, kalau kalian bisa menang. (081914055228)

AKU selalu berdoa agar PSIS jaya dan bisa mem- bawa nama bai Kota Semarang. (085865250417)

SEANDAINYA aku bisa masuk menjadi tim Mahesa Jenar, aku pasti selalu bikin gol. (087- 793175170)

17_04_2010_104_004
Salatiga Gelar Tenis Antarkecamatan 17_04_2010_104_005_007 − Turnamen tenis khusus nomor ganda an- tarkecamatan di Kota Salatiga yang memperebutkan Piala Istri Wali Kota digelar dalam rangka Hari Kartini, Jumat (16/4), di Indoor Stadion Kridanggo.

Kejuraan dibuka Sekda Drs Agus Rudianto MM dihadiri istri Wali Kota Salatiga, Rosa Dar- wanti J Manoppo SH MSi, sejumlah organisasi perempuan, dan istri para pejabat muspida.

Titik Soewignyo, ketua pa- nitia turnamen tersebut me- ngungkapkan, potensi tenis di Salatiga sangat baik. Karena itu, pihaknya mengadakan turna- men ini untuk memberi wadah pemain untuk beradu prestasi, sekaligus menjaring bibit unggul petenis putri.

Titik mengatakan, kejuaraan menggunakan sistem kompetisi penuh untuk menghasilkan juara. Setiap kecamatan mengir- imkan lima ganda putri, yakni dari Kecamatan Tingkir, Argo- mulyo, Sidomukti, dan Sidorejo.

Sebelum para pemain tampil di lapangan, diadakan pula per- tandingan persahabatan yang diikuti para istri muspida, ada pula senam bersama, yang diiku- ti para remaja putri dan ibu-ibu.
(H2-18)

SALATIGA 17_04_2010_104_005
Dana KONI Macet, Pengcab Kelabakan 17_04_2010_104_006_002 − - Sejumlah pengurus cabang olahraga di Semarang kelabakan, lantaran dana yang diharapkan dari KONI Kota hingga kini belum turun. Mereka saat ini sangat membutuhkan dana untuk ke- butuhan mengirimkan atlet megikuti kejuaraan.

Sekum Pengcab Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi), Kusumo Hararyo me- ngatakan, pihaknya mendesak kepada KONI untuk segera memberi bantuan kepada pengcab. Ini penting untuk biaya operasional dan kebu- tuhan mengirim atlet mengku- ti kejurnas. "Tanggal 22 April Gabsi akan mengikuti kejurnas brid- ge di Kepulauan Riau. Kami akan turun full team, baik yunior maupun senior. Kare- nanya kami memerlukan dana besar," katanya.

Menurut Kusumo, tidak semua biaya kejurnas men- gandalkan bantuan dari KONI Kota. Pengcab sudah me- ngumpulkan dana, di antara- nya dari sponsor dan kas Gabsi. Tetapi jumlah itu masih kurang, karena memang yang dibutuhkan relatif besar.
Ikut Kejuaraan Hal senada dirasakan cabang balap motor. Ketua IMI, Roy Adriyanto mengata- kan, dalam waktu dekat para pembalapnya mengikuti kejuaraan di Purwokerto.
Namun hingga kini IMI belum mendapatkan bantuan dana dari KONI Kota.

Sementara informasi dari KONI menyebutkan, alokasi anggaran yang sangat minim dari APBD membuat komite olahraga itu kebingunangan mendistribusikan dananya.

Wakil Ketua Umum I KONI Kota, Djoko Sisd- hamin, beberapa waktu lalu mengatakan, sebenarnya dana tersebut sudah turun dari pemkot. (H32-18)

SEMARANG 17_04_2010_104_006
Panggung - Ngobrol Seni Rupa di TBRS PANITIA Bursa Lukisan pada Minggu (18/4) pukul 19.30-selesai akan mengadakan Ngobrol Seni Rupa, di Gedung Ki Narto Sabdho Taman Budaya Raden Saleh (TBRS). Acara itu bertema ''Menyoal Dinamika Pasar Lukisan'' dengan narasumber Sri Buntoro, Eko Tunas, dan Markaban. (H9-56) 17_04_2010_103_004
− Kampusiana - BPPT Sosialisasi Technopreneurship di Polines SEMARANG Pembantu Direktur I Politeknik Negeri Semarang (Polines) Dra S Setyowati Rahayu MSi menerima kunjungan tim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta. Tim berjumlah 7 orang itu, diterima di Ruang Sidang Direktur Polines Kampus Tembalang.

Kunjungan ini dalam rangka sosialisasi pengembangan kurikulum technopreneurship di perguruan tinggi. Setyowati mengatakan, Polines memasukkan kurikulum kewirausa- haan. Tentunya hal ini sejalan program yang dirancang BPPT. Jiwa entrepreneurship merupakan bekal sangat pen- ting bagi mahasiswa setelah lulus kelak. Salah satu per- soalan penting dihadapi bangsa adalah rendahnya daya saing dengan negara-negara lain.

"Dalam situasi dan kondisi negara seperti ini, selayaknya perguruan tinggi menunjukkan peranan dan kontribusinya menciptakan berbagai solusi mengatasi persoalan yang dihadapi. Tak lupa berinovasi merespons setiap perubahan terjadi,'' terang dia.

Ketua Tim BPPT Drs Noko Sudarisman MM mengata- kan, technopreneur berbeda dengan entrepreneur.
Entrepreneurdidefinisikan sebagai seseorang yang mengor- ganisasikan, memanajemen, dan mengambil risiko dari suatu bisnis. Sedang technopreneur didefinisikan seorang entrepreneur yang dalam bisnisnya melibatkan teknologi tinggi. (H31-90)

17_04_2010_103_005
Dirut BPR BKK Purwodadi Divonis Bebas - Dalam sidang putusan kasus dugaan korupsi pem- bangunan gedung BPR BKK Purwodadi senilai Rp 1,5 miliar kemarin sore, ketiga terdakwa divo- nis bebas. Ketiga terdakwa tersebut, Dirut BPR BKK Sudarsono (57), Anang Pratomo (26) Direktur PT Puja Perkasa, serta staf dari PT Sempalan Teknologi Nasional (STN) Slamet Edy Santoso (31).

Majelis hakim yang diketuai Eny Indriartini SH tidak melihat kerugian hasil audit BPKP sebesar Rp 264.090.887 sebagai kerugian Negara. Pasalnya jumlah itu masih bagian dari 10 persen keuntungan pelaksana jasa konstruksi.

Atas putusan ini, jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwodadi akan melakukan upaya hukum sesuai aturan yang berlaku.

''Pasti kita akan melakukan upaya hukum selanjutnya. Putusan ini belum inkracht, sehingga masih ada kesempatan bagi kami dengan penga- juan kasasi,'' kata Jaksa Ahmad Syahruddin SH didampingi Siti Mutiatin SH, kemarin.

Majelis hakim menyampaikan bahwa salah satu dari empat unsur delik di kedua pasal tuntutan (Pasal 2 dan 3 UU Tipikor) yaitu unsur keru- gian negara tidak terbukti. Namun ketiga unsur lain seperti unsur pelaku, memperkaya diri sendiri maupun orang lain, serta penyalahgunaan wewenang terpenuhi.

Pada sidang sebelumnya, (Senin, 12/4) majelis hakim sepakat bahwa laba perusahaan yang digunakan untuk mendanai pembangunan gedung tersebut merupakan ke- kayaan daerah/Negara. Selain itu majelis juga berpendapat bahwa BPKP sebagai lembaga resmi negara berhak untuk mengaudit pelaksanaan proyek tersebut. Sujud Syukur Setelah dibacakannya putusan oleh majelis hakim, Sudarsono lang- sung bersujud syukur dan disambut tangis haru keluarga serta hadirin sidang.

Sementara itu kuasa hukum tersangka yang berang- gotakan M Ali Purnomo SH MH, Khaerul SH, Dwi Nuryanto SH, Radja Sufi SH, dan Ridwan SH langsung menyalami Sudarsono.

''Ternyata ditengah kondisi penegakan hu- kum yang masih carut marut di negeri ini masih ada keadilan di Pur- wodadi. Kami sangat menghargai keobjektifi- tasan majelis hakim,'' ungkap Khaerul.

Seperti diketahui, Su- darsono, Anang Pra- tomo, dan Slamet Edy diduga telah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi proyek pembangunan gedung BPR - BKK senilai Rp 1,5 miliar.
t Sudarsono dan Slamet Edy dituntut 2 tahun penjara serta denda 150 juta subsider 10 bulan. Sedangkan Anang - Pratomo dituntut jaksa 1 tahun penjara serta denda 75 juta subsider 5 bulan. Ketiga terdakwa tersebut bahkan sempat menjalani tahanan oleh jaksa. Namun oleh kuasa hukum mereka diajukan penangguhan pena- hanan yang kemudian dikabulkan pengadilan. (K11-16)

GROBOGAN 17_04_2010_105_009
25 Daerah Terancam Tak Peroleh PNPM 17_04_2010_012_003_001 − - Sebanyak 25 kabupaten terancam tidak mendapatkan bantu- an dana Program Nasional Pember- dayaan Masyarakat (PNPM) Man- diri. Pasalnya, anggaran pendap- atan belanja daerah (APBD) mere- ka tidak menganggarkan untuk pe- nanggulangan kemiskinan di wilayahnya.

Demikian diutarakan Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Sud- jana Rpyat seusai acara Rapat Koor- dinasi Strategic Alliance for Poverty Alleviation (SAPA) dan Sarasehan Kesejahteraan Rakyat di Hotel Sahid Jaya, Jumat (16/4). Sudjana menyebutkan, ke-25 kabupaten tersebut tetap akan diberi peringatan sebelum kementerian terkait menu- runkan dana PNPM yang menjadi hak mereka. Sayangnya dia tidak menyebutkan kabupaten-kabupat- en mana saja yang tidak menyisihkan APBD mereka untuk ke- miskinan.

"Seharusnya 20% APBD dari setiap kabupaten itu harus sharing untuk kebutuhan pengentasan ke- miskinan. Tapi mereka tidak. Jika dua sampai tiga kali diberikan per- ingatan tidak ada perubahan ya kami setop PNPM-nya," tegas pria yang juga tercatat sebagai ketua pelaksana PNPM Mandiri ini.
Apresiasi Tinggi Kementeriannya sendiri, kata dia, akan mengapresiasi tinggi bagi kabupaten/kota yang sudah me- nyisihkan sebagian APBD mereka untuk kemiskinan. Bagi daerah den- gan nilai sharing lebih dari 20%, pemerintah akan memberikan re- ward berupa tambahan PNPM. "Ya harus diberikan penghargaan, de- ngan PNPM yang ditambah," imbuhnya.

Dia menambahkan, dari catatan yang ada jumlah kepala keluarga (KK) miskin saat ini masih tercatat 35 juta KK. Paling banyak penyebaran- nya berada di Pulau Jawa mengingat jumlah penduduknya yang cukup banyak. Masih tingginya jumlah KK miskin, akan dicoba ditekan dengan beberapa langkah penanggulangan kemiskinan yang sesuai Perpres Nomor 15 Tahun 2010.

"Ada tiga cluster di sana yakni pemberian bantuan dan perlin- dungan sosial berbasis keluarga, pemberdayaan masyarakat lewat PNPM Mandiri serta pemberdaaan usaha mikro dan kecil."

Sarasehan itu sendiri dihadiri tiga kepala daerah yang dianggap berhasil dalam program penanggu- langan kemiskinan. Ketiganya adalah Bupati Jembrana Bali I Gede Winasa, KH M Nashiruddin Al Mansyur (Kebumen), dan tuan rumah Joko Widodo. (K15-54)

SOLO 17_04_2010_012_003
SOSOK - Tidur di Bandara 17_04_2010_012_004_002 − ARTIS Nadine Chandrawinata (26) baru saja berlibur ke India. Berangkat ke negeri tempat Taj Mahal berdiri itu, Nadine tidak bermewah-mewahan, ia bahkan tidur di bandara.

Pekan lalu, dia berangkat ke India bersama sembilan temannya dengan cara backpacker(para travellerber-budgetminim). Nadine berada di India sejak 14 Maret hingga 9 April.

"Yang paling menarik itu pas mau pulang gara-gara kehabisan uang. Sampai akhirnya harus tidur di Bandara Calcutta di India," katanya saat ditemui di Budha Bar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (16/4).

Bepergian ke luar negeri dengan ber-backpacker memberikan keasyikan tersendiri bagi Nadine. Selain murah meriah, dia juga belajar merencanakan liburannya, sehingga bisa menghemat biaya dan terkonsep. Namun karena ini pengalaman pertama, dia pun sempat salah perhitungan dan kehabisan uang. "Tapi gara-gara aku teledor, makan dan tidur di tempat yang enak. Akhirnya kehabisan uang deh," kata Puteri Indonesia 2005 itu.

Di India, dia banyak menemukan pengalaman baru.
Salah satunya melihat ritual agama Hindu di Sungai Gangga. Di negeri tersebut Nadine juga sempat membu- at film pendek.

Meskipun berlibur ke luar negeri dengan menghemat uang, Nadine tidak melupakan perawatan diri. Ia juga membawa perlengkapan pembersih muka dan produk perawatan kulit. (dtc-54)

17_04_2010_012_004
HUT Ke-59 Djarum - Luna Maya Tanam Pohon Trembesi 17_04_2010_012_006_010 − Dalam rangka HUT Ke-59 PT Djarum, Minggu besok 400 karyawan Djarum di Kudus bersama artis Luna Maya, me- nanam pohon trembesi (Albizia saman) di turus jalan raya Karang- anyar Demak sepanjang 1,2 km.

''PT Djarum ingin menularkan semangat pelestarian lingkungan kepada karyawan dan masyarakat luas dengan gerakan menanam pohon trembesi. Untuk kesempatan ini kami didukung artis Luna Maya yang kebetulan memiliki visi sama yaitu kepedu- lian tinggi terhadap pelestarian lingkungan di Indonesia,'' ujar Thomas Budi Santoso dari PT Djarum, kemarin.

Kegiatan itu merupakan program lanjutan Djarum Trees for Life dari Corporate Social Responsibility Bakti Lingkungan PT Djarum yang merencanakan menanam 2.767 pohon sepanjang jalan turus Semarang-Kudus.

Serius dan konsisten untuk melestarikan lingkungan adalah semangat Djarum Trees for Life yang ingin ditularkan kepada seluruh pihak dan masyarakat luas. Berawal dari penanaman pohon trembesi bersama guber- nur beserta Muspida Jawa Ten- gah, kemudian beberapa minggu lalu diikuti penanaman bersama artis Nugie dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) lingkun- gan.
Teduh Luna Maya yang beberapa kali melewati jalur Semarang - Kudus menilai jalan tersebut padat lalu lintas. ''Oleh sebab itu, penanaman pohon trembesi sangat cocok ditanam di area ini karena dapat menyerap banyak CO2 dan emisi karbon lainnya. Dengan demikian, ke depannya jalan ini bisa menjadi jalan yang teduh dan hijau. Saya berharap pohon trembesi yang kami tanam dapat tumbuh maksimal. Tentunya harus dirawat masyarakat luas,''ajak Luna.

Secara bertahap, penanaman trembesi sudah dilakukan mulai bulan Januari hingga Mei 2010 dengan tinggi pohon dua hingga 2,5 meter.
Pemeliharaannya akan dilakukan PT Djarum selama tiga tahun pertama dengan cara menyirami dan merawatnya.

Bibit yang digunakan dalam rangkaian pro- gram penanaman 2.767 pohon trembesi di sepa- njang turus jalan Semarang-Demak ini berasal dari Pusat Pembibitan Tanaman (PPT) PT Djarum.(A4-54)

DEMAK 17_04_2010_012_006
Petani Sulit Dapat Pupuk Bersubdisi Anggota Komisi B DPRD Jateng Subandi PR menyebutkan seperti di Sragen, sejumlah warga sulit menda- patkan pupuk. `'Laporan yang ma- suk baru Sragen dan Wonogiri.
Kemungkinan bisa juga daerah lain- nya,''ungkapnya, kemarin.

Karena sulitnya pupuk dida- patkan, harganya pun melambung tinggi. Seperti di Wonogiri saja, harga satu zak pupuk jenis urea men- capai Rp 95 ribu. Padahal sesuai ketentuan kenaikan harga pupuk, semestinya Rp 80 ribu dari semula Rp 60 ribu. `'Memang ada pihak- pihak yang main dalam masalah ini.
Mereka sudah tahu kalau harga pupuk bakal naik, sehingga ditim- bun dulu. Setelah ada kejelasan harga naik, mereka melepasnya den- gan harga baru,''tutur Subandi.

Pemerintah memang perlu men- gawasi kembali pendistribusian pupuk. Distributor harus diminta mengecek lagi pengecernya, supaya tidak ada permainan harga pupuk.

`'Yang berperan memainkan harga itu adalah pengecer. Makanya distributor harus mengecek, kalau perlu sidak apa benar harga pupuk dinaikkan,''pintanya.

Bagaimanapun kondisi tersebut merugikan petani. Sebab, selama ini mereka masih bergantung kepada pupuk tersebut, dalam upaya pe- ngembangan pertaniannya. `'Kare- na itu, kita sangat berharap peng- awasan masalah pupuk ini terus diperketat. Jangan sampai petani yang terus dirugikan,''tegasnya.
. Penting diketahui, alokasi pupuk bersubsidi untuk Jateng terdiri jenis urea 1.070.000 ton, ZA208.228 ton, NPK Ponska 180.000 ton, NPK Pelangi 227.513 ton, dan NPK Kujang 62.000 ton. Begitu pula untuk jenis SP36 180 ton sedang pupuk organik 131.444 ton.

Cegah Permainan Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jateng Sriyadi menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan produsen pupuk untuk mengecek ada- nya dugaan penimbunan maupun kenaikan harga. Pemkab/kota sudah disurati supaya tim peng- awasan pupuknya langsung turun lapangan untuk mencegah adanya permainan pupuk.

`'Usulan gubernur sebenarnya maksimal 10%. Tapi pusat sudah memutuskan kenaikan harganya rata-rata 33%. Tentunya daerah ting- gal melaksanakan,''papar dia.

Ketua Kerukunan Tani Nasion- al Amanat (KTNA) Jateng Khafid Shirotudin mengkhawatirkan ke- naikan pupuk ini bisa berdampak pada hasil pertanian. Kenaikan harga yang cukup tinggi men- jadikan beban petani semakin besar.

`'Agar petani bisa bertahan, ten- tunya perlu ada langkah lain dari pemerintah untuk memberikan insentif bagi mereka,'' ungkapnya.
(H37,H23-54)

17_04_2010_012_007
TAJUK - Rumit, Menggurita, Membudaya Rumit, menggurita, membudaya.
Gambaran itulah yang tampil makin nyata dalam wajah korupsi di negeri ini.
Bagaimana tidak jika hampir semua lem- baga hukum justru menjadi sarang korup- si dan apa yang akhir-akhir ini populer sebagai makelar kasus? Makin diharap- kannya peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum pada sisi lain juga memaparkan ketiadaan harapan pada lembaga-lembaga reguler. Terdapat kelumpuhan sistem, sehingga solusi- solusi lebih terbeban ke institusi darurat.

Celakanya, realitas kedaruratan itu juga masih dicoba untuk diakal-akali, dicarikan celah agar mengalami kelumpuhan pula. Dari yang bersifat legal- formal melalui pintu masuk perundang- undangan, membangun opini, hingga sikap-sikap defensif yang tidak membuka diri bagi pergerakan ke arah perubahan yang betul-betul "berasa" atau "nendang".
Justru pada era transparansi sekarang, ketika bangsa ini merasakan darurat korupsi, kasus demi kasus seolah-olah membentuk gugusan gunung es: harus dari manakah menggugurkannya?

Yang sesungguhnya berlangsung sekarang adalah pertarungan antara ele- men-elemen publik yang sadar untuk memerangi korupsi, melawan kelompok- kelompok yang tengah berupaya menye- lamatkan diri dan aset-asetnya, serta mereka yang merasa terjepit jika kenikmatan-kenikmatan yang selama ini diraih akhirnya membentur labirin kontrol publik. Elemen antikorupsi berjuang di tengah kepungan kekuatan yang memba- ngun jaringan untuk mempertahankan status quo dan melanggengkan sistem yang mendukung kepentingan mereka. Dari mana memulai? Menyerahkan kepada lembaga nonreguler merupakan pilihan mutlak. Pada saat bersamaan, keseriusan mereformasi yang reguler merupakan tuntutan. Pembentukan insti- tusi seperti KPK atau Satgas Antimafia Hukum mestinya mengetuk hati dan men- dorong kemauan politik para petinggi lem- baga-lembaga hukum itu untuk bergerak nyata membersihkan dan mereformasi diri. Bukankah keberadaan badan-badan extrajudicial itu seharusnya disikapi seba- gai pukulan telak bagi fakta buruknya kinerja yang reguler?

Ironi-ironi itu dirasakan makin menjadi justru di tengah ikhtiar mendewasakan kehidupan demokrasi. Skeptisitas pun muncul, bagaimana orang memercayai demokrasi jika yang dihasilkan di tengah era tranparansi dan akuntabilitas justru peningkatan sikap yang tidak transparan dan tidak akuntabel? Demokrasi meru- pakan pilihan untuk menyejahterakan lahir-batin rakyat, maka jangan sampai rakyat bersikap skeptis karena kesalahan- kesalahan yang dilakukan oleh mereka yang seharusnya menopang demokrasi itu sendiri.

Memperkuat pengawal pelaksanaan demokrasi tentu merupakan pilihan.
Antara lain dengan memperkuat pilar penegakan hukum sebagai syarat menumbuhkan kepercayaan publik.
Artinya, pola pemberantasan korupsi memang tidak bisa lain harus dimulai dari lembaga-lembaga hukum, karena mereka itulah "sapu" yang harus terlebih dahulu bersih sebelum "menyapu" kotoran- kotoran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Jika kemauan politiknya lemah, mereka itulah yang justru mengan- cam masa depan demokrasi.

17_04_2010_006_002
Kebijakan Projamu Ditunggu Ketua Gabungan Pengusaha Jamu Nasional Charles Saerang menilai bahwa kebijakan pemerintah selama ini belum memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan industri jamu.
Jika terus dibiarkan, industri jamu dalam negeri akan tergerus obat herbal impor.
Seperti yang terlihat di toko-toko obat, gelombang serangan obat impor justru semakin meningkat. Jika tidak ada kebi- jakan yang lebih projamu dari pemerin- tah, maka dikhawatirkan industri ini akan merosot.

Masuknya herbal impor ini, terutama dari China bukan hanya mengkha- watirkan, tetapi telah masuk kategori men- gancam. Aneka jenis obat yang dikemas banyak yang seolah-olah herbal, tetapi sebenarnya tak lebih dari obat-obat lain yang berbahan baku kimia. Dengan ribuan merek yang beredar, apakah pemerintah masih punya waktu mengecek satu per satunya. Belum lagi bagaimana dengan komposisi bahan baku, bahan pendamp- ing, dosisnya, dan lain-lain masih harus dipertanyakan.

Tetapi memang repot, karena faktanya obat-obat herbal impor itu mempunyai efektivitas lebih tinggi. Contoh kecil, untuk menghambat diare hanya butuh satu atau dua kapsul herbal dari China. Bandingkan dengan produk herbal dalam negeri misal- nya, dibutuhkan beberapa kali minum baru tuntas. Tentu masyarakat tidak tahu persis bagaimana komposisi herbal impor itu, apakah juga dicampur dengan obat kimia, atau murni. Faktanya, lebih efektif dan manjur. Pertanyaannya adalah, seberapa jauh produk dalam negeri bisa membuat pro- duk sejenis yang memiliki tingkat efektivi- tas tinggi. Jika sudah, maka barangkali tinggal strategi marketingnya saja yang perlu dibenahi. Tetapi jika belum sampai ke sana, maka menjadi tugas kalangan pelaku industri itu dengan pemerintah.
Kalangan industri perlu menyediakan dana penelitian dan pengembangan lebih besar dengan tenaga ahli yang berkuali- tas, sedangkan pemerintah mendukung regulasinya.

Pemerintah tidak bisa membiarkan industri jamu berkembang sendiri seperti yang kita lihat sekarang ini. Jika obat herbal impor tidak pernah diteliti dengan serius satu per satunya, tetapi industri jamu di Cilacap justru menjadi langganan operasi. Faktanya memang melakukan operasi di Cilacap lebih mudah dan berbiaya kecil, sementara meneliti obat impor bisa dengan berbagai alasan untuk tidak melakukannya. Industri jamu dikejar- kejar seolah-olah mereka kriminal.

Di tengah suasana kebijakan industri yang seperti itu, maka industri jamu nasio- nal perlu merancang strategi produksi dan pemasaran yang lebih baru. Beberapa perusahaan sudah melakukannya, tetapi masih dalam skala yang terbatas. Untuk itu, semua pihak mesti mendukung upaya yang sekiranya bisa mendongkrak pen- jualan produk-produk nasional yang sebe- narnya berkualitas tinggi itu. Negeri ini sangat kaya dengan aneka ragam bahan baku jamu, maka jika tidak kita, siapa lagi yang mengembangkannya ?

17_04_2010_006_003
Membumikan Program Gratis KB Oleh 17_04_2010_006_006_009 − KELUARGA berencana (KB) sebagai bagian dari program pembangunan nasional, mempunyai nilai strategis dalam menekan laju pertumbuhan pen- duduk (LPP). Pada dekade 1980-an, angka laju per- tumbuhan secara nasional 2,3% dan angka itu sekarang bisa ditekan menjadi 1,48%.

Sekalipun ada penurunan laju pertumbuhan, pop- ulasi per tahun di Indonesia masih mengundang pemikiran karena angkanya masih 4,2 juta kelahiran, dengan tingkat kelahiran (total fertility rate/TFR) 2,6.
Angka itu setara dengan jumlah penduduk Singapura.

Bagaimana di Jawa Tengah? Tahun ini dipredik- sikan jumlah penduduk mencapai 34,6 juta jiwa, dengan merujuk angka kelahiran tahun 2003 sebesar 2,10. Setiap pasangan diasumsikan punya anak rata- rata 2 orang atau lebih, dengan angka kelahiran tahun 2005 naik menjadi 2,18, dan periode 2007-2009 naik lagi menjadi 2,3. Kondisi kependudukan itu memer- lukan perhatian kita semua, dan semua elemen masyarakat dituntut kontribusinya untuk berperan.

Undang-Undang (UU) Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga mengisyaratkan bahwa untuk mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas diperlukan beberapa upaya strategis. Misalnya lewat upaya pengendalian/ pen- gaturan kelahiran, penurunan angka kematian, mobil- itas penduduk, pengembangan kualitas penduduk, pengaturan perkawinan, kehamilan, serta peningkat- an ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

Implementasi dari substansi pengendalian kelahi- ran akan lebih fokus lagi, dengan memprioritaskan perhatian pada pasangan muda (pasangan usia subur muda paritas rendah atau disebut pusmupar) untuk ber-KB yang cocok dan sesuai dengan keinginannya.
Intensifikasi penggarapan kelompok masyarakat itu akan memberikan dampak signifikan terhadap penu- runan tingkat kelahiran.

Sejalan dengan otonomi daerah saat ini, BKKBN konsisten mengembangkan cafetaria system dalam penyediaan alat kontrasepsi. Setiap klinik KB/ puskesmas menyediakan alat kontrasepsi gratis, seperti model suntik, susuk KB, kondom atau IUD.
Termasuk memberikan layanan gratis untuk akseptor yang ingin ber-KB secara permanen lewat medis operatif/ MO dengan beberapa persyaratan khusus. " Program kontrasepsi gratis diperuntukan bagi masyarakat atau pasangan yang masuk dalam kate- gori keluarga prasejahtera (KPS) dan keluarga sejahtera (KS) 1. Penentuan stratifikasi keluarga tersebut didasarkan pada hasil pendataan keluarga yang dilakukan setiap tahun oleh BKKBN.
Kartu Jamkesmas Bagi keluarga miskin, termasuk mereka yang dikategorikan keluarga prasejahtera dan keluarga sejahtera 1, asalkan mempunyai kartu Jamkesmas, berhak memperoleh pelayanan KB gratis melalui fasilitas pelayanan rawat jalan tingkat primer seperti di puskesmas, puskesmas pembantu, puskesmas keliling, dan pos kesehatan desa.

Kelompok masyarakat itu juga dapat memper- oleh fasilitas layanan rawat inap tingkat primer, pelayanan spesialistik serta pelayanan rujukan sela- ma pusat-pusat pelayanan tersebut memberikan pelayanan Jamkesmas.

Aspek pembiayaan program Jamkesmas di puskesmas didahului dengan penyusunan plan of action (POA) baik bulanan maupun triwulanan melalui forum mini lokakarya. Perencanaan itu wajib disusun oleh puskesmas dan harus mendapatkan per- setujuan Dinkes kabupaten/ kota untuk pencairan dana Jamkesmasnya. Dalam forum itu, petugas lapangan KB (PLKB) memberikan input tentang peta/ kondisi jumlah akseptor baru ataupun ulangan.
Data tersebut juga digunakan untuk rencana penyedi- aan kebutuhan alat kontrasepsi (alakon) di wilayah kerja puskesmas.

Alat kontrasepsi gratis yang disediakan itu dihara- pkan dimanfaatkan secara maksimal oleh pasangan usia subur (PUS), terutama dari kelompok KPS dan KS 1, guna mengatur kelahirannya secara lebih baik lagi.

Sebagian besar alat kontrasepsi bersifat hormon- al, kecuali kondom. Akseptor KB hormonal dian- jurkan selalu melakukan kontrol berkala ke pusat pelayanan KB terdekat untuk meminimalisasi efek samping ataupun menekan angka kegagalan terkait dengan penggunaan alat kontrasepsi itu.

Agar lebih mudah dikenali masyarakat alat kon- trasepsi itupun diberi tanda khusus berupa tulisan `'cuma-cuma'', `'tidak diperjualbelikan'', `'untuk keluarga miskin'' dan berlogo BKKBN. Pelabelan seperti itu pada setiap kemasan diharapkan bisa mem- berikan justifikasi kepada masyarakat bahwa seandainya mereka merasa mampu secara finansial tidak memanfaatkannya sehingga program ini tepat sasaran.

Kualitas alat kontrasepsi sejak awal program KB dilaksanakan selalu ditingkatkan serta disesuaikan dengan keinginan dan kenyamanan masyarakat penggunanya. Contohnya dulu susuk KB terdiri atas 5 batang sekarang hanya 2. Kondom pun demikian mengingat sekarang lebih tipis dan beraroma. (10)

-- Dra Sri Murtiningsih MS, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah Alamat Pengiriman Artikel Kirimkan artikel dan foto terbaru Anda ke: wacana_nasional@suaramerdeka. info.
Panjang maksimal 7.500 karakter dengan spasi

Sri Murtiningsih 17_04_2010_006_006
Tingkat Golput Sebanyak 10,6% SEHARI lagi warga kota Se- marang akan menentukan pemimpin barunya lewat pemili- han langsung. Ke manakah pilihan warga kota ini ditujukan untuk lima pasangan calon wali kota berikut wakilnya yang turut dalam kontes- tasi demokrasi lokal ini?

Untuk mengetahui gambaran awal mengenai kesiapan warga me- ngikuti pemilihan pemimpin dae- rahnya, serta kecenderungan atas pilihan mereka, Suara Merdeka mengadakan jajak pendapat (pol- ling) per telepon. Aktivitas pengga- lian pendapat dilakukan pada Sela- sa hingga Jumat (13-16 April 2010). Dipilih sebanyak 1.000 res- ponden yang tersebar di 16 keca- matan di kota ini. Seleksi atas mere- ka -- yang telah punya hak pilih itu - - dilakukan melalui buku telepon.
Bagaimanakah hasilnya?

Ada tiga pertanyaan yang di- ajukan dalam polling ini, yaitu; (1) Apakah Anda tahu kapan pelaksa- naan Pemilihan Wali Kota (Pil- wakot) Semarang 2010? (2) Apakah Anda akan mengikuti Pemilihan Wali Kota Semarang 2010? (3) Jika pasti mengikuti Pilwakot Semarang, siapa pasangan yang Anda pilih?

Terhadap pertanyaan pertama, sebanyak 82,3% menjawab "Tahu" dengan mengemukakan secara pasti kepada petugas jajak pendapat kami bahwa pelaksanaan Pilwakot itu tanggal 18 April 2010. Sele- bihnya, 17,7% menyatakan "Tidak Tahu".

Angka "Tidak Tahu" sebesar 17,7% itu tergolong tinggi untuk Ko- ta Semarang. Sekalipun jika dipilah- pilah lagi, "Tidak Tahu" itu bisa ber- makna "sungguh-sungguh tidak ta- hu", "Tak ingin tahu", ataupun "Tak merasa butuh untuk tahu".

Yang menarik, jika jawaban "Tidak tahu" itu disumbang oleh mereka yang "sungguh-sungguh tidak tahu", maka pertanyaan kita, adakah yang salah dengan proses sosialisasi?

Pada kenyataannya, banyak pihak telah melakukan sosialisasi itu dengan sangat serius. Mereka antara lain KPU Kota Semarang, yang me- mang diberi mandat oleh negara untuk menyukseskan "pesta de- mokrasi" ini. Lalu, tentu saja, para pasangan kontestan peserta Pilwa- kot yang berkepentingan agar warga kota mengarahkan pilihannya pada mereka. Selain itu juga media sebut saja: koran, radio, TV-TV Sema- rang, serta stasiun TV swasta di Ja- karta yang berjangkauan nasional sangat gencar memberitakan ren- cana pemilihan wali kota ini.

Selain melakukan kegiatan yang lumrah dikerjakan saat pemilu, se- perti memasang spanduk dan baliho di sudut-sudut kota, beriklan di me- dia, kunjungan lapang ke kantong- kantong suara, pada tahun ini ada juga cara unik yang dilakukan kon- testan. Yaitu, tim suksesnya mene- lepon warga kota secara acak, untuk "mohon doa restu" agar sukses di pemilihan tanggal 18 April, serta menggali kebutuhan warga yang bisa diwujudkan oleh calon tersebut jika menjadi wali kota. Substansinya sama, "Pilihlah kami!" Jika ditelisik lagi per kategori kecamatan, maka penjawab "Tidak tahu" terbesar berasal dari Keca- matan Semarang Selatan, yaitu se- banyak 21 orang atau 2,1% dari 1.000 responden, Banyumanik (2,1%), dan Tembalang (1,9%).
Sedangkan yang terkecil adalah wi- layah Semarang Timur, yang hanya 1 orang atau 0,1% yang menjawab "Tidak tahu".

Jika pembaginya bukan seluruh responden, melainkan hanya res- ponden dari wilayah kecamatan bersangkutan, maka angka 21 orang yang menjawab "Tidak tahu" kapan Pilwakot dilangsungkan itu sangat tinggi, karena proporsinya menjadi 32,3%. Sebab, jumlah res- ponden yang dipilih dari Keca- matan Semarang Selatan sejumlah 65 orang.
Tidak Ikut Terhadap pertanyaan kedua, "Apakah Anda akan mengikuti Pe- milihan Wali Kota Semarang 2010", sebanyak 82,9% dari 1.000 responden menjawab "Ya, pasti ikut", lalu 10,6% menjawab "Tidak ikut", dan selebihnya (6,5%) men- jawab "Belum pasti/ragu-ragu".

Yang menarik, angka penjawab "Ya, pasti ikut" disumbang juga oleh mereka yang menjawab "Tidak tahu kapan pemilihan wali kota dilakukan" sebesar 7,6% . Dengan demikian, dalam logika sederhana, bisa disimpulkan bahwa 7,6% warga yang ingin ikut Pilwakot Semarang sungguh-sungguh tidak tahu kapan pemilihan itu dilakukan.

Mereka yang menyatakan "Tidak ikut Pemilihan Wali Kota Semarang 2010" (10,6%) sering dikategorikan sebagai golongan putih (golput). Sesungguhnya, tidak semua dari jumlah itu sung- guh-sungguh tak ingin memilih.

Sebagian dari mereka menge- mukakan kendala-kendala pragma- tis, misalnya pada saat bersamaan tengah berada di luar kota. Tapi sebagian lain memang menyatakan ketidakpercayaannya pada kapa- sitas dan kompetensi calon pemimpin kota ini.

Angka tertinggi jumlah "Tidak ikut" itu berasal dari Kecamatan Banyumanik sebanyak 1,6% dari 1.000 responden, lalu Semarang Selatan (0,9%), Tembalang (0,8%), dan Semarang Tengah (0,8%).
Angka terkecil berasal dari Sema- rang Timur (0,1%) dan Gajahmung- kur (0,1%). Yang pasti, pada semua kecamatan ada pemilih golputnya.

17_04_2010_009_002
Presiden Prihatinkan Kasus Priok 17_04_2010_009_003_006 − Pernyataan ini disam- paikan Presiden ketika mener- ima para ahli waris Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad di lantai III Wisma Negara, Jumat kemarin.

Pertemuan Presiden de- ngan para ahli waris Mbah Priok, yakni Habib Salim Se- lon Alatas, Habib Ali Zaenal Abidin Al Hadad, dan Habib Ahmad Al Hadad, berlang- sung usai shalat jumat.

Para Habib dari Jakarta ini sebelumnya diterima Staf Khu- sus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana,AndiArief.

Usai shalat jumat, Presiden yang mengenakan pakaian di- nas harian berwarna hijau menggelar pertemuan informal dengan lesehan di atas karpet dikelilingi beberapa menteri seperti Menteri Sekretaris Ne- gara Sudi Silalahi dan Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

Ikut mendampingi Presi- den, Habib Munzier bin Fuad Al Musawa, pimpinan Majelis Dzikir Rosulullah.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 15 menit itu Presiden menyatakan ke- prihatinnya atas terjadinya kerusuhan terkait pembebasan lahan di kompleks makam Mbah Priok, Rabu lalu.

"Kita kemarin prihatin.
Seharusnya hal tersebut tidak perlu terjadi bila ada komu- nikasi yang baik," kata SBY.

Presiden menambahkan, sengketa tersebut harusnya diselesaikan secara baik, tidak dengan kekerasan. "Oleh kare- na itu harusnya kita bicarakan dengan baik," tambahnya.

Habib Salim Selon Alatas menjelaskan, dari dulu sebe- narnya ahli waris mengingin- kan cara seperti itu. "Kita dulu maunya begitu, Pak. Tapi kita dikibulin terus, dibohongi terus," ujarnya.

Presiden meminta agar proses mediasi yang sudah di- tempuh bisa dilanjutkan se- hingga mendapat penyelesaian yang baik. Ia juga meminta bentrokan berdarah itu disele- saikan dengan cara damai serta mengimbau masyarakat untuk tenang dan tidak mudah ter- provokasi.

Kepada wartawan usai pertemuan, Habib Salim Ala- tas menyatakan bersyukur bahwa Presiden berjanji untuk menandatangani prasasti cagar budaya Mbah Priok. "Alham- dulillah Presiden akan menan- datangani prasasti," katanya.

Karena itu, presiden me- minta agar semua rakyat Indo- nesia tenang dan tidak adalagi kegaduhan dalam sengketa makam Mbah Priok. Ditanya kapan penandatanganan dilakukan, Habib Salim men- jawab, "Insya Allah sece- patnya, dalam waktu dekat ini." Mencari Bukti Sementara itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan mencari bukti dugaan pelanggaran ber- ibadah yang dilakukan PT Pe- lindo di makam Mbah Priok.
Penyelidikan terutama terkait soal persyaratan Pelindo yang hanya mengizinkan warga berziarah satu tahun sekali dan dibatasi 10 orang.

"Itu ada hak asasi orang beribadah. Mbah Priok diyakini sebagai wali, dan hak ibadah itu tidak boleh dihalangi," kata Komisioner Komnas HAM Yosep Adhi Prasetyo, di Jakarta.

Dia juga mendapat infor- masi Pelindo pernah mengelu- arkan persyaratan kepada pengu- rus makam Mbah Priok. Syarat itu, mereka yang berziarah dibatasi 10 orang dan harus izin satu minggu sebelumnya.
"Informasinya, Pelindo memang pernah mensyaratkan itu. Bila benar, itu berarti melang- gar HAM. Orang beribadah kok diatur," ujar alumnus Fakultas Teknik Jurusan Elektro (FTJE) UKSWSalatiga itu.

Menurutnya, Komnas HAM juga akan meminta semua bukti-bukti tersebut.
Selain bukti sengketa, Komnas HAM juga akan mencari bukti dugaan pelanggaran beribadah.

Direktur Utama PT Pelin- do II RJ Lino tidak membantah bahwa persyaratan itu pernah dileluarkan Pelindo dalam negosiasi di masa lalu. Tetapi, Lino meminta hal itu tidak dibahas lagi.

"Saya sudah melakukan mediasi dan mematuhi hasil mediasi. Tidak perlu dibi- carakan lagi. Itu pembicaraan dalam negosiasi dulu. Dalam negosiasi, itu hal yang biasa.
Saya sendiri di sini (Pelindo) baru satu tahun," kata R J Lino.
Komnas HAM Ahli waris Mbah Priok dan Komnas HAM kemarin meng- gelar pertemuan di kantor Komnas HAM. Pertemuan membicarakan soal carut ma- rut sengketa tanah antara pihak ahli waris dan Pelindo yang memicu bentrok antarwarga dan Satpol PP pada Rabu lalu.

Wakil Ketua Komnas HAM, Ridha Saleh meny- atakan, Komnas HAM nantinya berperan sebagai mediator per- temuan antara pihak yang saling bersengketa tersebut. "Kan ada dua hal, dari tanah lima hektare itu, 1,5 hektare diusulkan kelu- arga diberikan untuk kepentin- gan makam dan lainnya.
Sisanya, 3,5 hektare akan dinegosiasikan," ucap Ridha.

Sebab ahli waris memang memiliki hak atas tanah terse- but. "Mungkin dari Pelindo punya pikiran lain. Hanya tahu area makam saja. Itu yang akan dibicarakan," ujarnya.

Sejauh ini Komnas HAM menemukan banyak pelang- garan dalam peristiwa ben- trokan eksekusi makam Mbah Priok yang terjadi pada Rabu.
Menurut Rida, tim investigasi Komnas HAM tengah men- ganalisis untuk menemukan bukti pelanggaran di ben- trokan itu.

Sejauh ini pihaknya meni- lai ada pelanggaran serius terkait pelanggaran hak asasi manusia. Untuk itu, pihaknya akan mengeluarkan rekomen- dasi khusus. Dari investigasi tersebut akan diberikan kepada pihak terkait.

"Kami akan melakukan koordinasi dengan pihak terse- but untuk mencari akar per- masalahan yang sebenarnya.
Pihak lain adalah yang juga melakukan investigasi kasus ini," tuturnya. (A20,D3-49)

17_04_2010_009_003
Remunerasi untuk Apa? 17_04_2010_006_007_002 − KASUS Gayus Tambunan, pegawai Ditjen Pajak golongan III a dengan take home pay Rp 12 juta lebih, yang terlibat dalam mafia pajak menjadi tamparan keras bagi pelaksanaan kebijakan remunerasi.
Seperti diketahui, telah diterbitkan Ke- putusan Menkeu Nomor 289/KMK.01/2007 berkaitan dengan reformasi birokrasi, yang salah satunya mengatur tentang remunerasi PNS di Depkeu.

Kebijakan remunerasi tersebut didesain khusus untuk menghilangkan perilaku korup pada PNS, namun kini masyarakat memper- tanyakan manfaat remunerasi bagi PNS, jika perilakunya masih saja koruptif. Kasus Ga- yus memperlihatkan secara vulgar seorang PNS yang sudah diberikan remunerasi besar, masih saya korupsi dan merugikan negara dengan jumlah yang sangat besar.

Kebobrokan perilaku oknum seperti Gayus itu perlu dijadikan kesempatan meninjau kembali remunerasi yang selama ini dinilai diskriminatif. Dari puluhan kementerian, nominal gaji pegawai Depkeu jauh di atas rata-rata PNS secara keseluruhan. Menurut Mandy Jennings d a n Amanda Noe (2003), remunerasi memiliki tujuan untuk menarik, memotivasi, dan mempertahankan pegawai yang kompeten, serta membantu organisasi mencapai tujuannya dengan meningkatkan kesetaraan internal dan eksternal.
Diskriminatif Untuk diketahuipada tahun 1980-an di Amerika Serikat menempatkan penekanan pada imbalan pribadi atas dasar bahwa indi- vidu yang sangat termotivasi bisa mengubah organisasi dan masyarakat.

Sekadar catatan, pemerintah kita telah mengalokasikan Rp.13,9 triliun untuk tam- bahan remenurasi reformasi birokrasi di beberapa kementerian dan lembaga.
Rinciannya Rp10,6 triliun pada APBN 2010 dan ditambahkan Rp 3,3 triliun pada APBN Perubahan.

Hakikatnya, tambahan remunerasi tidak memiliki landasan hukum kuat karena bersi- fat parsial antara kementerian atau lembaga dan hanya menjadi bentuk legalisasi men- guras uang negara.

Atas dasar tersebut, perlu untuk mem- bentuk regulasi yang mengatur penghasilan pejabat dalam konteks pemberian remu- nerasi demi reformasi birokrasi. Peraturan tersebut diadakan demi memberi patokan dalam menaikkan tunjangan, supaya peme- rintah tidak seenaknya dalam memberikan remunerasi.

Daripada memprioritaskan pada program remunerasi, akan lebih produktif jika mempera baiki pola n rekrut- u men pegawai dengan memper- hatikan SDM unggul tetapi memprioritaskan aspek akhlak dan budi pekerti. Kunci sukses reformasi birokrasi bukan semata-mata terletak pada perbaikan sistem remunerasi, melainkan juga sistem perekrutan pegawai dan sistem pemantauan kinerja.

Buku Reformasi Birokrasi Amplop (2006) yang ditulis Dwiyanto Indiahono menguraikan lemahnya proses rekrutmen seleksi pegawai serta pengembangan SDM yang tidak terprogram, dengan banyaknya birokrasi publik yang diisi oleh tenaga yang tidak profesional dan hanya atas dasar rasa suka dan tidak suka.

Di beberapa negara, kenaikan gaji pegawai baru dilakukan setelah kinerja birokrasi terbukti membaik. Sementara di Indonesia, gaji pegawai didongkrak begitu saja dengan sekadar mengasumsikan bahwa tindakan itu akan berdampak memperbaiki sikap mental dan perilaku pegawai ataupun kinerja birokrasi secara keseluruhan. Karena itu, di banyak negara kenaikan gaji baru diberikan setelah kinerja pegawai/birokrasi benar-benar memenuhi standar yang telah ditentukan.

Di negara kita, sistem remunerasi PNS ini masih diskriminatif dan penerapan di Depkeu berpijak pada pola kasta. Dalam hal ini, pegawai/pejabat Depkeu memperoleh kenaikan gaji/tunjangan paling kenaikan gaji/tunjangan paling tinggi dibanding di institusi lain pemerintahan. Perbaikan remunerasi pegawai Depkeu mencapai 70%, sementara di lingkungan kementerian lain hanya menca- pai separo.

Jadi, pegawai/pejabat Depkeu menempati kasta paling tinggi d a l a m konteks perbaikan remunerasi .
Kenyataan demikian jelas ini tidak adil, sebab apa bedanya seorang guru, bidan atau dokter puskesmas dengan pegawai Ditjen Pajak atau Ditjen Bea Cukai?

Program reformasi birokrasi dengan peningkatan gaji secara drastis melalui tun- jangan remunerasi, ternyata tidak menjamin etos kerja PNS akan patuh dan tidak melakukan penyimpangan.

Padahal etos kerja seorang PNS menga- jarkan untuk tidak memandang pekerjaan sebagai sekadar jalan mencari penghasilan semata, namun sebagai jalan untuk mene- mukan eksistensi, harga diri, dan martabat sebagai seorang manusia. (10)

-- Suharto, PNS di Sragen, mahasiswa S2 magister hukum kebijakan publik UNS

Oleh Suharto 17_04_2010_006_007
Hakim... "Kemudian Gayus diantar ke rumah dinas Muhtadi dan menyerahkan uang Rp 50 juta," jelasnya.

Adapun Ikat mengaku tidak menerima uang dari Gayus. KY belum bisa mereko- mendasikan sanksi terhadap Muhtadi ka- rena harus menunggu terlebih dahulu pe- meriksaan terhadap dua anggota majelis hakim lainnya yang akan dilakukan Senin (19/4).

Juru Bicara Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali menyatakan pihaknya akan me- nurunkan tim pengawasan untuk menge- cek kebenaran informasi dari KY itu. Me- nurut dia, sebenarnya dari hasil pemerik- saan MA, secara teknis dalam putusan bebas itu tidak ditemukan pelanggaran.

"Karena itu, kami menurunkan tim pengawas," katanya.
Kooperatif Terkait pemanggilan Susno, Wakil Ke- pala Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Zainuri Lubis menjelaskan, hal itu terkait dengan pernyataannya ke media massa, serta keterangan Sjahril Djohan dalam kasus Gayus. Selain dengan Sjahril, Susno juga dikonfrontasi dengan tersangka lain- nya, yaitu Gayus, Kompol Arafat, AKP Sri Sumartini, Andi Kosasih, Haposan Hutagalung, dan Alif Kuntjoro.

Menurut Zainuri, banyak perbedaan keterangan yang mencolok antara Sjahril dengan keterangan Susno di media massa.
"Kami akan mengkonfrontasi Pak Susno dengan tersangka lain, terutama SJ, kare- na masih banyak perbedaan," jelasnya. Pihaknya berharap Susno bersikap kooperatif dengan memenuhi pemanggi- lan agar kasus tersebut segera terungkap secara jelas dan cepat selesai. Mengenai berita acara pemeriksaan (BAP) Sjahril Djohan yang beredar di kalangan wartawan, menurutnya itu belum sah.

"Kami menunggu hasil resmi dari tim," jelas Zainuri.

Dalam BAP yang beredar tersebut ter- tulis Susno menerima dana Rp 500 juta langsung dari Sjahril Djohan terkait kasus peternakan ikan arwana di Pekanbaru, Riau. Dalam kasus Gayus, Sjahril men- janjikan Rp 3 miliar kepada Susno.

Pengacara Susno, Henry Yosodining- rat mengungkapkan, pemanggilan klien- nya merupakan hal aneh, karena Susno sebagai pembongkar kasus justru dimintai keterangan paling akhir. "Logikanya pelapor dulu yang dimintai keterangan, baru saksi-saksi lain," jelasnya.

Dia menambahkan, ada indikasi ske- nario untuk menetapkan Susno sebagai tersangka. Pasalnya, tidak ada bukti apa- pun kecuali keterangan Sjahril seperti yang ada dalam BAP. "Logikanya jika Pak Susno terlibat, tidak mungkin dia membongkar kasus tersebut, nggak mungkin beliau menggali kubur sendiri," jelasnya.

Dikatakannya, keterangan Sjahril tersebut hanya membuktikan bahwa dia merupakan markus. Pengakuannya itu di- anggapnya sebagai bagian dari upaya untuk membuktikan bahwa uang yang diterimanya dari Haposan Hutagalung te- lah diberikan ke Susno. "Padahal, Sjahril tidak pernah menjanjikan sama sekali, apalagi menyerahkan," tambahnya. Pengacara Sjahril, Hotma Sitompoel ti- dak membenarkan atau menolak isi BAP yang bocor tersebut, dengan alasan etika pe- ngacara yang tidak boleh memaparkan BAP. "Mendingan saya komentari pernya- taan Pak Susno daripada menanggapi BAP yang tidak jelas sumbernya," ujar Hotma.

Pihaknya tengah menyiapkan materi untuk pemeriksaan Selasa depan. Sebab, rencananya Sjahril akan dikonfrontasi dengan Susno. "Kami akan tunjukan fakta-fakta yang ada," katanya.

Seperti diberitakan, Sjahril Djohan mulai membuka mulut dan bernyanyi menyebutkan perannya dalam sejumlah kasus serta nama-nama anggota Polri yang terlibat. Dia menyeret jenderal polisi dalam kasus Gayus Tambunan.

Dalam pemeriksaan oleh tim indepen- den, Sjahril mengaku pernah memberikan janji terkait kasus Gayus kepada perwira tinggi Polri. Namun nama perwira terse- but belum diungkap secara lugas.

Sementara itu, pengamat hukum Uni- versitas Indonesia (UI) Rudi Satrio Mu- kantardjo mengharapkan penanganan mafia kasus terus bergulir laiknya bola sal- ju. Tidak hanya level rendahan yang ditan- gani, tapi juga menyentuh ke level terting- gi. "Semuanya harus ditangani dari level besar sampai rendah. Markus ini kan ma- salah bagi para pencari keadilan," ujar Rudi.

Dia mempertanyakan kelanjutan penanganan kasus Ari Muladi, yang juga disebut markus dan dulu sempat menyita perhatian publik. "Itu tidak jelas penan- ganannya, tidak ada penyelesaiannya. Ini tidak sesuai seperti yang kita harapkan," tuturnya. (J13,K24,J21-49,65)

17_04_2010_009_004
− Hasil Jajak Pendapat Suara Merdeka Pemilihan Wali Kota Semarang 17_04_2010_009_005_002 − Dalam setiap polling pemilihan umum, penjawab "ragu-ragu" un- tuk mengikuti pemilu atau tidak, pasti selalu ada. Suara ini bisa ke sa- na kemari. Bisa mempertinggi jum- lah suara pasangan kontestan, atau memperbesar suara pemilih golput.
Maka itu, kelompok ini sering dise- but sebagai swing voters.

Pada polling kali ini angka "pemilih ragu-ragu" ini sebanyak 6,5% dari 1.000 responden. Angka ini relatif tidak tinggi, tetapi akan sangat berarti jika tingkat kompetisi para kontestan berlangsung dengan ketat.

Lalu, ke manakah suara warga diarahkan untuk pasangan kontes- tan Pilwakot Semarang kali ini?
Gambaran itu sudah kami dap- atkan. Pembaca bisa menikmatinya pada laporan kami selanjutnya besok. (Anto, Dadang, Sumar- yono-54)

17_04_2010_009_005
"Bebani Citra SBY" Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Malang dan Depok, KH Hasyim Muzadi, menilai peristiwa Priok Berdarah merupakan puncak gunung es dari berbagai masalah yang muncul di masyarakat. Tindakan brutal Satpol PP dalam menangani kasus di Makam Mbah Priok, justru akan menjadi beban citra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Ini puncak gunung es. Ada banyak masalah di situ. Mulai masalah makam tokoh, ekonomi masyarakat, dan citra Satpol PP itu sendiri," kata Hasyim Muzadi kepada wartawan ke- marin.

Menurutnya, rakyat tidak pernah mendesain suatu aksi ke- rusuhan. Karena itu, tragedi Priok sebenarnya hanya spon- tanitas. Rakyat, katanya, hanya melakukan reaksi terhadap apa yang menimpa mereka selama ini, yakni perlawanan terhadap ketidakadilan.

"Jadi ada kejengkelan yang telah lama. Kejengkelan ini bertemu dengan kejengkelan lain ketika masalah dasar mere- ka terusik. Rakyat tidak pernah mendesain suatu aksi kek- erasan. Mereka hanya melakukan reaksi," jelas mantan ketua umum PBNU ini.
Masih Dibutuhkan Meski demikian, Hasyim tak setuju jika satpol PPdibubar- kan dengan alasan penertiban masih dibutuhkan. Namun de- mikian, cara penertiban oleh aparat harus diperbaiki karena kekerasan justru akan menimbulkan kekerasan lain.

"Kalau dibubarkan jangan. Yang perlu dilakukan adalah bagaimana caranya melakukan penertiban tanpa kekerasan.
Jadi pendekatannya harus bagus," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Hasyim mendesak segera dilakukan pem- benahan di tubuh Satpol PP. Metode perekrutan anggota, harus ditata rapi dan tidak asal rekrut.

"Harus ada seleksi ketat untuk menjadi Satpol PP. Kalau pendidikan anggota Satpol PP tinggi, cara mendekati rakyat pasti lebih bagus," paparnya. Dikatakan dia, citra Satpol PP yang semakin memburuk di mata rakyat juga berdampak buruk kepada citra pemerintah, terutama Presiden SBY.

"Perlu adanya moralisasi Satpol PP. Jika pembenahan ti- dak dilakukan, akan memperberat beban citra Presiden SBY," tuturnya.

Sementara, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) menyayangkan terjadi kerusuhan di kawasan situs bersejarah Makam Mbah Priok di Koja Jakarta Utara itu.
Sebab, situs tersebut seharusnya dijaga dan dimasukkan dalam kategori benda cagar budaya.

Hal itu dikatakan Sekretaris Direktur Jenderal Sejarah Purbakala, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Ke- menbudpar) Suroso MP di Solo, kemarin. "Makam itu sudah sepantasnya menjadi situs sejarah. Meskipun sampai saat itu kawasan itu belum ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya, tetapi tetap tidak boleh dibongkar," ujarnya.

Makam Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad Al Husaini Ass Syafi'I Sunni atau yang dikenal dengan Mbak Priok yang telah berusia ratusan tahun itu sudah menjadi tempat tujuan ziarah masyarakat.

"Sebenarnya yang menjadi aset sejarah itu sebenarnya bukam Makam Mbah Priok, tetapi situsnya. Meskipun di kawasan tersebut saat ini hanya tersisa petilasan atau tempat peninggalannya saja," tambahnya.

Sebab berdasarkan catatan sejarah, lanjut Suroso, jasad Mbah Priok telah dipindahkan dari lokasi yang berada di ka- wasan Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok tersebut ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Semper, pada 21 Agustus 1997.

Terkait hal tersebut, menurutnya, tindakan yang tepat adalah merenovasi situs, bukan pembongkaran. Renovasi sendiri harus sesuai dengan batas-batas yang disyaratkan sehingga tidak mengubah bentuk aslinya. (J6,K15,dtc-54)

JAKARTA 17_04_2010_009_006
Rumah Sakit Dibom, 10 Tewas Seorang pelaku bom bunuh diri, kemarin, meledakkan diri di depan Unit Gawat Darurat (UGD) sebuah rumah sakit di Kota Quetta, Provinsi Baluchis- tan, Pakistan. Sepuluh orang tewas dalam insiden itu, termasuk seorang wartawan televisi dan dua perwira polisi. Diduga serangan dipicu konflik sektarian.

Kepala Kepolisian Baluchistan Rehmatullah Niazi mengatakan, serangan juga menyebabkan 47 orang cedera. Salah satunya adalah seorang anggota par- lemen dari partai berkuasa Rakyat Pakistan.

Seorang kamerawan televisi swasta Samaa turut menjadi korban tewas dalam insiden itu. Selain itu, lima wartawan mengalami luka-luka. Para wartawan berada di rumah sakit tersebut untuk meliput kedatangan mayat muslim syiah yang tewas tertembak pada pagi hari sebelum pengeboman.

Seorang polisi senior mengatakan, serangan itu merupakan aksi bom bunuh diri. Polisi menemukan potongan kepala di lokasi kejadian. Meski belum diveri- fikasi, potongan kepala itu dicurigai milik pelaku penge- boman. Dia menyatakan, serangan tersebut meru- pakan serangan sektarian menentang syiah.

Ledakan itu meluluhlantakkan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD). Darah terlihat berceceran di lokasi serangan. Polisi mengatakan, pelaku membawa bahan peledak seberat 15 kg. Muslim syiah merupakan minoritas di Pakistan. Sekitar 80 persen penduduk negeri itu menganut mazhab suni. Ribuan orang telah tewas dalam kekerasan sektarian di seluruh negeri dalam 30 tahun terakhir.

Selain didera beberapa serangan sektarian, provinsi terbesar dan termiskin Baluchistan juga dilanda pem- berontakan panjang yang dilancarkan separatis Baluch.
Kelompok itu menuntut otonomi dan kewenangan untuk mengelola sumber dayanya. (rtr-mn-82)

QUETTA 17_04_2010_017_001
Heli AL Korsel Jatuh Helikopter Angkatan Laut Korea Selatan jatuh di kawasan pantai baratdaya negara itu. Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Korsel, kemarin, sedikitnya seorang tewas dan tiga lainnya hilang dalam musibah itu.

Helikopter Lynx menghilang dari radar Kamis lalu, setelah kehilangan kontak dengan komando. Saat itu, helikopter antikapal selam tersebut sedang melakukan patroli, sekitar 15 kilometer di lepas pantai.

"Helikopter tersebut diyakini telah jatuh saat melak- sanakan misi patroli rutin," kata juru bicara Kementerian Pertahanan kepada AFP.

Satu mayat dari empat awak pesawat tersebut telah ditemukan pada Kamis tengah malam. Namun, juru bicara kementerian menambahkan, tiga personel lain- nya belum ditemukan. Militer telah mengerahkan puluhan kapal AL dan penjaga pantai untuk mencari reruntuhan helikopter di perairan tersebut.(ant-81)

SEOUL 17_04_2010_017_002
Tambah Kaya Rp 23,5 M 17_04_2010_017_003_006 − - Pendapat an Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan istrinya, Michelle, dilaporkan bertam- bah 2,6 juta dolar AS (sekitar Rp 23,5 miliar) selama tahun 2009.

Menurut pernyataan Ge- dung Putih, Kamis waktu Wa- shington (Jumat WIB), Obama dan istrinya memperoleh pen- dapatan sekitar 5,5 juta dolar AS pada 2009. Keduanya membayar pajak penghasilan kepada pemerintah fe- deral sebesar 1,79 juta dolar AS. Hal itu menunjukkan, ada kenaikkan pendapatan keluarga Obama sekitar 2,65 juta dolar AS dibandingkan pada 2008.

Sebagian besar pendapatan itu diperoleh dari pen- jualan buku Obama, yang berjudul Dreams From My Father dan The Audacity of Hope: Thoughts on Reclaiming the American Dream. Kedua buku itu diter- bitkan sebelum Obama menjadi presiden.

Pasangan itu juga dilaporkan membayar pajak untuk Negara Bagian Illinois sebesar 163.303 dolar AS. Selain itu, selama 2009, Obama juga menyumbangkan dana sebesar 329.100 dolar (sekitar Rp 3 miliar) kepada 40 lembaga amal. Sumbangan terbanyak diberikan kepa- da lembaga CARE dan United Negro College Fund, yang masing-masing mendapatkan 50.000 dolar AS.(rtr-ben-81) Barack Obama

WASHINGTON 17_04_2010_017_003
Biksu dan Aparat Berebut Simpati - Kalangan biksu Tibet secara diam-diam bersaing pengaruh dengan aparat Pemerintah China dalam penanganan bencana gempa di Provin- si Qinghai, China barat.

Para biksu mengatakan bahwa mere- ka terus mendampingi korban gempa dan berupaya meringankan penderi- taan mereka. Di lain pihak, aparat China merespons bencana gempa itu dengan upaya penyelamatan yang sigap dan dipublikasi besar-besaran.

Beijing berusaha menunjukkan kekuatan penanggulanan bencana dan kemampuan keuangannya untuk me- ngatasi dampak gempa. Seakan-akan China ingin menyatakan, kalau saja ter- jadi di negara berkembang, gempa tersebut pasti sudah melumpuhkan seantero negeri.

Sampai kemarin, korban tewas yang telah ditemukan mencapai 791 orang.
Diperkirakan, jumlah korban jiwa akan bertambah. Sementara korban luka- luka diduga mencapai lebih dari 10.000 orang.
Asal Dalai Lama Provinsi Qinghai, yang diguncang gempa berkekuatan 6,9 skala Richter Rabu lalu itu, berada di Dataran Tinggi Tibet. Ketinggian rata-rata daerah itu sekitar 4.500 meter di atas permukaan laut. Temperaturnya berkisar minus empat sampai minus 40 derajat Celsius.

Mengingat medan yang bergunung- gunung itu, pendistribusian bantuan membutuh sumber daya besar dari segi uang, tenaga, dan peralatan. Tak heran, China mengerahkan ribuan tentara dan petugas penyelamat berseragam oranye ke lokasi bencana.

Namun, para biksu Tibet tak mau kalah sigap. Ribuan biksu yang menge- nakan jubah merah marun itu memba- gi-bagikan bantuan dan mendampingi korban. Sebagian penduduk di daerah itu adalah etnis Tibet.

Qinghai juga dikenal sebagai daerah kelahiran pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama. Namun saat ini, Qinghai tidak termasuk Daerah Otonomi Tibet.

"Kami mengatur diri kami sendiri.
Kami tidak membutuhkan pemerintah untuk mengurus segalanya. Lebih mudah bagi kami untuk membantu sesama orang Tibet," kata Cairang Putso (28), salah satu biksu.

Orang-orang Tibet dulu menyebut Yushu dengan nama Amdo. Seba- gian besar penduduk kota itu meng- aku lebih setia kepada Dalai Lama ketimbang para pemimpin di Beijing.
(rtr-ben-81)

YUSHU 17_04_2010_017_004
Tibet Doakan Korban Gempa 17_04_2010_017_006_004 − Kemarin, ratusan atau bahkan ribuan biksu berjubah merah membaur bersama regu penolong dan tentara yang melakukan penyelamatan korban di County Yushu.

Di sebuah biara utama Gyegu, sejumlah biksu berkum- pul untuk mendoakan para korban tewas. Di hadapan mereka terdapat tumpukan peti mati. Beberapa warga sibuk mencari sanak saudara mereka di antara tumpukan ratusan mayat yang terbungkus kantong.

"Banyak mayat yang Anda lihat di sini tidak memiliki keluarga atau keluarganya belum datang mencari mereka, jadi kamilah yang bertugas merawat mereka," kata Lopu, seorang biksu. "Kami telah mengumpulkan seribu mayat atau bahkan lebih di sini. Beberapa kami temukan sendiri, beberapa ditemukan orang lain dan dikirimkan kepada kami." Dia menambahkan, sejumlah mayat telah diambil oleh keluarganya.

Gempa 6,9 skala Richter yang melanda daerah Yushu, Provinsi Qinghai, Rabu lalu, menewaskan hampir 800 orang. Pemerintah China, kemarin, menyatakan jumlah korban tewas bertambah menjadi 791 orang. Sebagian besar berasal dari Kota Gyegu yang terkena dampak paling parah gempa.

Namun penduduk setempat meragukan jumlah korban versi pemerintah. Mereka menyatakan banyak korban tewas yang belum masuk dalam hitungan. Diperkirakan jumlahnya mencapai 1.000 orang.

Para korban selamat menghabiskan malam dengan me- ringkuk di bawah selimut di tenda-tenda pengungsian.
Sejumlah dokter terlihat sibuk melakukan pengobatan di sebuah pusat layanan medis darurat. Tunggu Pertolongan Para korban luka harus menghabiskan malam yang dingin di tenda-tenda darurat atau di alam terbuka. Mereka menung- gu giliran memperoleh layanan medis. Para dokter mengata- kan, mereka nyaris tidak tidur selama dua hari terakhir.

Kamis lalu, di hadapan penduduk wilayah perbukitan Gyegu di dataran tinggi Tibet, Perdana Menteri Wen Jiabao meminta agar upaya penyelamatan terus dilakukan.
Namun rendahnya suhu udara di wilayah itu membuat peluang para korban yang terjebak untuk bertahan hidup semakin kecil. Gyegu berpenduduk sekitar 100.000 jiwa.

Kendati demikian, ada saja keajaiban yang terjadi di lokasi pencarian. Kemarin, regu penolong berhasil mene- mukan seorang gadis 13 tahun yang telah dua hari terkubur reruntuk bangunan hotel.

Pemerintah menyatakan, sebanyak 243 orang hilang dan lebih dari 1.000 lainnya mengalami `'luka serius''.
(rtr-mn-82)

17_04_2010_017_006
Otunbayeva Bertekad Adili Bakiyev 17_04_2010_017_007_007 − Pemerintah sementara Kirgiztan yang dipimpin Roza Otunbayeva bertekad membawa presiden tersingkir Kur- manbek Bakiyev ke pengadilan.

Otunbayeva menyatakan hal itu dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, kemarin, sehari setelah Bakiyev menan- datangani surat pengunduran diri dan meninggalkan Kirgiztan.

Saat ini, Bakiyev dilaporkan berada di Kota Taraz, Kazakhstan. Otunbayeva menyatakan telah menerima surat pengun- duran diri Bakiyev yang dikirim dari Kaza- khstan melalui melalui faksimil. Namun dia menganggap Bakiyev masih harus menye- lesaikan tanggung jawab hukumnya.

"Dia tidak bisa melarikan diri dari pen- gadilan. Dia tidak bisa bersembunyi dari hukum, dan berlindung di negara lain. Kami yakin, keadilan pasti menang," kata Otun- bayeva.

Dia dan sekutunya menuduh Bakiyev harus bertanggung jawab atas kematian 84 orang dalam gelombang protes di Bishkek, ibu kota Kirgiztan, pada 7 April lalu.
Sebelumnya, Bakiyev menyatakan tidak pernah memerintahkan tentara untuk me- nembaki demonstran. Bakiyev juga dituduh telah melakukan korupsi dan nepotisme selama memimpin Kirgiztan.
Redakan Ketegangan Otunbayeva mengatakan para pemimpin Amerika Serikat, Rusia, dan Kazakhstan telah secara pribadi membantu mengatasi krisis politik di Kirgiztan. Banyak pengamat menilai, kemelut politik di Kirgiztan juga mencerminkan perebutan pengaruh antara Amerika Serikat dan Rusia.

Kepergian Bakiyev ke Kazakhstan, Kamis lalu, mengendurkan ketegangan poli- tik akhir-akhir ini. Beberapa jam sebelum berangkat ke Kazakhstan, Bakiyev sempat berpidato di depan massa pendukungnya di Kota Osh, Kirgiztan selatan. Namun kemu- dian, massa pro-Bakiyev bentrok dengan pendukung Otunbayeva.

Sejak tiba di Taraz, Kazakhstan, Bakiyev belum menampakkan diri. Namun, para pejabat mengatakan, dia berada di Taraz bersama istri dan dua anak mereka. Media Rusia mengatakan, Bakiyev dapat terbang ke Turki atau Latvia dari Taraz. Taraz adalah kota kecil yang tenang di Kazakhstan sela- tan. (rtr-ben-81)

BISHKEK 17_04_2010_017_007
− Pascapengoperasian Pamsimas - Warga Diminta Perhitungkan Penyusutan Pompa 17_04_2010_102_014_009 − Pascapengoperasian penyediaan air bersih dan sanitasi berbasis ma- syarakat (Pamsimas), pengelo- la diminta untuk tetap mem- perhatikan masa penyusutan pompa. Jangan sampai, pada suatu ketika pengoperasian ter- henti gara-gara pompa telah rusak.

Hal tersebut disampaikan Sukawi Sutarip saat meres- mikan pamsimas Tirta Sari Kelurahan Wonosari, Ngali- yan, belum lama ini. "Penge- lola harus memperhatikan ke- uangan yang masuk guna mengantisipasi masa pe- nyusutan pompa setelah diop- erasikan. Oleh karenanya, perlu penyisihan anggaran untuk perbaikan atau pemeli- haraannya," katanya.

Lebih lanjut, Staf PSDA dan ESDM Kota Semarang Distrik PMU, A Wiweko menuturkan, Pamsimas dapat mengubah pola pemikiran masyarakat agar hidup bersih.
Berdasarkan data 2008 ada 9 lokasi, 2009 14 lokasi, dan 2010 ada 17 lokasi proyek Pamsimas.

Dikatakan, Dinas PSDA dan ESDM kota dan Dinas Kesehatan Kota telah meneliti kandungan air Pamsimas sehingga dipastikan dapat aman untuk diminum. Selain demi menyehatkan masyara- kat, proyek tersebut juga meringankan kebutuhan warga terutama dalam hal air.

Sumarno, ketua pengelola Pamsimas mengatakan, sela- ma ini warga setempat mem- beli air dari sumur tetangga seharga Rp 1000 hingga Rp 1500 per jerigen untuk MCK.
Sebab, beberapa sumur warga sedalam 35 meter mengering bahkan mengeluarkan gas sementara beberapa di anta- ranya mengandung kaporit.

Dengan adanya air yang telah diuji laborat ini, kata dia, masyarakat dapat mengkonsumsi air bersih. Sumur artetis berdebit 1,53 liter per detik tersebut akan dimanfaatkan 198 keluarga dengan biaya Rp 1.300 per meter kubik dan biaya pemakaian abonemen Rp 3.000 per bulan. (K26-87)

NGALIYAN 17_04_2010_102_014
Truk Vs Truk, Lalin Lingkar Utara Dialihkan Arus lalu lintas di jalur lingkar utara Pemalang dialihkan lebih dari satu jam akibat kecelakaan yang melibatkan truk kontainer B-9359-MLdari arah barat dengan truk trailer B-9337-HH dari arah timur, di Desa Kebunan Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jumat (16/4) pukul 21.45.

Kecelakaan bermula saat beberapa kendaraan berat berjalan beriringan dari arah barat. Dari arah timur meluncur truk trailer B- 9337-HH yang dikendarai Damiun (50) warga Pasar Bawang RT 01 RW05 Glagah, Brebes.

Tiba-tiba dari arah barat, truk kontainer B-9359-MLberusaha menyalip dalam kondisi arus padat. Damiun yang sudah meng- hentikan kendaraannya meloncat keluar truk bersama kernetnya dari arah kiri karena truk kontainer tidak berusaha menghentikan laju kendaraannya.

Akibat tabrakan tersebut, kedua truk ringsek di bagian depan kanan dan kaca depan pecah. Sopir truk kontainer sendiri langsung melarikan diri ke arah timur usai kejadian.

Akibat kejadian ini, arus lalu lintas yang melewati jalur lingkar utara Pemalang, baik dari arah barat maupun dari arah timur, dial- ihkan ke jalur pantura.

Beberapa petugas Satlantas Polres Pemalang yang tiba di lokasi kejadian segera mengevakuasi kendaraan.

Truk trailer B-9937-HH, Rabu (14/4) lalu kandas di perlin- tasan kereta api KH Mas Masnyur Pekalongan bisa dievakuasi secara manual. Sedangkan truk kontainer B-9359-ML terpaksa dievakuasi menggunakan derek karena bodi truk rusak berat.

Arus lalu lintas kembali lancar setelah kedua kendaraan berat tersebut dievakuasi petugas Satlantas Polres Pemalang. (K21-61)

PEMALANG 17_04_2010_002_001
Mantan Gubernur Jatim M Noer Wafat 17_04_2010_002_002_002 − - M a n t a n oer meningGubernur Jatim, HM Noer mening- gal dunia pada Jumat (16/4) di Rumah Sakit (RS) Darmo di jalan raya Darmo, Surabaya. M Noer wafat dalam usia 92 tahun.

M Noer memimpin Jatim saat awal pemerintahan Orde Baru dari tahun 1967 hingga 1976.

M Noer menggantikan posisi Gubernur Wijono (perwira militer/TNI AD).

Setelah jabatannya habis, dia digantikan Soenandar Prijosoedarmo yang juga berlatar bela- kang militer (TNI AD).

Sebelum meninggal dunia, M Noer sempat menjalani perawatan cukup lama di rumah sakit.

Yang bersangkutan dirawat selama tujuh bulan di RS Darmo. Bapak dari delapan anak kelahiran Sampang, Madura 13 Januari 1918 ini bernama lengkap Raden Panji Mohammad Noer.

Setelah memangku jabatan gubernur Jatim, M Noer juga pernah ditunjuk Presiden Soeharto sebagai Duta Besar RI untuk Perancis. Selain itu, yang bersangkutan pernah menjadi anggo- ta MPR-RI dan DPA sebelum lembaga negara tinggi negara itu dibubarkan.

Meninggalnya M Noer mengundang perhatian banyak kalangan. Gubernur Soekarwo, Pangdam V/Brawijaya Mayjen Suwarno, Kapolda Irjen Pol Pratiknyo, dan pejabat lainnya datang melayat ke rumah duka di Jalan Anwari Nomor 11 Surabaya.

Soekarwo, Mayjen Suwarno, dan Irjen Pol Pratiknyo mela- kukan shalat jenazah di depan jasad almarhum di rumah duka dan menyampaikan ucapan belasungkawa kepada istri almarhum.

"Komitmen kerakyatan Pak Noer sangat kuat dan disiplin- nya juga tinggi. Selama menjabat gubernur Jatim banyak pres- tasi emas yang diukirnya,"kata Soekarwo.

Untuk mengenang dan menghormati jasa-jasanya, Gubernur Soekarwo telah memerintahkan kepada pimpinan semua dinas, badan, kantor, dan instansi di lingkungan Pemprov Jatim mengibarkan bendera setengah tiang selama dua hari.
"Instansi di lingkungan pemkab/pemkot se-Jatim saya harap- kan melakukan hal serupa," tambahnya.

Dia menambahkan, M Noer adalah tokoh besar Jatim yang dikenal memiliki komitmen kuat membela rakyat kecil dan disi- plinnya sangat tinggi dalam memimpin birokrasi pemerintahan.
Jembatan Suramadu M Noer selalu dikenang dan dicintai rakyat Jatim, baik saat menjabat maupun setelah melepaskan jabatannya. Salah satu bukti komitmen tinggi M Noer bagi pembangunan dan pening- katan kesejahteraan rakyat Jatim adalah terealisasinya pemba- ngunan jembatan Suramadu pada bulan Juni 2009 lalu. Ide membangun Jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura itu dimulai sejak M Noer menjabat gubernur Jatim. Ide besar itu baru terealisasi sekitar setahun lalu. Tak tanggung-tanggung nilai anggaran yang diserap untuk mereal- isasikan proyek itu Rp 4,5 triliun lebih.''Jembatan Suramadu itu bukti komitmen tinggi Pak Noer," tegas Soekarwo.

Karena itu, setelah M Noer wafat, banyak kalangan mengusulkan namanya diabadikan sebagai nama salah satu ruas jalan di sisi Jembatan Suramadu, terutama ruas jalan Suramadu di sisi Bangkalan, Madura.

Menurut Soekarwo, usulan itu bagus dan harus dibicarakan bersama-sama. "Nanti kita bicarakan," ujarnya. Jenazah M Noer rencananya dimakamkan di lokasi pemakaman leluhurnya di Sampang, Madura, Sabtu (17/4). Pelepasan jenazah dari rumah duka dila- kukan Gubernur Soekarwo, sedang Wagub Saifullah Yusuf akan memimpin upacara pemakaman di Sampang.

Apakah tokoh Jatim ini meninggalkan wasiat untuk keluarganya? Ada empat wasiat yang diting- galkan M Noer. Wasiat itu ditulisnya sendiri dengan mempergunakan spidol berwarna hitam. Keempat wasiat almarhum adalah ingin jenazahnya dishalatkan di Masjid Al Falah Surabaya, dilewatkan di jembatan Suramadu, dishalatkan di Masjid Agung Bangkalan, dan keempat dishalatkan di Masjid Agung Sampang.
Selanjutnya, beliau dimakamkan di pemakaman kelu- arga di Sampang.

Prof dr M Sjaifuddin Noer, salah satu putra M Noer, kepada wartawan menyatakan, ayahandanya wafat karena usia lanjut. M Noer dirawat di RS Darmo Surabaya sejak 21 September 2009. (G14-61)

S U R A B AYA 17_04_2010_002_002
PBNU Akan Disusun Ulang 17_04_2010_002_003_004 − Susunan itu sesungguhnya sebagai hasil pertemuan awal antara mandataris muktamar (rais aam dan ketua umum) terpilih dengan formatur untuk mendapat masukan-masukan.

`'Mandataris akan melakukan finalisasi susunan pengurus sesuai kewenangannya dengan memerhatikan AD/ ART,'' tegas Kiai Sahal melalui juru bicara M Imam Aziz, kemarin.

Susunan PBNU 2010-2015 hasil rapat tim formatur di Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Margoyoso, Pati 12 April 2010 lalu mendapat protes dari pengurus NU dan warga nahdliyyin.

Susunan dianggap melanggar AD/ARTkarena menempatkan dua wakil rais aam dan dua wakil ketua umum. Sedang AD/ART hanya menyebutkan satu wakil rais aam dan satu wakil ketua umum.

Menurut Kiai Sahal, susunan PBNU sesuai AD/ART khusus- nyaARTBab VI tentang Susunan Pengurus Besar Pasal 21 ayat (2) dinyatakan bahwa pengurus harian syuriah terdiri rais aam, wakil rais aam, beberapa rais, katib aam dan beberapa katib.

Sementara pada Pasal 22 ayat (1) dinyatakan pengurus harian tanfidziah terdiri ketua umum, wakil ketua umum, beberapa ketua bidang, sekretaris jenderal, beberapa wakil sekretaris jenderal, ben- dahara dan beberapa wakil bendahara.

`'Susunan final yang telah disesuaikan dengan AD/ART akan segera diumumkan mandataris (rais aam dan ketua umum) PBNU,''tegasnya.

Kiai Sahal menyampaikan terima kasih kepada para pengurus cabang dan wilayah NU yang telah memberi saran dan masukan.
`'Insya Allah PBNU akan tetap berpegang teguh pada AD/ART sebagai konstitusi Jam'iyyah Nahdlatul Ulama,''tegasnya.
Hasil Formatur Susunan PBNU periode 2010-2015 hasil formatur, 12 April lalu, Dr KH MA Sahal Mahfudh sebagai Rais Aam PBNU, kemudian Dr KH Mustofa Bisri (Gus Mus) dan Dr KH Hasyim Muzadi sebagai Wakil Rais Aam ditambah 13 Rais.

Katib Aam Dr KH Malik Madani MAdengan tujuh Katib dan 24 A'wan Syuriah. Di jajaran tanfidziah Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA, kemudian Drs H As'ad Said Ali (Wakil Kepala BIN)dan Drs H Slamet Effendy Yusuf MSi (mantan Ketua Umum PP GPAnsor) sebagai Wakil Ketua Umum ditam- bah 13 Ketua. Sekretaris Jenderal Ir HM Iqbal Sullam dengan tujuh Wakil Sekjen. Bendahara Dr H Bina Suhendra dengan empat Wakil Bendahara.

`'Karena tidak sesuai AD/ART nanti akan disusun ulang,'' tegas Aziz. Apakah Gus Mus atau Hasyim Muzadi yang akan ter- gusur dari posisi Wakil Rais Aam? As'ad Said Ali atau Slamet Effendy Yusuf yang akan tergusur dari posisi Wakil Ketua Umum?
Aziz tidak bersedia memberikan jawaban. `'Jangan tanya itu dulu.
Biar semuanya tenang dulu,''tegasnya.

Menurut informasi yang diterima Suara Merdekahampir pasti Kiai Sahal akan memilih Gus Mus sebagai Wakil Rais Aam.
Sedang Hasyim Muzadi mantan pesaingnya di Muktamar Makassar kemungkinan akan ditempatkan di posisi Mustasyar.
`'Semua orang sudah tahu Kiai Sahal tidak mau dan tidak bisa bekerja sama dengan Pak Hasyim Muzadi lagi,''tegas seorang kiai.

Aziz mengakui, dalam sidang formatur di kediaman Kiai Sahal berlangsung dalam suasana tidak nyaman. `'Kiai Sahal tidak diberi kebebasan ruang gerak dan kelonggaran menyusun kabi- net,''papar Aziz. Makanya ketika muncul berbagai komentar dan pendapat tentang susunan PBNU, Rais Aam Kiai Sahal belum menandatangani Surat Keputusan Pengurus sebagai hasil Muktamar Makassar.

Tim formatur selain Rais Aam dan Ketua Umum PBNU terpi- lih, terdiri KH MiftahulAkhyar, Drs HM Syarbani Haira MSi, Prof Maidir Harun, Drs H Kholil Domu MSi, KH Abdul Makarim dan KH Komari. Di ruangan itu juga hadir Dr KH Mustofa Bisri dan Waka BIN Drs H As'ad Said Ali.

Sementara itu, mantan penyusun draf keorganisasian Muktamar NU Ke-32 di Makassar, Taufiq Abdullah di Jakarta, kemarin, mengatakan, susunan kepengurusan mesti direvisi oleh tim formatur. Jika tidak, dikhawatirkan terjadi polemik karena menyalahi Anggaran Dasar (AD) organisasi. `'Mutlak diperlukan revisi karena menyalahi aturan dasar organisasi. Kalau tidak ditaati oleh tim formatur hasil muktamar, siapa lagi yang harus men- jalankan amanat forum tertinggi organisasi tersebut,'' ujarnya.
(B13,di-49,61)

17_04_2010_002_003
− Hak Menyatakan Pendapat Konsekuensi dari Pansus Century Meski hak menyatakan pendapat terhadap kasus Bank Century sudah mulai bergulir, namun hal tersebut masih menjadi perdebatan di kalangan frak- si di DPR.

Hak itu sebagai konsekuensi logis dari adanya pansus Century. `'Hak menyatakan pendapat merupakan sebuah implikasi logis dari rekomendasi opsi C. Itu adalah sebuah hal yang harus dilaksanakan,'' kata pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti saat diskusi `'Menakar Ketangguhan Hak Menyatakan Pendapat''di Gedung DPR, kemarin.

Menurut Ray, jika seluruh perintah dari DPR tersebut diterima seutuhnya oleh presi- den, maka hak menyatakan pendapat akan berhenti. Namun yang terjadi, presiden hanya menerima separo-separo.

Jadi presiden hanya menerima keteta- pan DPR yang berkaitan dengan pencitraan nama baik Partai Demokrat dan nama baik dirinya.

`'Tapi, dengan sendirinya menafikan seluruh proses yang dilakukan Pansus DPR, yakni penanggung jawab kebijakan saat itu,''ujarnya.

Menurutnya, presiden juga telah mela- kukan pembangkangan terhadap rekomen- dasi DPR dengan tetap mempersilakan Menteri Keuangan (Menkeu Sri Mulyani untuk melakukan pembahasan rancangan APBN-P 2010. `'Padahal fraksi di DPR telah menolak dan minta untuk diwakili oleh Menko Perekonomian.'' Berkhianat Yang lucu, kata Ray, ketika DPR masih menerima Sri Mulyani untuk melakukan pembahasan. Untuk itu DPR juga telah berkhianat terhadap rekomendasi yang telah dibuat dan juga disetujui oleh Paripurna DPR.

Terkait dengan tim pengawas rekomen- dasi Pansus Century yang beranggotakan 30 orang, Ray menilai jumlah tersebut terlalu gemuk. Sebab, fungsi dari tim pengawas tidak seberat pansus. Oleh karenanya jum- lah yang ideal adalah 15 orang.

`'30 orang terlalu besar. Fungsinya hanya untuk mengawasi saja, hanya sebagai preasure, jadi tidak perlu banyak-banyak.
Idealnya 15 saja,''tuturnya.

Sementara itu, anggota Komisi I dari Fraksi Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan, usulan hak menyatakan pen- dapat tersebut merupakan hal berlebihan.

Hal tersebut merupakan bukti keti- dakpercayaan terhadap DPR sendiri. Dia menginginkan agar DPR tetap fokus men- jalankan tim pengawas, tanpa harus digulirkan hak menyakan pendapat.

Hak menyatakan pendapat tersebut jus- tru malah akan mendegradasikan rekomen- dasi dari Pansus Century. `'Hak menyata- kan pendapat itu masih jauh panggang dari apinya,''ujar Ramadhan.(K32,J22-49,61)

JAKARTA 17_04_2010_002_004
Pezina Dilarang Keras Jadi Kepala Daerah - Selain punya pengalaman berorganisasi, bakal calon kepala dae- rah juga harus lolos dari saringan cacat moral.

Calon harus tidak terindikasi pernah berbuat mesum atau berselingkuh apalagi bila sampai ada bukti visual baik berupa foto dan video.

"Orang yang dikenal pernah berzina tidak boleh jadi bupati," kata Mendagri Gamawan Fauzi usai pembukaan Munas Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) oleh Presiden SBY di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (16/4/2010).

Mendagri menegaskan, kententuan tersebut sebenarnya sudah tercantum di dalam persyaratan bagi pasangan bakal calon kepala daerah. Tetapi karena terken- dala bukti fisik, seringkali KPU terlambat membuat keputusan.

Padahal, sejak awal mereka bisa mem- batalkan keikutsertaan si pasangan calon dalam kompetisi. "Saya dengar dulu ada kasusnya, sebenarnya itu tidak boleh. Foto porno itu juga cacat moral," tegas Gamawan.

Berangkat dari kasus tersebut, maka pemerintah akan menegaskan kembali persyaratan mengenai cacat moral.

Penegasan dicantumkan dalam draf revisi UU 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah yang sedang di matangkan.

"Juni nanti Insya Allah bisa kita ajukan ke DPR," kata Gamawan.(dtc- 61)

JAKARTA 17_04_2010_002_005
Suciwati Tuding Ada Mafia Hukum - Istri mendiang Munir, Suciwati, menduga ada- nya praktek mafia hukum dalam peradilan kasus pembunuhan suaminya tahun 2004 silam.

Sebab, sejumlah jaksa yang menangani kasus itu kini tersan- dung kasus mafia hukum.

Hal itu disampaikan Suci- wati dalam diskusi Komite Solidaritas Aksi untuk Munir (Kasum) dengan tema Meneli- sik Mafia Hukum Dalam Kasus Munir yang diselenggarakan di Gedung Komnas HAM, Jl Latuharhary, Jakarta, Jumat (16/4).

"Indikasi ini (mafia hukum) jelas ada. Tim jaksa yang terlibat mafia hukum semakin menguat- kan (indikasi) itu," kata istri Munir, Suciwati.

Sejumlah jaksa dalam kasus Munir tersebut adalah AH Ritonga, Cirus Sinaga, dan Maju Ambarita. Mereka diduga terli- bat dalam kasus dugaan mafia hukum yang belakangan terungkap.

"AH Ri- tonga disebutsebut dalam kasus Anggodo di KPK, Cirus juga sekarang diduga terlibat dalam kasus Gayus," kata dia. Suciwati me- ngatakan, sejak awal proses per- sidangan terhadap kasus pembu- nuhan Munir, pihaknya sudah mengajukan nota keberatan ke Kejaksaan atas penetapan jaksa yang menangani kasus tersebut.

"Mereka itu kerap membe- baskan para pelanggar HAM.
Namun, tidak ada perubahan dalam susunan jaksa meski sudah ada sikap keberatan terse- but," kata Suciwati.

Mengenai dugaan adanya keterlibatan mafia hukum, Suciwati mengatakan pihaknya sudah memiliki catatan-catatan khusus. "Tapi ini butuh bukti yang menguatkan. Misalnya, kalau ada suap, tentu inikan men- jadi wilayah KPK. Kami akan terus dorong," tandasnya.(dtc- 61)

JAKARTA 17_04_2010_002_006
Rooney Turun saat Derby Setelah absen dalam beberapa pertandingan bersama MU, Rooney siap tampil dalam derby melawan Manchester City, Sabtu (17/4) di City of Manchester.Pelatih Manchester City itu mendapati Wayne Bridge, Stephen Ireland, dan Patrick Vieira, sudah pulih dari ced- era. Kembalinya Bridge akan membuat City bertambah kuat di sektor pertahanan, sementara pulihnya Ireland- Vieira membuat lapangan tengah tim Sky Blues itu lebih liat.

Yang makin membuat Mancini senang adalah keny- ataan bahwa bek kanan Pablo Zalayeta telah menyele- saikan hukuman dua per- tandingan. Dengan kekuatan penuh --terutama di lini be- lakang-- Mancini pun tanpa sungkan menantang Sir Alex Ferguson agar menurunkan penyerang terbaiknya, Way- ne Rooney.

Rooney absen dalam beberapa pertandingan Man- chester United karena ce- dera.
Siap Tampil Ferguson pekan lalu men- gatakan bahwa mantan strik- er Everton itu telah siap tampil dan kemungkinan besar akan turun dalam derby Manchester. Tapi, Mancini sama sekali tak takut dengan berita bakal turunnya peny- erang tersubur Liga Premier itu.

"Pablo akan berada di te- ngah tim lagi setelah kehi- langan dua pertandingan.
Dia, bersama Ireland, Vieira, dan Wayne (Bridge) adalah berita baik bagi kami," kata Mancini.

"Saya senang mereka kembali berlatih. Itu adalah berita terbaik pekan ini bagi kami. Pemain kami fit semua pada saat memasuki fase kru- sial musim ini dengan ba- nyaknya laga penting di depan," tambah eks pelatih Inter Milan itu.

Pada pertemuan pertama di Old Trafford, Oktober lalu, City kalah 3-4 dari tuan rumah. Namun kemenangan MU berbau kontroversial karena gol penentu dicetak oleh Michael Owen menit keenam injury time, tam- bahan waktu terpanjang di Liga Premier musim ini.

"Saya pikir lebih baik jika Rooney bermain. Dia peny- erang yang fantastis dan mempunyai musim yang hebat," kata Mancini dalam situs resmi klubnya.

"Dia sangat berbahaya, tetapi tentunya United bukan hanya dia. Mereka punya banyak pemain bagus," tam- bahnya.

"Saya lebih suka kedua tim dalam kondisi full team sehingga salah satu dari kami bisa berkata bahwa yang ter- baiklah yang menang. Saya pikir, itu adalah kami," ka- tanya.(rtr,F3-40)

17_04_2010_001_002
Baca Edisi Minggu - SUARA MERDEKA - Demam Gus Dur 17_04_2010_001_003_009 17_04_2010_001_003
Lalu Lintas Udara Eropa Terganggu Hujan debu dari letusan gunung di Islandia menye- babkan lalu lintas udara di Eropa terganggu. Akibatnya ratu- san ribu penumpang telantar dan batal bepergian.- Hujan abu dari letusan gunung Islandia menyebabkan alu lintas udara di Eropa terganggu.
Akibatnya ratusan ribu penumpang elantar dan batal berpergian.

Organisasi pengatur lalu lintas udara Eropa, Eurocontrol, mengata- kan sebagian besar jadwal pener- bangan di benua itu masih akan ter- ganggu selama 48 jam. Brian Flynn, uru bicara Eurocontrol, mengatakan minimnya tiupan angin di sejumlah kawasan Eropa Barat membuat per- gerakan abu menuju arah timur sangat lambat. Dampaknya, lapisan abu masih sangat tebal.

Menurut catatan organisasi yang wilayah kerjanya meliputi 38 negara di seluruh Eropa itu, setidaknya sudah 5.000 jadwal penerbangan terganggu akibat hujan abu.

Hingga kemarin, sejumlah negara di Eropa seperti Inggris, Republik Irlandia, Denmark, Norwegia, Swe- dia, Finlandia, Belgia dan Belanda masih menutup wilayah udara mere- ka. Prancis bahkan menutup 24 ban- dara di wilayah negeri itu, termasuk bandara internasional Charles de Gaulle, Paris. Sementara di Jerman, pemerintah menutup sementara ban- dara Berlin dan Hamburg.

Sejumlah negara seperti Inggris menyatakan akan memperpanjang penutupan wilayah udara jika kon- disinya belum membaik. Seorang pejabat penerbangan Inggris menya- takan, negara itu penutupan wilayah udara berlaku hingga paling tidak Jumat pukul 18.00 waktu setempat (Sabtu 01.00 WIB).

Juru bicara bandar udara Heathrow menyatakan, 840 dari 1.250 pener- bangan di bandara tersibuk di Eropa itu dibatalkan, kemarin. Hal itu menyebabkan sekitar 180.000 penumpang terlantar. Adapun di ban- dara Gatwick, Stansted, dan Glas- gow, lebih dari 120.000 penumpang telantar karena hal yang sama.

Pejabat bandara Frankfurt, Jerman, menyatakan akan meninjau ulang keputusan penundaan penerbangan pada Jumat petang.

David A Castelveter, juru bicara Asosiasi Transportasi Udara Ameri- ka, mengatakan para anggotanya membatalkan lebih dari 100 pener- bangan dengan rute AS-Inggris pada Kamis waktu setempat.

Sejumlah maskapai penerbangan di Asia juga menunda penerbangan dengan tujuan Eropa sehingga mem- buat ribuan penumpang terlantar.

Gunung berapi di bawah gletser Eyjafjallajoekull meletus, Rabu lalu.
Letusan itu merupakan yang kedua dalam satu bulan terakhir. Ledakan itu menghamburkan abu vulkanik hingga 11 kilometer ke udara. Para ahli memperingatkan, material seper- ti batu-batuan, kaca, dan pasir yang terbawa hujan abu bisa mengakibat- kan kemacetan pada mesin pesawat.

Eurocontrol mengatakan hujan abu akibat ledakan gunung berapi di Islandia masih akan terjadi ke arah tenggara Eropa.

Berdasarkan petunjuk Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), kondisi ini membuat layanan lalu lintas udara di kawasan yang terkena dampak hujan abu tidak bisa dilaksanakan. Sehingga, meng- haruskan adanya penutupan semen- tara lalu lintas udara.
Enam Bulan Seorang ahli vulkanologi terkemu- ka menyatakan, jika aktivitas gunung berapi di Islandia masih terus berlan- jut, ada kemungkinan gangguan penerbangan akan berlangsung hingga enam bulan. Hal itu akan berisiko menimbulkan masalah finansial pada maskapai penerbangan.

Asosiasi Transportasi Udara Inter- nasional menyatakan, kondisi terse- but sangat memberatkan mengingat baru beberapa waktu lalu dunia penerbangan pulih dari resesi.

Letusan gunung api di Islandia juga membentuk kawah berdiameter 500 meter tepat di atas kawah. Selain itu, suhu panas melelehkan lapisan es di sekitar kawah. Sejumlah saksi mata mengatakan aliran es yang meleleh terlihat menuruni gletser.
Setidaknya 800 orang diungsikan karena luapan air bersama bongka- han es seukuran rumah mengalir deras menuruni gunung.

Kamis lalu, banjir dilaporkan sudah mulai surut namun ledakan dan semburan abu vulkanis masih terus terjadi dan menyebar ke seluruh Eropa.

"Nampaknya semburan abu dengan kuantitas sama masih akan terjadi selama beberapa hari atau bahkan beberapa pekan ke depan. Namun, apakah abu ini akan meng- ganggu transportasi seluruhnya ter- gantung pada kondisi cuaca," kata Einar Kjartansson dari Badan Meteo- rologi Islandia.(rtr-bbc-mn-82)

17_04_2010_001_004
Satpol PP Tak Boleh Lakukan Eksekusi 17_04_2010_001_006_007 − - Kementerian Dalam Negeri (Ke- mendagri) akan menge- luarkan aturan baru untuk mempertegas tata kerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Aturan berupa standard operat- ing procedure (SOP) ter- sebut diharapkan meng- hindarkan terulangnya tragedi Tanjung Priok yang mengakibatkan tiga orang tewas dan 134 lain- nya luka-luka, Rabu (14/4).

"Saat peristiwa Priok itu, kami melihat begitu banyak korban dan kerugian. Kami akan lihat apakah pengerahan Satpol PP pada peristiwa itu tepat atau tidak. Kami akan membuat SOP untuk menegaskan tata kerja Satpol PP," kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, kemarin.

Menurutnya, sesuai aturan, Satpol PP tidak boleh melakukan eksekusi, karena hal itu menyentuh ranah hukum. Satpol hanya boleh bergerak dalam tugas yang terkait dengan pelaksanaan peraturan daerah (perda).

"Jadi tidak boleh digerakkan bila sudah masuk ranah hukum, sekalipun yang bersengketa secara hukum itu pemda. Untuk itu kami menghimbau pemda-pemda agar melakukan pembinaan yang intensif. Mari belajar dari kasus-kasus yang terjadi selama ini," tegasnya.

Mengenai desakan dari berbagai pihak untuk membubarkan Satpol PP, Gamawan mengatakan, hal itu tidak bisa begitu saja dilakukan, karena keberadaan Satpol PP dijamin UU dan Peraturan Pemerintah (PP) No 6 Tahun 2010.

Selain itu, pihaknya memandang Satpol PP tetap diperlukan untuk menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat, serta menegakkan peraturan daerah. "Bila ada kekurangan, mari kita kaji bersama untuk memperbaiki. Kami sangat terbuka untuk menerima masukan," kata mantan gubernur Sumatera Barat tersebut.
Berlebihan Desakan agar tugas Satpol PP dikaji ulang bermunculan dari berbagai kalangan, menyusul terjadinya bentrok di sekitar makam Mbah Priok, Jakarta Utara. Beberapa tokoh dan elemen masyarakat bahkan meminta agar Satpol dibubarkan karena dianggap kerap bertindak arogan.

Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan, tindakan Satpol PP kerap berlebihan dan tidak manusiawi dalam menja- ga ketertiban dan keputusan pemerintah daer- ah. Ia meminta agar sistem dan struktur insti- tusi tersebut diubah.

Wakil Ketua DPR Pramono Anung menga- takan hal senada. "Satpol PP sudah bertindak berlebihan. TNI saja sekarang sudah bisa bertindak lebih manusiawi," ujar Pramono.

Sementara itu, Gubernur DKI Fauzi Bowo menonaktifkan Kepala Satpol PP DKI Jakarta Harianto Badjoeri. Hal itu dilakukan untuk kin- erja tim investigasi dari Palang Merah Indone- sia (PMI) yang menyelidiki tragedi Mbah Priok. "Saya bebaskan kepala Satpol PP DKI dari kendali operasi," ujar Fauzi Bowo saat rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, kemarin.

Rapat paripurna hanya berlangsung 10 menit dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda jawaban gubernur terkait kerusuhan tersebut. (F4,K32,J22,di,bn-49,65)

JAKARTA 17_04_2010_001_006
Mobil Tanpa Pengemudi 17_04_2010_001_007_002 − KINI tak hanya James Bond yang bisa mengen- darai mobil otomatis. Dengan Shelley siapa pun bisa menikmati aksi tersebut. Shelley merupakan mobil tanpa pengemudi versi terbaru buatan peneliti Pusat Riset Otomotif Universitas Stanford (CARS) Amerika Serikat. Agar bisa berjalan sendiri (computerized autonomous), mobil dilengkapi dengan Audi TTS.
Pengendara hanya perlu menekan tombol iPhone untuk menginstruksikan ke arah mana mobil harus melaju. Di kursi belakang, terdapat layar monitor yang berisi data detail posisi kendaraan. Peneliti mengklaim teknologi mobil otomatis bisa membantu orang mengedarai mobil secara lebih aman. (82)
17_04_2010_001_007
Abhisit Serahkan Keamanan pada Militer 17_04_2010_001_008_007 − - Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva memasrahkan sepenuhnya kendali kea- manan nasional kepada panglima militer Jenderal Anupong Paochinda.

Dalam pidatonya tadi malam, PM Abhisit menun- juk Jenderal Anupong sebagai Kepala Badan Kea- manan Nasional, yang semula dijabat Deputi Perdana Menteri Suthep Thaugsuban.

"Kami telah mencapai kesepakatan untuk melakukan tindakan khusus terhadap para teroris itu.
Tindakan khusus itu mencakup upaya mempercepat prosedur penanganan mereka secara hukum, sepan- jang hal itu perlu dilakukan," kata Abhisit, dari barak militer tempat dia dan menteri-menterinya bersem- bunyi.

Penunjukan itu dilakukan setelah Abhisit ditekan oleh demonstran "Kaus Merah" yang berunjuk rasa di Bangkok, ibu kota Thailand, sela- ma sebulan terakhir. Massa pendukung mantan per- dana menteri Thaksin Shinawatra itu mendesak Abhisit mengundurkan diri, membubarkan par- lemen dan mempercetap pemilu.

Menurut laporan kantor berita China Xinhua, Jen- deral Anupong memanggil para komandan militer untuk rapat keamanan di Markas Besar Angkatan Darat Thailand di Bangkok pada Senin lusa.

Setelah bentrokan antara tentara dan demonstran yang menewaskan 24 orang pada Sabtu (10/4) lalu, Jenderal Anupong menekan Abhisit untuk memenuhi tuntutan demonstran.

Saat itu, dia mengatakan pembubaran parlemen bisa menjadi jalan keluar bagi krisis Thailand. Namun, menu- rutnya, hal itu harus dirundingkan oleh kedua pihak.
Demonstran Lolos Abhisit menyampaikan pidato tersebut setelah polisi gagal menangkapi pemimpin demonstran di sebuah hotel di Bangkok, kemarin.
Dalam laporannya, situs berita Bangkok Post menyatakan kega- galan itu mempermalukan polisi dan pemerintahan Abhisit.

Kendati telah dikepung ratusan pasukan khusus polisi, tiga pemimpin demonstran "Kaus Merah" dapat meloloskan diri dari Hotel SC Park milik mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra. Tak hanya itu, demonstran justru meringkus bebe- rapa polisi dan menyita tameng serta pentungan mereka.

Dalam upaya meloloskan diri itu, pemimpin demonstran bernama Arisman Pongruangrong mengguna- kan tali untuk turun dari balkon hotel.
Setelah berhasil turun dari balkon, Arisman berbicara melalui pengeras suara. Dia mengatakan polisi berusa- ha membunuhnya. "Mereka, polisi, ingin membunuh saya. Mereka mele- takkan dua bom di kamar saya, Nomor 377," kata dia.

Dua tokoh "Kaus Merah" lainnya diselamatkan oleh ribuan demon- stran yang menghalang-halangi polisi melakukan operasi penangka- pan. Begitu lepas dari kepungan polisi, keduanya bergabung dengan sekitar 10.000 pengunjuk rasa di seki- tar hotel itu.

"Jika mereka menggunakan kek- erasan untuk membubarkan kami, kami akan memporak-porandakan seluruh kawasan ini," kata Jatuporn Prompan, pemimpin Front Bersatu untuk Demokrasi Melawan Kedikta- toran (UDD) yang sering disebut ger- akan "Kaus Merah".

Massa demonstran itu adalah pen- dukung Thaksin. Thaksin digul- ingkan melalui kudeta pada Septem- ber 2006. Saat ini, dia bermukim di luar negeri untuk menghindari huku- man dua tahun penjara dalam kasus korupsi.
Tak Bersenjata Polisi menyatakan hanya diperin- tahkan untuk menangkap tiga tokoh demonstran, termasuk Arisman.
Dalam menjalankan operasi itu, polisi menyatakan tidak dilengkapi senjata atau bom.

Aparat mengakui telah gagal membekuk para pemimpin Kaus Merah yang dijuluki "teroris" oleh Wakil Perdana Menteri Suthep Thaugsuban. Namun, polisi juga telah memanggil 60 orang yang diduga mendanai demonstrasi "Kaus Merah" selama sebulan terakhir.

"Kami akan menangkap dan menekan para teroris itu. Kami telah membentuk pasukan khusus untuk memburu mereka," kata Deputi PM Suthep.

Operasi penangkapan oleh polisi itu dilakukan setelah tentara gagal mengusir demonstran dan malah menimbulkan bentrokan Sabtu pekan lalu. Sedikitnya 24 orang tewas dan lebih dari 800 lainnya luka-luka dalam bentrokan itu. Insiden kek- erasan itu dianggap sebagai ben- trokan terburuk di Thailand sejak 1992.

Kemelut politik di Thailand juga berpengaruh terhadap bursa saham.
Kemarin, indeks saham utama Thai- land merosot 3,25 persen. Sektor pariwisata juga terkena imbasnya.
Tingkat hunian hotel di Bangkok menurun sampai sepertiga daripada biasanya.(rtr-ben-81)

BANGKOK 17_04_2010_001_008
Hakim Gayus Disuap Rp 50 Juta 17_04_2010_001_009_008 − "Uang diterima Muhtadi Asnun di rumah dinasnya, sehari menjelang pembacaan putusan bebas Gayus Tam- bunan," kata Ketua Komisi Yudisial (KY) Busyro Muqoddas, Jumat (16/4).

Sementara itu, Polri akan me- manggil mantan Kabareskrim Kom- jen Susno Duadji untuk dikonfrontasi dengan Sjahril Djohan, Selasa (20/4).
Susno akan diperiksa tim independen Mabes Polri. "Tim sudah membuat jadwal. Pak Susno dipanggil Selasa tanggal 20," kata Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Zainuri Lubis, kemarin.

Busyro Muqoddas mengatakan, Muhtadi mengaku menerima uang suap setelah dia diperiksa Komisi Yud- isial (KY) dan Mabes Polri. KY dan Polri juga memeriksa Panitera Peng- ganti (PP), Ikat pada Kamis (15/4).

Dijelaskannya, berdasarkan hasil pemeriksaan, Muhtadi memerintahkan Ikat untuk menjemput Gayus sehari menjelang putusan (12 Maret 2009).

"Kemudian Gayus diantar ke rumah dinas Muhtadi dan menyerahkan uang Rp 50 juta," jelasnya.

Adapun Ikat mengaku tidak menerima uang dari Gayus. KY belum bisa mereko- mendasikan sanksi terhadap Muhtadi ka- rena harus menunggu terlebih dahulu pe- meriksaan terhadap dua anggota majelis hakim lainnya yang akan dilakukan Senin (19/4).

Juru Bicara Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali menyatakan pihaknya akan me- nurunkan tim pengawasan untuk menge- cek kebenaran informasi dari KY itu. Me- nurut dia, sebenarnya dari hasil pemerik- saan MA, secara teknis dalam putusan bebas itu tidak ditemukan pelanggaran.

"Karena itu, kami menurunkan tim pengawas," katanya.
Kooperatif Terkait pemanggilan Susno, Wakil Ke- pala Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Zainuri Lubis menjelaskan, hal itu terkait dengan pernyataannya ke media massa, serta keterangan Sjahril Djohan dalam kasus Gayus. Selain dengan Sjahril, Susno juga dikonfrontasi dengan tersangka lain- nya, yaitu Gayus, Kompol Arafat, AKP Sri Sumartini, Andi Kosasih, Haposan Hutagalung, dan Alif Kuntjoro.

Menurut Zainuri, banyak perbedaan keterangan yang mencolok antara Sjahril dengan keterangan Susno di media massa.
"Kami akan mengkonfrontasi Pak Susno dengan tersangka lain, terutama SJ, kare- na masih banyak perbedaan," jelasnya. Pihaknya berharap Susno bersikap kooperatif dengan memenuhi pemanggi- lan agar kasus tersebut segera terungkap secara jelas dan cepat selesai. Mengenai berita acara pemeriksaan (BAP) Sjahril Djohan yang beredar di kalangan wartawan, menurutnya itu belum sah.

"Kami menunggu hasil resmi dari tim," jelas Zainuri.

Dalam BAP yang beredar tersebut ter- tulis Susno menerima dana Rp 500 juta langsung dari Sjahril Djohan terkait kasus peternakan ikan arwana di Pekanbaru, Riau. Dalam kasus Gayus, Sjahril men- janjikan Rp 3 miliar kepada Susno.

Pengacara Susno, Henry Yosodining- rat mengungkapkan, pemanggilan klien- nya merupakan hal aneh, karena Susno sebagai pembongkar kasus justru dimintai keterangan paling akhir. "Logikanya pelapor dulu yang dimintai keterangan, baru saksi-saksi lain," jelasnya.

Dia menambahkan, ada indikasi ske- nario untuk menetapkan Susno sebagai tersangka. Pasalnya, tidak ada bukti apa- pun kecuali keterangan Sjahril seperti yang ada dalam BAP. "Logikanya jika Pak Susno terlibat, tidak mungkin dia membongkar kasus tersebut, nggak mungkin beliau menggali kubur sendiri," jelasnya.

Dikatakannya, keterangan Sjahril tersebut hanya membuktikan bahwa dia merupakan markus. Pengakuannya itu di- anggapnya sebagai bagian dari upaya untuk membuktikan bahwa uang yang diterimanya dari Haposan Hutagalung te- lah diberikan ke Susno. "Padahal, Sjahril tidak pernah menjanjikan sama sekali, apalagi menyerahkan," tambahnya. Pengacara Sjahril, Hotma Sitompoel ti- dak membenarkan atau menolak isi BAP yang bocor tersebut, dengan alasan etika pe- ngacara yang tidak boleh memaparkan BAP. "Mendingan saya komentari pernya- taan Pak Susno daripada menanggapi BAP yang tidak jelas sumbernya," ujar Hotma.

Pihaknya tengah menyiapkan materi untuk pemeriksaan Selasa depan. Sebab, rencananya Sjahril akan dikonfrontasi dengan Susno. "Kami akan tunjukan fakta-fakta yang ada," katanya.

Seperti diberitakan, Sjahril Djohan mulai membuka mulut dan bernyanyi menyebutkan perannya dalam sejumlah kasus serta nama-nama anggota Polri yang terlibat. Dia menyeret jenderal polisi dalam kasus Gayus Tambunan.

Dalam pemeriksaan oleh tim indepen- den, Sjahril mengaku pernah memberikan janji terkait kasus Gayus kepada perwira tinggi Polri. Namun nama perwira terse- but belum diungkap secara lugas.

Sementara itu, pengamat hukum Uni- versitas Indonesia (UI) Rudi Satrio Mu- kantardjo mengharapkan penanganan mafia kasus terus bergulir laiknya bola sal- ju. Tidak hanya level rendahan yang ditan- gani, tapi juga menyentuh ke level terting- gi. "Semuanya harus ditangani dari level besar sampai rendah. Markus ini kan ma- salah bagi para pencari keadilan," ujar Rudi.

Dia mempertanyakan kelanjutan penanganan kasus Ari Muladi, yang juga disebut markus dan dulu sempat menyita perhatian publik. "Itu tidak jelas penan- ganannya, tidak ada penyelesaiannya. Ini tidak sesuai seperti yang kita harapkan," tuturnya. (J13,K24,J21-49,65)

17_04_2010_001_009
Ibas Dukung Andi -Putra kedua Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edi Baskoro Yudhoyono (Ibas), akhirnya terang-terangan menyatakan arah dukungannya menjelang kongres partai itu Mei mendatang.

Ibas mengaku secara pribadi men- dukung Andi Mallarangeng sebagai ketua umum PD 2010-2015. Namun, dia tak bersedia menjelaskan apakah itu berarti SBY juga mendukung Andi. Hal itu diungkapkan Ibas saat menghadiri silaturahmi dengan DPC- DPC Partai Demokrat (PD) se-Jateng di Hotel Novotel Solo, Jumat (16/4). Bersama Ketua DPP PD Andi Mal- larangeng (AM) dan Ketua DPC Kota Surakarta KP Eddy Wirabhumi, Ibas memberikan pengarahan kepada para pengurus cabang.

"Silakan Anda tafsirkan sendiri kehadiran saya ini, apakah keluarga SBY mendukung (Andi) atau tidak.
Biarlah masyarakat yang menilai, sebab Andi adalah kader yang cocok untuk partai. Ia memiliki pandangan politik ke depan," kata ketua Departe- men Kaderisasi, Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK)

PD itu sebelum silaturahmi dimulai.

Sementara itu, Andi Mallarangeng menyatakan, perny- ataan Ibas itu adalah hak politiknya. Menurut dia, putra kedua SBY itu memiliki sikap dan pandangan politik yang bagus, apalagi Ibas adalah kader terbaik Partai Demokrat dengan perolehan suara anggota DPR tertinggi dalam Pemilu Legislatif 2009. "Jadi biarlah bangsa Indonesia yang menafsirkan sendiri. Ibas memiliki pandangan politik yang bagus bagi bangsa," tandas mantan juru bicara kepresidenan SBYitu.

Andi yang juga menteri Pemuda dan Olahraga optimistis mendapat dukungan dari 70 persen DPC. Dukungan itu terutama berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DIY, Jakarta, dan sebagian luar Jawa. "Alhamdulillah du- kungan terus mengalir. Ini sangat berarti buat saya," katanya.

Ketua Tim Pemenangan AM, Nachrowi Ramli menam- bahkan, survei Cirrus pada 1-7 Maret 2010 menempatkan Andi sebagai pemuncak perolehan suara. Dia unggul 30,6 persen dibandingkan Anas Urbaningrum yang mendapat 22,2 persen, disusul Marzuki Alie 2,6 persen. Menurut Nachrowi, pada tingkat massa akar rumput, masyarakat menghendaki Andi tampil sebagai pemimpin partai peme- nang pemilu tersebut.

"Nah, elite partai itu biasanya turun ke bawah dan mendengar aspirasi di tingkat akar rumput," tambahnya.

Ketua DPC PD Surakarta, KP Eddy Wirabhumi meng- aku belum bisa menentukan calon ketua umum yang akan dipilih dalam kongres Mei 2010. Yang jelas, Partai Demokrat Solo akan memberikan dukungan kepada calon yang didukung SBY. Ia mengatakan, sampai kini pihaknya belum menyatakan dukungan resmi kepada calon manapun.
Sebab, masih menunggu aspirasi di tingkat pengurus cabang dan di tingkat bawahnya. "Jelang detik-detik terakhir kon- gres, SBYakan bersikap. Nah, sikap ketua Dewan Pembina PD itu yang akan menjadi patokan kami," ucapnya.
SBYTak Terpengaruh Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Har- gens mengatakan, dalam kongres PD mendatang, SBYakan cenderung lebih memilih sosok kader senior, soft, dan memi- liki loyalitas. SBY tidak akan terpengaruh klaim dukungan Cikeas dari para calon ketua umum PD.

`'Kalau kita lihat sosok SBY, sepertinya dia lebih cen- derung memilih kader yang tidak show of force,'' ujarnya, kemarin. Pandangan itu, lanjut Boni, sudah disadari oleh Andi Mallarangeng dan Anas Urbaningrum. Oleh karena itu, kedua kandidat tersebut sama-sama menawarkan jabatan penting jika Marzuki Alie bersedia bergabung. Hal itu kare- na figur Marzuki Alie mencerminkan calon yang diinginkan SBY. `'Logikanya seperti itu. Kalau keduanya mengklaim mendapat dukungan SBY, kenapa harus repot-repot menga- jak Marzuki bergabung.'' Dia menegaskan, klaim dukungan dari SBYyang dilon- tarkan calon ketua umum PD belum tentu mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Sebagai contoh, Andi Mal- larangeng yang menjual nama Ibas. `'SBYmenitipkan Ibas kepada Andi seolah-olah mendukung Andi. Tapi pada saat terakhir, SBYakan meninggalkan Andi dan dia (Andi) tidak merasa ditinggalkan karena Ibas masih ada,''tambahnya.

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra menganggap pernyataan Anas tentang dukungan SBY dalam deklarasinya hanya klaim sepihak. Terbukti, tidak ada satu pun keluarga atau orang kepercayaan SBYyang meng- hadiri acara tersebut. `'Ini menunjukkan bahwa Anas tidak mendapat restu dari SBY,''katanya.

Azyumardi menilai, Anas lebih banyak didukung oleh pengurus DPC dan DPD yang memiliki hak suara di kon- gres. Namun, hal itu juga bukan jaminan, mengingat kandi- dat lain ikut mengklaim dukungan dari daerah. Pengamat politik dari Universitas Indonesia Maswadi Rauf menilai, pidato Anas Urbaningrum dalam deklarasi pencalonannya sebagai ketua umum dapat mengundang perlawanan dari orang-orang partai yang menganggap SBY sebagai tokoh sentral. `'Isi pidato Anas sangat ideal, tapi belum cocok dipraktikkan di Demokrat saat ini,''ujarnya.

Seperti diketahui, dalam orasi deklarasi pencalonannya, Anas menyatakan akan menjadikan PD sebagai partai mod- ern dan lepas dari pengaruh SBY. Guru besar FISIP UI ini menjelaskan, PD belum dapat lepas atau dilepaskan sepenuhnya dari pengaruh SBY. Sebab, untuk kebesaran dan keutuhan PD, peran SBYsebagai ketua dewan pembina masih diperlukan. (J5,G13,J22,di-49,65)

SOLO 17_04_2010_001_010
Pudakpayung, Kelurahan Siaga Percontohan Untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan, sejumlah kader tergabung dalam Forum Kesehatan Desa (FKD) Kelu- rahan Pudakpayung mengikuti diskusi dimoderatori oleh perwakilan DKK Semarang, Jumat (16/4).

Moderator Gatot mengarahkan agar warga dapat mengatasi per- masalahan kesehatan yang sering muncul di lingkungannya. Dalam acara itu, keempat kelompok mencari permasalahan kesehatan yang sering muncul di wilayah masing-masing. Disimpulkan bahwa yang menjadi prioritas utama permasalahan kesehatan di antaranya DBD, TB, dan gizi kurang. Setelah mengetahui masalah, dalam forum diba- has penanganannya.

''Kader telah melakukan penyuluhan DBD baik melalui pertemuan RT maupun RW. Sayangnya, kesadaran warga masih kurang melakukan PSN. Dengan dikemas lebih menarik, seperti visualisasi pemutaran film, bisa jadi mereka termotivasi,'' papar Tri, Kepala Poliklinik Kesehatan Desa (Polides).

Pengembangan kelurahan siaga mencakup upaya lebih mendekatkan masyarakat pada pelayanan kesehatan dasar menghadapi permasalahan kesehatan. Pengembangan menuju kelurahan siaga dilihat dengan keberadaan FKD, posyandu, serta poliklinik kesehatan desa.

FKD merupakan mitra puskesmas bersentuhan langsung dengan warga. Kelurahan Pudakpayung juga pernah meraih penghargaan sebagai juara 1 Lomba Desa Siaga Tingkat Jateng kategori Kota- madya. Ketua FKD, Jumirin berharap dapat memandirikan masyara- kat dengan mengembangkan Pembiasaan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). (K26-56)

BANYUMANIK 17_04_2010_102_015
Setahun Pertama, Utamakan PR Organisasi 17_04_2010_102_016_001 − - Setelah terbentuknya kepengurusan Lem- baga Cegah Kejahatan Indone- sia (LCKI) Jateng, lembaga yang didirikan mantan Kapolri Da'i Bachtiar tersebut mentar- getkan tahun ini sudah terben- tuk kepengurusan di 35 kabu- paten/kota di Jawa Tengah.
Agenda terdekat pengurus dae- rah yang akan dilantik adalah pengurus Pati dan Kudus, per- tengahan Mei mendatang.

Demikian diungkapkan Ke- tua Badan Pengurus LCKI Jateng, Adhi Siswanto, dalam silaturahmi dengan Pemimpin Umum Suara Merdeka Kukrit Suryo Wicaksono, di Ruang HaTeHa Suara Merdeka, Jl Pandanaran 30, Jumat (16/4).

Dalam kepengurusan LCKI Jateng itu, Kukrit sebagai De- wan Penasihat bersama sejum- lah tokoh, antara lain Sekda Jateng Hadi Prabowo, anggota DPRD Jateng Yoyok Sukawi, dan Dirut Bank Jateng Drs Hariyono MM.

Selain Adhi Siswanto, hadir pula sejumlah pengurus LCKI Jateng, yakni Wakil Bendahara Bimbo Kertapati, Desk Keja- hatan Ekonomi KRT Sulthon Maulana, Dewan Pakar Drs Hono Sejati SH MH, Bambang Sutjipto SH MH, Bidang Hu- mas Mahmud Yusuf, dan Desk Pamdal Ahmad Dalhar. Ketua Dewan Pakar Wijaya SH MH yang juga Rektor Untag Sema- rang, berhalangan hadir.
Gagasan Ideal Kukrit SW mengungkap- kan, saat ini lahir bermacam- macam organisasi, dan tak sedikit yang berumur jagung.
LCKI, yang muncul dengan gagasan ideal, menurutnya sangat eman-eman jika kurang dikenal publik.

Untuk itu, ujar Kukrit, diri- nya akan turut andil dalam mem-PR-kan LCKI. "Kunci eksis sebuah organisasi adalah public relation atau PR. Ide pendirian LCKI ini bagus, namun tidak berarti kalau tidak dikenal publik," katanya.

Dia menekankan, supaya pada awal berdirinya LCKI, lembaga tersebut memfokus- kan diri pada PR organisasi.
Yang disampaikan Adhi Sis- wanto mengenai pembikinan diskusi rutin bulanan, meru- pakan contoh positif yang dapat ditindaklanjuti.

Kukrit menekankan agar tema yang diangkat merupakan hal terkini dan bukan yang bersi- fat normatif. "Setahun pertama kibarkan bendera setinggi mungkin. Kita harus berpikir tentang apa yang tengah diha- dapi masyarakat, sebab kalau ora kemedol, umurnya tidak akan lama, paling setahun atau satu setengah tahun sudah hilang," katanya. (H30-18)

SEMARANG 17_04_2010_102_016

Sabtu, 13 Maret 2010


Your Name
Your Email Address
Subject
Message
Image Verification
captcha
Please enter the text from the image:
[ Refresh Image ] [ What's This? ]

Powered byEMF HTML Forms

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar